Teman Ku Kuntilanak

Teman Ku Kuntilanak
Episode#lima


__ADS_3

"masa jaman sekarang masih ada kuyang?"ucap ka ari


"Lah itu bukti nya ada,sekarang para warga sedang berkumpul di rumah bi dian,soalnya ia sedang hamil tua,"ucap uti


"Gawat berarti kampung kita lagi nggak aman."ucap rania.


"Itu kuyang manusia atau sejenis elu sih uti?"Manusia yang menuntut ilmu hitam,ka ari,setahu gua sih begitu,yang di incar bayi baru lahir atau wanita yang sedang hamil,dan hewan untuk di isap darah nya,"ucap bone yang baru tiba bersama sella,


Wah ngeri juga ya.kudu di basmi itu.meresahkan masyarakat,"ucap ka ari.


Bagai mana kalau kita bantu warga untuk memburu si kuyang itu,?"ide bagus tuh ka"ucap ku.


Tok...Tok..Tok..?


Siapa tuh coba lihat bone?ucap ka ari seraya duduk di samping ku,


Ngajak nangkep kuyang tapi ka ari penakut,"sindir ku.


Dika tuh datang,"ucap bone.ka ari pun langsung berlari untuk membuka pintu,"Sini masuk dika,"aku pun keluar dari kamar ku,


"Maaf yah malam-malam aku ganggu?ucap ka dika,kenapa wajah mu pucat ka?seperti ke takutan tanya ku,


Sebetulnya aku belum sampai kerumah,saat melewati tanah mati aku melihat seperti kepala yang melayang,rambut nya panjang,dan bagian bawah nya organ tubuh,?"nah itu pasti kuyang sela ka ari,


"Aku nginap di sini boleh nggak aku takut pulang,"Tentu saja boleh ucap ka ari,


Elu kenapa ngelus tengkuk?"tanya ka ari."lihat bulu roma ku naik semua,kok aku jadi takut begini yah?"ucap ka dika,


Ya jelas lah di samping elu kan ada kuntilanak,ucap ka ari,alhasil ka dika langsung loncat mendekati ku,"jangan bercanda deh bang gua takut beneran ini,"ucap ka dika,


Siapa yang bercanda beneran kali,bone buka mata batin dika biar dia bisa lihat elu pada,ucap ka ari,


"Beneran nih bang tar anak orang sawan lihat kami,"ucap bone,"coba saja dulu kalau dika samaput tinggal tutup lagi.


"Bone pun mendekati ka dika,lalu mengusap wajah ka dika,


"innalillahiwainnailaihirojiun. Astaqfirullah. "Teriak ka dika seraya menutup mata nya dengan kedua jemari nya,

__ADS_1


"Tenang saja dika mereka semua baik itu teman rania,"ucap ka ari,


Perlahan ka dika membuka mata nya,


Baaaa... "ucap uti yang langsung menujukan wajah seram pas di depan hidung ka dika, alhasil ka dika langsung berteriak seraya berlindung di balik punggung ku,


"Uti..! bentak ka ari,"sorry gua kan cuman iseng ucap uti seraya kembali ke wajah biasa nya,


''Hallo dika nama gua sella,ucap sella seraya memainkan rambut gimbal nya kalau gua tiah,mulai lu pada centil,"ucap bone,


Kalian nggak gigit kan? "sahut ka dika elu pikir kita vampire."ucap sella,"kita nggak gigit tapi kita ahli di bidang mencekik ucap uti seraya cekikian,


"Ya sudah jadi bagai mana dengan rencana kita?"ucap ka ari,


"Emang rencana apa"sahut ka dika,


Kita mau bantu warga untuk menemukan siapa pemilik tubuh si kuyang itu?"ucap uti


Bagai mana cara nya kita menemukan tubuh si kuyang?''ucap ka dika, ya kita ikuti saja kemana dia pergi? ucap ka ari,


"Jadi kapan kita mulai? besok saja selepas maghrib kita sudah berada di atas puncak,dari atas puncak ci tarum kita bisa lihat ke kampung ini kan,?ucap ka ari,


Sedang kan ke tiga kunti itu memilih keluar,sedang kan bone ia jaga di kamar ku,


Besok pagi nya aku membantu nenek membuat sarapan untuk kami berempat,


setelah sarapan ka dika pamit pulang untuk mengambil pakaian untuk salin,


"Oh iya nenek lupa kasih tahu nenek nanti sore mau ke kota kerumah bibi mu,mungkin nenek beberapa hari di sanah,bibi mu sedang sakit,lho kok mendadak sih nek ucap ku,


Bibi mu baru telpon tadi subuh, nenek memang memiliki ponsel jadul,biasa nya aku pinjam untuk main game ular tangga,


Ya sudah nenek hati-hati jangan lama-lama ya nek,ucap ku sedih,


"Iya nggak lama kok,kamu kan ada kaka mu yang menemani mu di sini,


"sekitar jam sebelas siang ka dika sudah datang membawa tas kecil berisi baju,dan juga dus berisi bahan sembako,

__ADS_1


Pake segala bawa bekal luh,"ucap ka ari seraya terkekeh,


Sekitar jam tiga nenek berangkat di jemput oleh supir pribadi bibi ku,


Kalian berdua jaga rania yah,pesan nenek ku pada ka ari dan juga ka radika,


Tenang saja nek,nenek hati-hati.ucap ka ari seraya menyalami nenek di ikuti oleh ka dika,


Sekarang kami hanya bertiga di rumah, sekitar jam lima kami sudah berangkat menuju bukit ci tarum,


Yang kami bawa hanya senter saja,singkat cerita kami pun sudah sampai di bukit ci tarum,


Wah ternyata kampung kita bagus juga kalau malam hari di lihat dari sini,"ucap ka ari,seraya membakar nikotin nya,


Pandangan kami terus menatap ke kampung itu,tapi belum ada tanda-tanda kemunculan kuyang,


Tidak lama genk uti tiba,bagai mana sudah terlihat tanda-tanda kemunculan kuyang? "ucap uti.


"Belum"ucap ka ari,


Entah sudah berapa jam kami duduk di kebun singkong milik warga tapi belum juga terlihat kemunculan kuyang itu,


Pulang yuk ka sepertinya malam ini kuyang itu nggak muncul "ucap ku


Iya yuk kita pulang saja,ucap ka dika,dan akhirnya kami pun pulang,


Se'Sampai nya di rumah ka dika dan ka ari memilih duduk santai di tepas seraya menikmati secangkir kopi hitam nya, sedang kan aku memilih di kamar saja,di temani oleh bone,


Samar-samar aku mendengar suara burung uncuing tidak jauh dari rumah ku,aku dan bone saling tatap,bon kalau ada burung itu pasti bakal ada orang yang mati kan,ucap ku,?


Menurut mitos sih begitu rania,Tidak lama ka ari dan ka dika buru-buru masuk ke dalam rumah,seraya menutup pintu dan mengunci nya,


'Aku pun keluar dari kamar menghampiri kaka,"kenapa ka kok masuk nya kayak orang ketakutan?


Kamu nggak dengar ada suara burung uncuing,ucap ka ari,


"Dengar aku juga ka, Tiba-Tiba saja suara angin begitu kencang,Bau apa ini?"ucap ka dika seraya mengendus,

__ADS_1


Bau bunga melati"sahut ku.seketika ka ari dan ka dika diam seraya saling tatap,


__ADS_2