Teh Tarik Pus

Teh Tarik Pus
Hidup Harus Terus Berjalan


__ADS_3

*Haloooo, Aku Yondaime_Ryu. Terima kasih sudah memilih novel recehku untuk mengisi waktu luang.


Ini karya pertamaku yang berjudul Teh Tarik Pus Meong. Apaan sih ini?


Hmmm apa ya?


Cerita ini mengisahkan perjuangan anak berusia 12 tahun,Kinara, yang harus berjuang hidup sendiri dengan hanya ditemani 3 kucing di rumah karena keadaan yang memaksanya demikian.


Keadaan orang tuanya yang harus berpisah, kakak-kakaknya yang menempuh pendidikan di ibukota.


Begitu banyak batu kerikil menghadang, akankah ia sanggup melewati nya???


selebihnya bisa di tengokin aja 😹.


Mohon maaf ya kalo masih banyak typo, EYD dan diksi yang kurang tepat bagi para readers


Mohon dukungannya, like, komen dan vote ya.


makasih.


Boleh di komen santuy ya, tapi jangan pedes-pedes ya, soalnya aku gak jualan cabe loh disini. hehehee.


Love u selalu, By Author 😘😘😘*


**** **** **** ****


__ADS_1


Pukul 21.00 WIB


" Bismika Allahumma Ahya Wa bismika aamuut "


Ucap Kinara, gadis kecil berumur 12 tahun sebelum memejamkan mata setelah seharian menjalani hari dengan penatnya menyiapkan persiapan sekolah esok hari.


" Hei anak buah, jangan lupa baca doa ya sebelum bobok, ok??" Ucap Kinara


" Eh sebentar-sebentar, aku absen kalian dulu ya! Tutu....Bili....Bo........eh mana Bolo???


Bolo pussss, cek cek cek nisss niss nisss ..." panggil Kinara


" Meoooong meong meong" jawab nya


" Ah disini kamu rupanya kucing comel. Satu, dua , tiga, aman, lengkap, kita tidur pus."


Gumam nya sambil mencium foto keluarganya.


Kina pun siap memejamkan mata nya bersama Tutu, Bili dan Bolo.


Itulah mereka, para kucing pintar yang 1 tahun ini menemani Kinara hidup sendiri di rumah yang cukup besar.


 Baginya cukup bahagia hidup seperti ini, ditemani 3 kucing kesayangan yang sangat menghibur dirinya dikala sendiri, tanpa ayah bunda kakak.


Terkadang rasa iri menghampiri dirinya kala melihat kehangatan keluarga dari teman-teman seumuran nya. Di saat anak seumuran nya disibukkan dengan hari-hari bahagia, ia harus berjuang hidup sendiri. 


Rangga, ayahnya dan Kugi, ibunya, bercerai 2 tahun lalu karena ayahnya, ketahuan selingkuh saat ibunya sedang mengadu nasib di negeri orang.

__ADS_1


Sedangkan Karan dan Kinanti, kakak Kinara, harus melanjutkan pendidikan di Ibukota dan terpaksa harus meninggalkan adiknya seorang diri.


Keadaan pilu ini memaksanya hidup seorang diri di desa, hanya ditemani 3 kucing, Tutu, Bili dan Bolo. Begitulah mereka memanggil nya.


Dan hanya bermodal kan kepercayaan pada bude Sarmi, tetangga sebelah rumah, yang mereka andalkan untuk menjaga Kinara dan tentunya transferan rutin tiap bulan dari ibu mereka yang bekerja di luar negeri.


Apakah dia takut hidup sendiri???


Tidak, dia gadis yang sangat pemberani menjalani segalanya sendiri, kecuali 1, laba-laba.


" Meooong.... Meooong.... Meoooong... Grrrrr grrrrrr geeeerrrr" terdengar suara gaduh dari ketiga kucingnya. 


" Ya Allah para meeeooooong, ada apaan sih malam-malam kok ribut???"


" Meooong...meooong...meooong..." 


Hanya itu jawaban yang keluar dari kucing-kucing Kinara.


" Tidurlah pus sudah malam ini, aku ngantuk. Gak usah ngajak mainan. iiisss"


Sambil mengerjabkan matanya melihat situasi sekitar, ternyataaa....


" Astaghfirullah....." Ucap Kinara terkejut sambil meloncat dari tempat tidur.


" Maaamaaaaaak, bapaaaaak..... Jabang bayiiiik....


Ituuuuuu ituuuuu sepiii sepiii... Spiderman.... "

__ADS_1


__ADS_2