Teh Tarik Pus

Teh Tarik Pus
Teh Tarik Pus, deal!


__ADS_3

Persiapan Lomba


Semua siswa-siswi di kelasku sangat sibuk mempersiapkan acara lomba esok hari. Ada yang latihan berpidato, berpuisi. Semuanya latihan satu per satu di bimbing walu kelas kami, bu Rihanna. Beliau sangat perhatian sekali.


Tim hasta karya pun tak kalah saing, mereka sibuk menata ulang hasil karya mereka, kalau-kalau terlihat kurang menarik.


Bagaimana denganku?


Aku sendiri masih sibuk meracik Minuman yang ku buat biar besok hasilnya maksimal.


Daaaaaan lagi lagi, kucingku Bolo ikut sekolah lagi, seolah tak mau kutinggal di rumah. Sudah ku pastikan di tasku tak ada si Bolo.


Namun tanpa ku sadari, pas ku kayuh sepeda saat berangkat sekolah, yang kira-kira cukup jauh, kurang lebih 1km perjalanan, teman2ku berteriak,


" Kinaaaaa, kucing kamu ngikutin tuh, dia lari ngejer kamu"


Seketika ku berhenti, " Whaaaattttt! Ya Allah Bolo! Kok kamu ikut sekolah lagi sih pus"


Pusing aku dibuatnya, mau balik, dah separo perjalanan, mau di ajak sekolah, hadooooh.


Nampak si Bolo terengah-engah, mengejarku sampai sejauh ini, pasti kakinya lelah, hahaha. Akhirny terpaksa deh ku ajak dia sekolah lagi, ku letakkan dia di keranjang sepedaku, dan ku lanjutkan mengayuh sepeda bututku lagi. Perjalanan masih cukup jauh, teman-teman.


" Bolo...Bolooo. Kamu seneng ya, ikut aku sekolah? Kamu mau pinter, terus jadi presiden? Hahaha"


Kembali ke persiapan lomba


*****


" Kina, nama minuman kamu apa ya?"


" Eh iya ya buk, saya belum kepikiran. mmmm mmmm "


Diriku yang sedari tadi masih sibuk meracik minuman, tiba-tiba si Bolo menarik-narik tanganku.


"Meooong....meonggg"


" Kina, kucing kamu ikut sekolah lagi?" Tanya bu Rihanna sembari menghampiri


" Iya buk, tadi dia ngejer kina pas berangkat ke sekolah. Yaudah tak ajakin lagi"


" Ooo gitu, waah kucingnya pinter ya, gak mau ditinggalin."


" Eh itu kok Meong Meong aj, mau pup paling dia"


" Ah enggak deh kayaknya buk, meong-meongnya cuma 2 kali. Kalo mau pup, biasanya 3 kali meong"

__ADS_1


" Lah, yakin kamu?"


" Heee pus.... kamu kenapa Meong-meong aja? Mau minta es ya??" Tiba-tiba bu Rihanna mendekat dan mengelus-elus Bolo.


Akhirnya bu Rihanna malah asyik mainan sama Bolo, ada-ada saja. Ya sudahlah. Mendingan aku lanjutkan meracik es.


"Mmmm, manisnya pas, Selesaiiiiii" Teriakku sembari mengangkat tangan ke udara.


Tanpa di sangka-sangka, yang pertama datang adalah Bolo. Tepok jidat deh jadinya.


Ntah kenapa sejak aku beli minuman ini, sepertinya Bolo tertarik sekali. Dasar kucing!


Hari ini aku dibuat kesal oleh Bolo karna dari tadi dia minta es terus sambil menarik2 bajuku.


" Bolooo, kamu itu kucing lo pus. Malah minta es muluk!" Keluhku sambil menuangkan racikan es yang kubuat ke dalam cawan plastik.


" Iya ya, kok aneh kucing suka es ama jeli. Kucing modern dong"


" Udah ya pus, kasian temen-temen gak pada kebagian"


" Ok semua, sudah waktunya pulang."


Seru Bu Rihanna memanggil kamu semua.


" Semuanya sudah siap tampil ya untuk acara besok? Ingat ya, jangan terlambat, yang semangat, tujuan utama kita, memperkenalkan apa yang kita punya, bukan menang. Kalaupun menang, itu bonus esok hari. paham?"


Kami semua pulang dan tak sabar menanti hari esok.


Hari ini,lagi lagi aku pulang membonceng kucing.


Fiuuuuhhhh


Keringat bercucuran di keningku. Siang ini panas sekali.


*****


Tiba di rumah pun aku di sambut para kucing, Tutu dan Bolo, yang langsung menghampiri Bolo di gendongan ku, seolah kehilangan anggotanya seharian ini.


Mereka kubiarkan saja saling curhat.


Bruuug


Ku rebahkan badan ini di tempat tidur, penat ku rasakan tiap kali pulang, yang ku temui hanya kucing-kucing.


" Kapan sih pas pulang ada yang menyambutku? Menyuruhku makan siang tah, ngajak ngobrol tah?"

__ADS_1


zzzzzzzzzz


Sayup-sayup suara adzan ashar berkumandang, kubuka mata dan ternyata tadu aku belum sempat berganti pakaian.


Buru-buru ku menuju kamar mandi, membersihkan diri dan sholat ashar.


*****


" Kinaaa, lagi ngapain nduk? Ini bude bawakan sayur daun singkong."


" Kina di dapur bude, rebus gula."


" Ealaaah, mau buat apa nduk? Rajin amat?"


" Buat besok lomba, aku sama Bisma kebagian buat inovasi minuman. Aku buat ini, teh Thailand terus aku campuri serutan jeli."


" Waaah, kayaknya enak, nduk. Sini tak cicip i"


" Nih bude, tadi di sekolah Kina dah racikin, sisa sedikit. Gak papa ya?"


"Mmmmm uwenaaaaakkk e to. Teh nya gurih, legit, wangi, sama ini yang bikin enak, ada jeli coklat nya."


" Beneran bude, alhamdulillah. Tapi bude,aku belum nemuin nama yang pas buat minuman yang ku buat. Kalo sama dengan Thai Tea, kan gak ada yang pake jeli" Aku diam dan berpikir sambil garuk-garuk kepala.


" Meong meong...."


Lagi lagi Bolo datang,


" Ngapain kamu, Bolo? Minta es lagi?"


" Eh, Bolo doyan es? "


" Iya bude, doyan banget dia. Malahan dia ngikutin aku sekolah terus dah 2 hari ini. Ya gitu, minta es terus."


"Hahaha, baguslah Bolo"


" Eh kina, bude jadi dapet ide nih. Ini kan namanya Thai Tea, asalnya dari Thailand ho.oh?"


" Lah kita ganti pake bahasa Indonesia aja. Nih juga si bolo kayaknya seneng banget ama tehnya. Namain aja Teh Tarik Si Empus"


" Eh iya ya. Tapi kok lucu ya? hahaha


Ah gini aja bude, Teh Tarik Pus aja lah. deal?"


" Deal"

__ADS_1


" Naaah semuanya udah siap. Gula, jeli tinggal masukin kulkas. Sekarang tinggal makan pake sayur dari bude. horeee"


******


__ADS_2