
Langkah Kaki Kirana Pun Terhenti Di sebuah Kios Minuman Kantin Sekolah..
Delia yang tadinya Mengikuti Langkah kaki Kirana juga Ikut menghentikan Diri.
Mereka Sama Sama Terhenti untuk memesan sebuah Minuman Dingin Chocolatos Matcha...
Setelah Kirana Selesai mendapatkan Chocolatos Itu. Diapun Pergi Ke Warung Bi Rinah yang menjual Nasi Goreng..
Kirana memang belum Pernah Mencoba nya,Namun karena pembelinya Banyak. Dia pun ingin merasakannya Juga.
Delia Yang Masih mengantri Di Kios Minuman Pun hanya Bisa melihat Kirana memesan Makanan. Delia menyaksikan Raut Wajah Kirana yang berubah 180 derajat saat dia memandangi Bi Rinah sedang menggoreng Nasi Pesanannya.
Dia juga memberikan permintaan untuk menambahkan sedikit bawang goreng sebagai Toping Nasi Tersebut.
Delia secara tidak sengaja menyadari bahwa Kirana sangat menyukai Nasi Goreng dan Hobby Makan.
Bagi Delia, Wajah Kirana Saat melihat makanan bagai Bayi yang meminta Suapan Dari Ibunya.
"Tampak Begitu Polos dan Tidak Ada yang berbeda Dari Siswi Perempuan Feminim Lainnya"
Karena Terlalu Terlena Memandangi Gerak Gerik Kirana memesan Nasi Goreng.
Delia Pun sampai-sampai tak mendengar Panggilan dari Mas Mas Penjual Minuman yang tadinya ia Pesan.
Dan Mulai Sadar saat Pria Itu menepuk bahunya."Eh Dek,Woii Ini nih Minuman Pesanannya,Udah Jadi".
Delia Lantas mengucapkan "Maaf-Maaf Mas,Btw Berapa"??
Mas² Kios "6.000 Aja"
Delia Pun memberikan uang Dan Langsung Pergi menghampiri Kirana Yang sudah Duduk di Sebuah Bangku Makan Kantin.Dia sudah bersiap untuk menyantap Nasi Goreng Di Depannya..
Karena Tepukan Punggung. Kirana akhirnya belum Jadi untuk memasukkan Nasi itu ke dalam Mulutnya.
__ADS_1
Dia masih mencari siapa Yang menepuk nya Barusan.
Dalam Benak Kirana dia sangat Kesal.
Namun Karena melihat Delia yang di dekatnya.Dia pun Tak jadi marah kepadanya..
Kirana Hanya Menghela Napas Panjang sambel Berdecak.
Mengetahui Bahwa Kirana Merasa terganggu akibat ulahnya. Delia pun mengatakan Maaf Pertamanya "Ya Maap Kir,Aku gak Maksud Mau Ganggu Lu makan"
Kirana Hanya Berkata Singkat "Hem"
Delia tak menyerah sampai di situ saja. kali ini dia Duduk di Sebelah Kirana. sambil meminum Chocolatos Pesanannya.
Delia mencuri Curi pandang untuk melihat Kirana sedang makan.
Karena merasa Terganggu saat Delia menatap nya. Kirana pun agak bergeser menjauh dari kursi yang Di Duduki Delia.
Sambil membawa Makanan dan Minuman nya.
Delia berganti membuka Ponselnya dan melihat Pesan Grup alumni Saat SMP.
Banyak Teman teman Lamanya yang sudah mendapatkan Teman baru hingga Berfoto Selvi Bersama Mereka.
Yang Difikirkan Delia hanyalah merendah.
"Enak banget ya,Mereka Cepat Banget udah bisa Akrab sama temen Baru.
Boro-Boro Gue,Mau kenalan lebih Dalem aja Susah"
Di Benak Delia hanya penuh dengan Unek Uneknya Yang mencari Cara Agar Kirana Disa berteman Baik Dengannya.
Setelah Selesai Makan. Kirana Pun Pergi Menuju kelas. sesaat ketika dia sudah meninggalkan Kantin. ia mengingat bahwa Dirinya meninggalkan Delia Di Kantin Itu.
__ADS_1
"Astagaaaaa Delia Mana??, Mungkin masih dikantin
Betapa Terkejutnya Kirana.Ia terus memikirkan Teman Sebangkunya Tersebut Jika tersesat dan sulit kembali menuju Kelas.
Karena Merasa cemas,Kirana pun memutuskan untuk kembali Lagi Ke Kantin dan mencari Delia disana.
Dia berjalan terburu buru sambil melihat kesana kemari berharap jika Berpapasan Dengan Delia Di Saat Perjalanannya menuju Kantin.
Namun tidak Sama sekali . Padahal 10 menit lagi Kelas akan Dimulai.dan Kirana belum Menemukan Delia.
Karena sudah merasa lelah dan waktu juga sudah hampir habis.Kirana pun memutuskan untuk kembali menuju Kelas sambil Berlari.
Tak Disangka Bahwa Delia Sudah Duduk Di Bangku Kelas dengan Memakai Earphone Miliknya..
Karena Merasa Cemas dia langsung Duduk dan mencabut Kabel Earphone yang tertancap di Telinga Delia.
Kirana pun berbicara Tersendat Sendat karena Lelah Berlari untuk menuju kelas.
"Yaampunn Del,Aku cariin di Kantin Ternyata Lo udah Di Kelas Aja"
Delia Yang mendengar itu langsung Tersenyum Bahagia.Karena Kirana ternyata Memperdulikan nya walaupun itu tidak disadari Oleh Kirana Sendiri.
Delia berkata"Hehehe,Ciee Udah perhatian Aja Kir,tadikan kamu masih marah sama Aku"
Kirana Pun menjawab dengab kalimat yang berkesan Mengelak "Aish,Apaan sih,Gak Kok.aku cuma takut Lo salah masuk kelas Orang dan gak tau jalan ke Kelas IPS 1. makanya aku Cemas"
Delia Yang mendengar itu Hanya Membatin dalam Hatinya bahwa sebenarnya Kirana adalah Cewek yang baik dan Tidak kasar.
Toh Buktinya dia menghawatirkan dirinya sampai Segitunya.
Karena Bel Sudah Berbunyi dan Pak Aryo baru saja Datang .mereka pun menyudahi percakapan antara keduanya,dengan fokus mendengarkan pak Aryo Menyampaikan Materi Pembelajaran.
Kebisuan Mereka Tetap Berlanjut Hingga Bel Tanda Pulang Berbunyi.
__ADS_1
#Next Bab 5 Ok?