![Tendorata : Tensei Shitara Dragon Datta (FanFic) [Discontinued]](https://asset.asean.biz.id/tendorata---tensei-shitara-dragon-datta--fanfic---discontinued-.webp)
Tensei Shitara Dragon Datta
That Time I Got Reincarnated as a Dragon (fan made)
Sepuluh tahun yang lalu, Raja Iblis terkuat yang melampaui raja iblis tertua, Rogue, menggemparkan dunia. Naga Sejati yang merupakan awal dari aliansi monster terbesar sebelum dia menjadi Raja Iblis. Kemampuan sempurna, pelahap apa pun, yang telah menaklukkan pahlawan dan raja iblis lain dalam ceritanya. Lalu dua tahun kemudian, muncul seekor naga yang memiliki kecerdasan, bertubuh manusia, yang disebut Dragonoid.
Setelah kelahiran anak naga itu membuat banyak orang bahagia, namun lama kelamaan anak tersebut harus menjadi kuat namun untuk usianya ia masih terlalu dini untuk mengungguli kakaknya. Itu membuat sang ayah marah, dan membuang anak itu dan dia menyebutnya sebagai produk gagal dari garis keturunan naga sejati. Sang ayah meminta Raja Iblis yang bergelar penghancur untuk membuang anaknya. Raja iblis menerima permintaannya dan dia dibuang ke alam manusia dan diasingkan.
Semuanya dimulai dengan seorang pria berusia dua puluh enam tahun yang sudah bekerja, dia selalu bekerja tanpa henti dan tidak pernah memikirkan dirinya sendiri. Pada hari Sabtu, lebih tepatnya, pada hari dia seharusnya turun, dia malah bekerja lembur sepanjang hari. pada malam hari dan hendak pulang ia mengalami kejadian yang cukup mencekam. Sebuah truk menabraknya karena dia berjalan tidak fokus. Dan setelah itu dia pindah ke dunia lain sebagai anak dari naga sejati.
Chapter 3 - Desa semakin ramai sejak elf dan goblin bergabung.
Chapter 3.1 - Aliansi dengan Suku Orge yang tersisa.
“Apa…? Orge…?”
(("Lapor… Orge adalah ras Demi-Human keturunan peri. Mereka adalah ras kelas atas, tetapi jumlahnya sedikit. Mereka adalah salah satu ras paling kuat di Hutan Jura…”))
“Hutan jura…? tapi kenapa mereka ada di hutan spirit ini…?!”
“Tunggu aku Kuro…”
Falzzard pun bergegas menuju tempat Kuro dan Shiro bertarung bersama dua Dragonewt serta Mayu bersama mereka. Namun di lihat lihat mereka memilih untuk membuat lawan tak sadarkan diri daripada membunuh.
“Mayu apa kau terluka…?” Ucap Falzzard datang tergesa gesa.
“Aku baik baik saja… tak ku sangka mereka ada di sini… ” Ucap Falzzard kebingungan.
Falzzard pun di serang dari belakang oleh orang berambut merah dari kelompok mereka.
“Falzzard sama…! Falzzard sama…!” Ucap Mayu sedih melihat Falzzard tergeletak tak bergerak.
“Akhirnya kita berhasil mengalahkan satu bawahan raja iblis sialan itu…”
“Kakak bagian ini sudah kami bereskan…”
Orge perempuan itu sudah menumbangkan Kuro dan Shiro serta para Dragonewt. Sementara itu Mayu masih berusaha untuk membangunkan Falzzard.
“Falzzard sama… Falzzard sama…!!” Teriak Mayu dengan cucuran airmata nya.
“Tak ada guna nya, dia sudah ku serang di saraf penting nya…” Ucap Orge berambut merah itu…
Setelah itu terdengar suara lembut dari dalam hutan…
“Siapa yang kau sebut bawahan raja iblis….?”
“Aku kah…? tidak ada guna nya membawahi raja iblis keparat itu… benar juga…”
Hawa dingin sudah terasa di sekitar hutan, setelah itu kaki para Orge mulai membeku dan mereka terkunci tak bisa bergerak. Dari dalam hutan muncul Falzzard sedang berjalan dengan di sekitarnya membeku karena skill milik nya.
“Dia… bukan kah dia sudah ku…” Ucap nya sambil menengok ke arah Mayu dan disana tidak ada tubuh yang tergeletak.
“Aliran pertama…. nggak kini aku gunakan skill biasa saja…”
((“Lapor…berhasil mempelajari skill Unik Blizzard ingin menggunakan nya…?”))
“Tolong… tapi jangan sampai membunuh…”
Tubuh Orge itu membeku kecuali bagian kepala nya, tak hanya Orge berambut merah itu, adik nya dan ke empat teman nya juga ikut membeku.
