Teman Ku Kuntilanak

Teman Ku Kuntilanak
Ada kuyang


__ADS_3

"Awas gua juga mau tidur,"ucap uti" dari mana sejarah nya kuntil tidur,sanah luh ucap ka ari seraya menjambak rambut gimbal uti,


Eh main nya kasar yah,ucap uti seraya membalas menjambak rambut ka ari,.kini kedua nya saling jambak,


"Anying sakit teriak uti,elu duluan,ini kan rumah nenek gua,bebas dong gua mau tidur di mana pun,ucap ka ari tak mau kalah,


Tapi gua duluan yang menempati nya,sanah elu yang pindah,tuh di sanah masih lega,sanah pindah luh,ucap uti ngotot,


"Aku memilih masuk ke kamar membiarkan ka ari dan uti adu mulut,


"Besok pagi nya aku melihat ka ari tidur di depan tivi,akhirnya ka ari memilih ngalah.


Ka bangun sudah pagi,Perlahan ka ari membuka matanya, "masa sih sudah pagi perasaan baru saja tidur" ucap ka ari seraya mengeliatkan tubuh nya,


"Setelah membangunkan ka ari aku pun memilih membantu nenek membuat sarapan untuk kami,


Rania nanti ada tukang mau buat kamar satu lagi untuk kaka mu,"ucap nenek


"iya nek buat kamar satu lagi masa aku tidur di ruang tamu,sudah gitu di gangguin terus sama teman rania.ucap ka ari seraya masuk ke kamar mandi,


"sekitar jam delapan pagi kami juga sudah sarapan,aku akan menemani ka ari melihat lokasi untuk bengkel nya,menggunakan motor milik ka ari.


Memang nggak terlalu jauh ke kampung yang padat penduduk kurang lebih satu jam,di pertengahan jalan kami bertemu dika,


Aku baru saja mau kerumah mu rania.ucap ka dika seraya senyum manis pada ku menunjukan lesung pipi nya.


"Bang kata paman ku di persimpangan cocok untuk bengkel,"di persimpangan mana dika,"di depan sanah nggak jauh kok,"ayo aku anter,"ucap ka dika.


"Singkat cerita kami pun sudah sampai di persimpangan itu,?


Gimana bagus nggak? menurut ku cocok yang punya toko ini paman dulu ia jualan sayur tapi nggak di lanjutin lagi,"ucap dika.


Okey aku akan buka bengkel di sini saja,kita kerumah paman mu,mau tanya berapa harga sewa kios nya.ucap ka ari,

__ADS_1


Kami bertiga pun menuju rumah pak jajang,setelah bertanya berapa harga sewa kios dan ka ari juga sepakat dengan harga sewa nya,ka ari pun langsung membayar sewa kios untuk satu tahun,


'Setelah itu kami pun kembali pulang,ka dika juga ikut,katanya bosan di rumah,


"Di rumah kami hanya mengobrol saja, "berapa usia kamu dika?" usia ku dua puluh dua tahun bang,"wah kita hanya beda satu tahun,aku dua puluh tiga tahun,"ucap ka ari,


Kalau kamu rania?"tanya ka dika,"aku belum genap empat belas tahun ka,"sahut ku,


"Oh iya dika kami ini sepupuan dan kami sama-sama indigo? "iya tah bang rania bisa lihat hantu juga dong,?"ucap ka dika,"tentu saja dia bisa,bahkan teman demit nya banyak,"ucap ka ari,


Aku malah takut sama hantu iih "ucap ka dika seraya brigidig,


"kenapa takut ka nggak semua hantu itu jahat kok,ada juga yang baik,"ucap ku.


"Iya teman mu memang nggak jahat tapi suka usil,salah satu nya si uti,"ucap ka ari seraya menatap uti yang duduk dekat pintu kamar ku,uti hanya mendilakan matanya sinis pada ka ari.


"Oh iya bang aku juga akan membangun ruko tidak jauh dari bengkel abang,mungkin dalam satu minggu ini akan segera di mulai proses pembangunan nya,"ucap ka dika yang sesekali ia melirik ku.


"Wah bagus itu dika,makin rame saja desa ini,bahkan tadi aku lihat juga sudah ada toko grosir sembako,


"Tidak terasa hari pun sudah sore,ka dika juga sudah pamit pulang,entah kenapa hati ini berdetak saat berdekatan dengan ka dika,


"Selesai mandi aku memilih duduk di tepas.


(Tepas itu kursi terbuat dari bambu untuk duduk santai,biasa nya kalau rumah di kampung pasti depan rumah nya ada bangku yang segi empat kalau bahasa sunda di bilang nya tepas ya guys)


"aduh anak gadis melamun saja,ucap bone seraya duduk di samping ku,


"Siapa yang sedang melamun sih.elak ku, nggak usah bohong deh jujur saja kamu kenapa? jangan-jangan lagi ngelamunin dika ya,!


"Aku nggak mikirin apa-apa kok,memang nya kalau duduk diam sedang mikir,? ayo masuk ah"ucap ku.


"Setelah makan malam kami bertiga duduk santai seraya menonton tivi filem kesukaan nenek filem andin,

__ADS_1


"karena aku nggak begitu suka nonton sinetron memilih masuk ke kamar, andai saja nenek buat rumah di permukiman rame pasti aku punya teman,


Di sini hanya ada empat rumah saja salah satu nya ya rumah ini,dengan jarak lumayan jauh dengan tetangga ku,


tapi sekitar sepuluh menit dari sini banyak rumah lagi yang saling berdekatan,nenek bilang kenapa beli tanah dan bangun rumah di sini agar dekat ke ladang kami,


"Tong..Tong..tong..


Aku pun tersentak dari lamunan ku,saat mendengar suara riuh dari luar rumah,tapi aku memilih diam saja di kamar,


"ada apa kang?tanya nenek ku, Hati-hati nek barusan ternak pak ajid ada yang membunuh nya,semua leher nya bolong,seperti di gigit binatang ganas,''ucap salah satu warga itu,


Nenek pun langsung menutup pintu dan mengunci nya,


"masa masih ada bintang buas sih nek?ucap ka ari,


"jangan salah kamu lihat depan rumah hutan belakang rumah hutan,pasti masih banyak binatang buas,Ucap nenek seraya masuk ke kamar nya,


Benar juga kata nenek,aku sering tengah malam mendengar lolongan srigala dari balik bukit.


"Tuiiiing Braaak Tiba-Tiba uti muncul dari atas pelapon dengan posisi menukik tajam dan mendarat di atas lemari baju ku.


"Aawww rintih nya seraya mengusap kepala nya,anying sakit ucap nya,


"Spontan aku tertawa melihat uti merintih kesakitan,


"Puas luh ngetawain gua,umpat nya,lagian elu ngapa nyungsep begitu untuk lemari baju gua terbuat dari kayuk jati,"elu yang untung pala gua yang benjol,


"Lagian kenapa sih taruh lemari do sini,elu yang salah bukan lemari nya yang salah dodol,


"Lagian elu kenapa sih?yang lain nya pada kemana,? merka lagi di luar,elu tahu nggak tadi ada kuyang?


"kuyang ucap ka ari yang sudah berdiri di ambang pintu kamar ku,

__ADS_1


"iya ada kuyang makan domba punya pak ajid,"yakin itu kuyang?"tanya ku seraya duduk, "iya beneran masa gua bojong,"ucap uti.


__ADS_2