
*Hmmmmm masih sepi,ya?
Gak papa, yang penting semangat!
Oya, disini otor cuma mau kasih tau, untuk selanjutnya, otor mau pake POV orang pertama, biar enak aja bacanya. Paham kan ya*?
*Sipppp, siap lanjutkan kisah Kinara, gadis belia yang hidup dengan 3 kucing yang nantinya bisa mengubah hidupnya.
Jangan lupa tinggalkan jejak,ya?
Makasih*. 😘😘😘
***********
Kukuruyuuuk.... Kukuruyuuuk...
Pukul 4.45
Suara ayam jago bersahutan, berlomba-lomba membangun manusia di seluruh jagad raya ini.
Segera ku langkahkan kaki menuju tempat wudhu dan melaksanakan sholat subuh.
" Pus, ayok temenin aku sholat subuh"
" Meong...."
Selesai sholat, ku persiapan seragam sekolah. Sembari memasak nasi di magic com, ku goreng ikan asin buat para kocheng dan telur mata kebo, eh mata sapi, maksudnya, untuk lauk sarapan pagiku hari ini.
Sambil tunggu nasinya matang, aku segera mandi. Jangan lupa gosok gigi ya, teman, dan senyum pepsod*nt :D
" Du... dudu duduu... Udahan ah mandinya, keburu kedinginan Brrrrrrrr"
ceklek
Terdengar suara khas dari magic com, pertanda nasinya sudah matang.
" Nasinya udah mateng, saatnya makan. Eh pake seragam dulu ding. Kata budhe Sarmi, Ora apik nduk, maem gak pake baju dulu. hihihi"
" Pus pus puuuusssss... Tutu, Bili dan Bolo, sini sini makan bareng,kita"
__ADS_1
" Sarapan dulu kita, pus. Aku pake telor, kalian pake ikan asin. Hidup ikan asin, yeeeee!"
" Alhamdulillah kenyang, cek barang bawaan dulu"
" Air, susu, air gula kenthel, tehnya, jeli, cupnya, sedotan, siaaaap!"
" Makan yang kenyang pus, Terus tidoooor. Aku hari ini sibuk, mau lomba-lomba di sekolah. Doain aku menang ya,pus"
" Meong..." sambil terus mengunyah ikan asinnya.
" Semua udah siap, saatnya berangkat!"
Segera ku ambil tas, pakai sepatu, ambil sepeda, tutup pintu, terus tel onthel onthel, let's go!
" Daaa daaa meong jeleeeek. Jaga rumah baik-baik, jagain kembang mawarku jangan sampek pudar berubah warna ya, hihihi"
Bismillahirrahmanirrahim
Masih enak-enaknya ngonthel sambil bernyanyi, tiba-tiba Bisma ngebut mengejarku.
" Kinaaaaa....... berhenti wooyyy...... tungguin....!"
" Walah walah, ada apa gerangan, dek Bisma?"
" Dah atur nafas dulu, alon -alon"
" Huuf huuuf, Ki....Naaaa... liat kebelakang"
Cilukkk baaaa
" Ya Allah si Bolo..... kok ikut sekolah lagi sih,pus! Kan udah aku kunci rumahnya. Lah nangis aku!"
Segera ku ambil Bolo yang mendekatiku dan memasukkannya ke keranjang sepeda.
" Hahaha, tadi kan pas aku baru mau berangkat, Bolo keluar dari jendela kamar. Tak kira gak bakalan ngikutin, gak taunya dia ngejer aku. Udah ku hush hush malah tetep ngejer."
" Gimana ini Bim, dah jam stgh 7. Terpaksa deh ajak Bolo sekolah lagi"
" Hahaha, Dedek Bolo, ikut sekolah kakak Kina lagi,ya? Biar pinter ya terus bisa cari duit buat beli ikan asin!" Bisma terus saja tertawa mengejekku.
__ADS_1
" Maaaoooong"
" Udah udah ayok kita lanjut lagi"
Sesampainya di sekolah, tampak sudah ramai sekali, tak seperti biasanya. Sudah dipastikan, para siswa sedang asyik-asyiknya menyiapkan kelas masing-masing.
Pukul 7.30 acara di mulai.
Sebagian ada yang langsung menuju aula, untuk mengikuti perlombaan, Pidato, Puisi dan menyanyi. Untuk kegiatan hasta karya dan makanan, berjejer rapi di depan kelas masing-masing.
" Perhatian, tim penilai hasta karya dan inovasi makanan akan segera menuju kelas VII Muharram"
Dag dig dug
Detak jantung kami semakin berpacu kencang.
" Walah reeeeek, kepiye iki, aku deg degan je"
" Iya sama, nih liat gigiku sampek pucet"
" Ih iya, Kina, gigi kamu pucet semua"
" Is kamu nih, dari dulu gigi emang kayak gitu kali, hahaha"
" Bismillah.... siaaap" kami semua kompak menyemangati diri.
" Permisi, numpang mampir ke Lapagnya, ya, adek-adek"
Aaaahhh, suara itu, suara yang sangat khas. Ah tidak tidak, pasti itu cumi, alias cuma mirip.
Aku yang daritadi bersembunyi di balik tubuh besarnya Rendi pun langsung melihat keluar.
*Deg!
Di..diaaaa.
Tiba-tiba badanku terasa lemas, wajahku pias, mata pun terasa panas. Bayang-bayang masa lalu saat ku kecil, semuanya melintas tanpa permisi.
__ADS_1
Ke..kenapa dia bisa disini?
Bersambung*.....