((“Skill unik Blizzard adalah skiill yang dapat memunculkan badai salju di sekitar pengguna, dan target akan membeku sesuai keinginan pengguna…”))
“Tubuh ku membeku….” Ucap Orge itu.
“Kakak…”
“Kau sudah membuatku cukup marah… dan lagi aku bukan bawahan siapa siapa…”
“Apa maksud mu… kau menggunakan topeng yang sama seperti orang itu…!!” Getak Orge berambut merah.
“Ah topeng ini…” Ucap Falzzard sambil melepas topeng nya…
“Topeng ini adalah pemberian dari seseorang yang sangat berharga…”
Setelah Falzzard melepas topeng nya aura mengerikan terpancar dari tubuh Falzzard. Aura itu membuat Mayu terkejut dan juga para Orge itu. Setelah aura itu keluar es es yang ada pun mencair karena Falzzard membuat nya mencair.
“Sungguh aura yang mengerikan…” Ucap Orge wanita.
“Tuan… sebaiknya kita tidak macam macam dengan dia…”
“Cih… aura ini masih terlalu lemah dibanding bawahan raja iblis itu…”
“Benar kan… aku tidak sekuat mereka tapi aku bisa mengalahkan kalian sekaligus semauku loh….”
“Ma- Maafkan aku… sepertinya kami salah mengira…” Ucap Orge berambut merah itu sembari berlutut di hadapan Falzzard.
“Woy angkat kepalamu… sudahlah lagipula tidak ada yang terluka…”
“Ba- Baik… sebagai permintaan maaf kami mohon kesedian anda…”
“Eh apa itu…?” Ucap Falzzard dengan penuh kebingungan.
“Terimalah aliansi kami, dan jadilah majikan kami…” Ucap Orge itu…
Falzzard dan Mayu terkejut dengan ucapan Orge barusan…
“EEEEHHHH!!? Se- Seriusan lu…?”
“Be- Benar… ku mohon dengan sangat…” Ucap mereka dengan tetap berlutut di depan Falzzard.
Lalu Mayu mendatanginya…
“Apa salahnya… mereka juga baik kok…”
“Be- Benar sih… baiklah kalian boleh tinggal… tapi ada syarat nya…”
__ADS_1
“Apapun syaratnya kami pasti memenuhinya…!!”
“jangan pake ‘-sama’ selain di acara formal… itu aja…”
“Sudah sepantasnya kan karena anda majikan kami… tadi Nona ini memanggil anda dengan akhiran itu…”
“Eh Etto… berlaku juga dengan mu Mayu chan…!!!”
“Eh Eeeehh…!”
Dengan begitu Aliansi dengan Suku Orge yang tersisa telah selesai. Falzzard memberi mereka syarat untuk tidak memanggilnya dengan akhiran ‘-sama’ saat di hari biasa, kecuali acara formal. Setelah itu Falzzard menanyakan siapa nama mereka.
“Hei ngomong ngomong siapa nama kalian…?”
“Maafkan kami… monster biasanya tak memiliki nama…”
“Emang gitu ya…?”
Mayu mengangguk.
“Sebelum itu biar kami perkenalkan dulu mereka berdua adalah pengawal pribadi Mayu, Rin dan Masahito…”
“Lalu mereka berdua adalah Inferno Wolf Kuro dan Shiro…”
“Aku Falzzard Feuriges… kepala desa di sini, salam kenal…”
“Baiklah saatnya memikirkan nama untuk kalian, pertama tama kita ke rumah sementara ku dulu…”
“Memberi nama…? tolong pikirkan sekali lagi… ini terlalu beresiko…”
“Tak apa tak apa… aku memberi nama Kuro dan Shiro tak terjadi apa apa…”
Setelah itu mereka pergi ke rumah sementara milik Falzzard, aslinya rumah lama kades sebelumnya. Setelah itu Falzzard menentukan nama untuk mereka berenam. Sudah lama Falzzard memberi nama setelah sekian lama memberi nama Kuro dan Shiro. Diapun memikirkan namanya, namun Falzzard belum mengerti pemberian nama itu terlalu beresiko.
“Hmm baiklah… Namamu…. ugh... uh...”
BRUG…!!
Falzzard terjatuh setelah memberi nama mereka berenam.
“Falzzard sama…!” Teriak Mayu…
“Duh sudah di bilangin jangan terlalu memaksakan diri…”
((“Lapor jumlah energi sihir anda yang tersisa adalah nol, sekarang anda memasuki sleep mode…”))
“Eh energi sihirku habis…? kenapa…?”
‘Aku tak sadarkan diri, namun presepsi sihirku masih berfungsi…’
‘Aku tak menyangka ternyata memberi nama itu memerlukan sejumlah energi sihir...’
