
"Wah gawat ini nggak bisa di biarkan,takut nya nanti dia cari mangsa di kampung kita,"ucap ka ari..
Tenang saja aku bisa membantu kalian,"ucap ka sanca yang baru keluar dari kamar ku,
Benar ka.. bisa bantu kami? "ucap ka ari antusias,Tentu saja ari,kini aku sudah jadi bagian dari gank kalian,
Jadi kapan kita mulai nya.? Besok saja karena biasa nya jika kuyang sudah dapat mangsa ia tidak akan keluar lagi di malam yang sama,
Okey besok kita akan beraksi,sekarang kita tidur dulu,ucap ka ari,
"aku pun masuk ke kamar di ikuti oleh ka sanca.
Sebelum tidur kami berbincang dulu,rania di mana ibu mu dan ayah mu?
Ibu dan ayah ku sudah meninggal ka,waktu aku masih kecil.makanya nenek yang mengasuh ku.
Oh orang tua mu sudah meninggal,sahut ka sanca seakan tidak percaya,mereka di kubur kan di mana?
Aku sempat terdiam sesaat,karena memang aku tidak tahu di mana makam ayah ku,yang aku tahu makam ibu ku.
Ya sudah kita tidur sudah malam ucap ka sanca seraya merebah kan tubuh nya di samping ku,
Aku pun memejamkan mata ku,tapi pikiran ku masih teringat dengan perkataan ka sanca,mungkin nanti aku akan bertanya kepada nenek ku,di mana makam ayah ku,
Tidur lah rania,ucap ka sanca,aku pun spontan membuka mata ku dan melirik ke arah ka sanca,kedua mata nya masih terjaga seraya menatap pelapon,
"Aku pun kembali memejam kan mataku,
"Setelah rania tertidur pulas sanca keluar rumah dan duduk di tepas,
"Riska keluar lah...?
Tidak lama angin berputar di barengi dengan muncul nya sosok wanita berambut panjang menjuntai,berjubah merah,
Jalan melayang menghampiri sanca.Sampurasun nyai,"Ucap sosok itu sopan,
__ADS_1
Mengapa tadi kamu datang,?maaf nyai aku hanya rindu dengan putri ku,kalau.kamu rindu mengapa tidak sejak dulu kamu menujukan diri mu,
Aku takut anak ku takut dan kecewa karena ibu nya menjadi kuntilanak,
Tapi kamu tahu bukan jika anak mu punya kelebihan,aku rasa rania tidak akan kecewa,bukti nya ia bisa menerima ku,walau pun aku siluman ular,
"mamah...! Rania sudah berdiri di ambang pintu,kedua mata sayu nya sudah berembun,
Tentu saja riska dan sanca terkejut,benar kah kau mamah ku? "ucap rania seraya menghampiri riska,
Iya nak aku mamah mu,"ucap riska mamah teriak rania seraya menghambur kepelukan riska
"Tante riska... teriak ari. ari dan dika terbangun karena mendengar rania berteriak,
Ariya kamu bisa melihat tante..Iya Tante ucap ari dengan sedikit takut ia menghampiri riska di ikuti dengan dika yang sembari tadi mencekal ujung baju ari.
Hallo tante aku radika,ucap dika seraya melambai kan tangan nya,
Ayo kita ngobrol di dalam saja,ucap rania mereka pun kembali ke dalam rumah,
Eh ada riska ucap bone,! kamu kenapa tidak bilang.jika dia ibu ku,"ucap rania,"maaf rania ibu mu yang melarang ku,
Nah sekarang nggak perlu elu diam-diam mengintip rania,elu bisa datang kapan pun,"ucap bone,
"Iya mah tinggal di sini saja bareng kita,nenek juga sedang ke kota kerumah bibi,"Iya sayang tapi ingat jangan beri tahu nenek mu soal mamah yah.."iya mah.
Karena jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari,mereka pun kembali ke kamar masing-masing.Rania tidur seraya memeluk riska,
pagi hari nya sekitar jam delapan pagi rania baru bangun,sedang kan sanca ia sudah duduk di ruang tamu,
"Ka sanca sudah bangun?kok nggak bangunin aku,"kamu tidur nya pulas sekali rania,jadi aku tidak tega bangunin kamu,
"ka ari dan ka dika belum bangun yah,"biar kan saja mereka tidak usah di bangunkan,mungkin masih ngantuk,"ucap ka sanca.
Seperti biasa aku langsung ke dapur mencuci piring baju kotor,setelah selesai aku baru masak,
__ADS_1
Setelah selesai masak aku membuat kopi untuk ka ari dan ka dika,baru aku membangunkan mereka,sedang kan ka sanca,ia masuk ke kamar,
ka sanca memang lebih banyak diam di kamar,
Wah sepertinya sudah siang jam berapa ini? sudah jam sebelas,itu kopi sudah ku buat kan,mau makan sayur sudah matang tinggal makan,ucap ku seraya duduk di samping ka dika,
Oh iya hari ini aku mau pulang dulu ke rumah paman,nanti sore kesini lagi,ucap ka dika,
Gua ikut ah bosan di rumah,"ucap ka ari,kamu mau ikut juga boleh,timpal ka dika,
Aku di rumah saja ka,kan ada ka sanca ada teman nya,nanti aku juga mau ke ladang stok sayur habis,
Ya sudah kamu hati-hati ke ladang nya,Iya ka jangan terlalu sore pulang nya ya,"Iya bawel ucap ka ari seraya mengucek puncak kepala ku.
Ka ari dan ka dika sudah berangkat,aku juga siap-siap mau ke ladang,
Mau ke ladang ya rania aku ikut yah,"ayo ka ucap ku,kami pun ke ladang bersama,
Kalau boleh tahu istana kaka di mana,? tidak jauh dari sini rania,di ujung sanah pas ada batu tinggi,nah di situ lah pintu istana kami,
kaka main ke dunia manusia apakah orang tua kaka tidak marah,?
"Tentu saja tidak aku kan sudah dapat izin."ucap ka sanca seraya pokus memetik kacang panjang,
Karena sayur sudah cukup,kami kembali kerumah,
Sebelum masak untuk makan malam aku memilih untuk bersantai di ruang tamu bersama ka sanca.
"Sekitar jam lima sore ka ari dan ka dika pulang,
Sudah sore pada mandi sanah"ucap ku ka ari pun langsung pergi untuk mandi lebih dulu.
Sepertinya kuyang itu akan beraksi di kampung hergamanah karena di sanah ada beberapa yang sedang mengandung kita kan pergi lebih awal,"ucap mamah ku.
"Ya sudah kita makan dulu."ucap ku seraya lebih dulu mengeluarkan nasi dan lauk,setelah makan kami pun bersiap-siap untuk menuju kampung hergamanah,dari kampung sekitar satu jam,aku di bonceng ka dika sedang kan ka sanca bersama ka ari,
__ADS_1
Singkat cerita kami sudah sampai kami memilih diam di saung milik warga setempat,malam tidak terlalu gelap karena sedang bulan purnama,
Keempat teman ku juga ikut mamah ku juga ikut serta,