Teenage Love

Teenage Love
Ke Sekolah.


__ADS_3

Alarm Di Meja Kecil milik Delia


Telah Berbunyi Nyaring.


Delia yang sedang tidur Di ranjangnya merasa terganggu oleh suara jam Beker miliknya.


Dia pun mencoba meraba raba meja kecil yang berdekatan dengan ranjangnya tersebut.


Tak Disangka Sudah Tepat jam 6.00 pagi.


Dia pun terduduk di kasurnya sambil menguap.


Setelah memaksa matanya untuk terbuka lebar-lebar.


Delia berjalan menuju Kamar Mandi Kamarnya dengan gerak kaki lambat.


Delia membersihkan diri dalam keadaan mengantuk dalam kamar mandinya.


Diluar.


Ibu sudah membuatkan Mie Goreng Indomie dan segelas Susu.


Dipanggilah Anak Gadisnya Tersebut.


"Nak,Ayo Cepat Ke meja makan.


Indomie dan Susu Sudah Menunggumu."


Ucap ibu merayu.


Delia yang mendengar panggilan Ibunya.


Langsung menyahut agak berteriak.


Takutnya Bu Irma tidak mendengarnya.


"Iya Bu Bentar, Masih Mandi.


"Aishh,Anak Ini." Ujar ibu.


10 menit berlalu, akhirnya Delia selesai mandi.


Dia pun mencari seragam sekolahnya yang di Hanger di Almari Kamarnya sambil tergesa-gesa.


"Isss,Mana sih Bajunya?


Kayaknya udah Aku Hanger Di lemari


Deh kemarin." Omel Delia Kesal.


Setelah mencari bajunya Di lemari.


Akhirnya dia menemukan nya.


Segera Dipakainya Baju itu dengan cepat.


Setelah Dirasanya Cukup.


Delia merias Wajahnya menggunakan Bedak dan sedikit menggunakan Lips Balm di bibirnya sebelum berangkat sekolah.


Tak ingin ibu menunggu terlalu lama.


Delia berjalan cepat menghampiri ibunya di meja makan.


"Lama Amat sih Del,Udah mulai siang nih.


Cepat makan nanti Terlambat Ke sekolah kalau kelamaan dirumah". Tegur ibu.


Delia yang mendengar itu hanya Diam dan tak membalas teguran ibu.


Dia hanya sibuk makan mienya dengan lahap.


Menyadari Bahwa Ayahnya Tidak Ada.


Delia lantas bertanya pada ibunya.

__ADS_1


"Eh Bu Ayah Dimana, kok nggak ikut makan bareng kita?" Tanya Delia penasaran.


Bu Irma yang mendengar Anaknya menanyakan Keberadaan Suaminya


Hanya mengatakan singkat


"Ayahmu sudah berangkat ke kantor barusan,Kamu sih di tunggu lama


Makanya ditinggal."


Delia yang mendengar itu sudah terbiasa menerima keadaan tersebut.


Karena ayahnya sibuk dan sering Meeting.


Itu karena Jabatan ayahnya yang Lumayan Tinggi.


Pak Ikhsan menjabat sebagai Manajer Bidang pemasaran di Kantor Teman Kuliahnya Dulu.


Selesai makan Delia meminum segelas susu dan segera berpamitan dengan ibunya,tak lupa Dia pun mencium tangan ibunya sebelum pergi.


"Bukk, Delia Berangkat....


Assalamualaikum, Daaagh."


Sambil melambaikan tangan Delia pergi meninggalkan ibunya.


Melihat Anaknya Mulai pergi Menjauh.


Bu Irma membatin dalam hatinya.


"Waalaikum Salam."


sambil masuk ke dalam rumah.


Ditempat Lain.


Delia yang berjalan kaki menuju Sekolah, dengan santai melangkahkan kakinya.


Di lihatlah pemandangan suasana pagi di kota Jogja yang Masih Asri.


ucapan ibu tentang Kenzo yang mengantarkannya Pulang kemarin.


"Ngomong², yang ibu ucapin kemarin sore ada benarnya juga deh.


Kenzo itu memang terlihat Baik


dan juga Tampan.


Pantas aja Ibu juga suka padahal baru pertama kali bertemu" Batin Delia.


"Udah ah,Ngapain Terus Mikirin Kenzo".


Ucap Delia.


Belum sempat Diam,Dia dikejutkan dengan Panggilan Kenzo dari belakang.


"Woiiiiii"


Kaget Kenzo sambil menepuk Pundak Delia.


"Kurang Ajar Nih Anak,Woi Kenzo Kamu Nih ya,Gak Liat Apa Gua Lagi Enak² jalan malah Lu Kagetin, ******* Memang Lo"


Maki Delia Marah.


Kenzo yang mendengar Delia Memarahinya.


Hanya Bisa tertawa dengan terbahak bahak seperti tengah mentertawakan sesuatu yang lucu.


"Huahahaha.... Yaampunn Dell,


Ya Maap lah.


Habis Lo jalan Sambil ngelamun.


Kan nggak Baik,Makanya Jalan pakai Mata."

__ADS_1


Ucap Kenzo sambil tertawa Senang.


"Eh lu mau Gua Tabok atau Gimana sih,Jadi orang kok nyebeliiiinnn"


Delia pun pergi dengan berjalan cepat terburu buru Meninggalkan Kenzo dan motornya.


Wajahnya terlihat sangat Marah.


Karena Sangat kesal,Mood baiknya tadi pun Hilang bagai kertas terbakar api.


Meledak Ledak Itu yang Dirasa Delia.


Kenzo yang melihat Delia pergi dengan wajah marah,Merasa tak enak hati dan menyudahi untuk tertawa.


Dia segera terburu buru menaiki motornya untuk mengejar Delia yang marah.


Karena Kenzo naik motor.


Tak sulit untuknya jika harus mengejar Delia yang Berjalan kaki.


Setelah Mengejar Delia.


Kenzo Mendekatkan Motornya Pada Delia.


sambil mengajaknya bareng.


" Dari pada marah marah, Ayuk Del Naik Motorku aja Biar Cepet sampai sekolah.


Kan 20 menit lagi gerbang nya ditutup lo."


Karena merasa kesal Delia dengan Judes menolak tawaran Kenzo secara mentah mentah.


"Ogah,Males Gua lagi gak Mood naik Motor."


"Yaudah, Kalau nggak mau bareng.


Aku temenin Jalan kaki Ya?"


"Nggak usah, kan kamu bawa motor.


ngapain jalan kaki".


Tanpa memperdulikan perkataan Delia.


Kenzo langsung mematikan Mesin motornya dan menuntunnya sampai ke sekolah.


Delia yang melihat Kenzo ikut berjalan kaki dengan nya.


hanya mengernyitkan dahinya.


"Dasar cowok Aneh Bin Nyebelin"


Batin Delia dalam Hati.


Disepanjang perjalanan ke sekolah.


Mereka berdua hanya Diam tanpa bersuara dan Delia tak sekalipun melihat Kenzo.


Itu karena sangat kesal atas perlakuan Kenzo yang tadi mengagetkan dirinya....


Sampailah Di Gerbang sekolah,mereka pun masuk dalam keadaan masih tidak bersuara.


Delia pergi ke kelasnya tanpa memperdulikan Kenzo yang ditinggalkannya di Lapangan Sekolah.


Kenzo yang melihat Delia pergi meninggalkannya..


Hanya berdehem sembari menuntun Motornya ke parkiran.


Bel Masuk Telah berbunyi dan Semua Murid bergegas menuju kelas masing masing.


Termasuk Kenzo dan Delia yang masih Berlari menuju kelasnya.


Pembelajaran Pertama Dimulai dan Suasana sekolah Menjadi Tenang.


Hanya ada suara Guru Mapel yang sedang mengajar Murid-muridnya di dalam Kelas...

__ADS_1


__ADS_2