‘Karena Kuro dan Shiro itu terkategori makhluk yang cukup lemah, jadi penggunaan energi sihir nya lebih sedikit…’
‘Kalo tahu bakal gitu kasih tahu dulu napa….’
‘Setelah tiga hari akhirnya aku terbangun, namun tidak pada bantal yang benar…’
“Eh… apa yang terjadi…?” Falzzard melihat sekeliling dan melihat sesuatu menghalangi wajahnya…
“Eh…?! Oppai…!!” Falzzard terkejut dan langsung terbangun dan berlari ke pojokan…
“Ara… Tuan ku… sudah bangun ternyata…” Ucapnya dengan senyuman manis…
“Si- Siapa ya…?” Ucap Falzzard kebingungan…
“Anda memberi nama saya Aoi… silahkan panggil Neng Aoi…!!” Ucap nya dengan senyuman manis…
“Ah ha… benar juga akhu memberi nama mereka terus… tertidur karena kehabisan energi sihir…”
“Uh…” Falzzard menolah ke Orge wanita yang selalu berada di dekat Orge berambut merah.
“Saya anda beri nama Nadeshiko… saya senang dengan nama yang anda berikan…”
“Ah dia ya… Orge wanita yang anggun dan imut… awalnya juga cukup menggemaskan sekarang semakin unyu…”
“Ah kamu pasti kapten mereka…!” Ucap Falzzard sambil melihat ke arah Orge berambut merah.
“Benar… anda memberi saya nama Kurenai… senang melihat anda sehat kembali…”
“Saya adalah Murasaki… mohon kerja samanya…”
Falzzard melihat ke sekeliling kalau mereka seharusnya ada enam namun hanya ada empat.
“Anu… dimana dua lain nya…?” Ucap Falzzard.
“Ah mereka sedang patroli… seharusnya mereka sudah kembali…” Ucap Kurenai dengan percaya diri.
Lalu ada bayangan yang muncul, lalu munculah Orge wanita yang berpakaian seperti ninja dengan rambut hitam nya yang menawan.
“Senang melihat anda sudah sehat kembali -degozaru…”
“Anda memberi nama kepada saya Chiyome -degozaru…”
“gozaru…? ehem ah iya… mana satu lagi…?”
“Baik… dia kini sedang perjalanan menuju kemari -degozaru…”
“Kalo gak salah… dia itu berbadan kekar dan wajah nya garang… kira kira seperti apa dia nanti ya…”
“Anda sudah bangun ya… sungguh senang nya…!” Falzzard mendengar suara dari luar rumah nya.
‘Suara pintu terbuka…’
“Syukurlah anda sudah baik baik saja…! saya Goemon…”
__ADS_1
“waah… napaknya dia hanya lelaki biasa…!! tapi entah kenapa kita kekurangan lelaki di sini…”
“Tapi yah… ini yang terbaik, kedamaian itu penting hahahaha…!!”
Chapter 3.2 - Falzzard dan Chloe Aubert
Status
Nama desa : Feuriges Shoboku
Jumlah penduduk : 520 + 6 Kijin + 5 desa goblin yang bergabung di tengah perjalanan.Jumlah Total : 1520 + 6 + 500 = 2026 Jiwa.
Keamanan : Tinggi (Kurenai kepala jendral, 2 Dragonewt bertugas di bawahnya. Lalu Chiyome, Goemon, Murasaki membuat alianis pasukan bayangan yang di pimpin Murasaki dan kapten nya Kurenai.)
Kurenai : “Aku adalah komandan…”
Nadeshiko : “Iya iya kamu komandan kakak…”
Falzzard : “Wuih ini luar biasa….”
Nampaknya Falzzard melupakan Mayu dan Chloe sejak para Orge itu datang…
“Desa ini semakin besar saja… tidak bisa di sebut desa juga ya penduduknya saja sampai 2000 an hahaha…”
“Falzzard… kau tidak ingin menjadikan tempat ini sebuah negara saja…?”
“Hmm itu masih ku pikirkan… ngomong ngomong kenapa kau datang kemari…?”
“Itu Imperial Sanctuary sudah dekat…”
“Ah aku lupa itu…! Kapan…?”
“Dua bulan lagi… kita akan berpetualang lagi bersama ya kan…”
“Ah iya benar… tak perlu khawatir juga, desa ini punya Kijin…”
“Monster Lord… kau terlihat cocok menggunakan gelar itu kan…?” Ucap Chloe sambil meminum minuman yang di sediakan.
“Kijin ya…”
“Kini kami bukanlah Orge lagi… namun kini kami adalah Kijin…!”
“Kijin…?” Ucap Falzzard kebingungan.
((“Kijin adalah makhluk kuat dari suku Ogre yang telah berevolusi setelah bertahun-tahun, ada Kijin yang membawa banyak bencana ke dunia.”))
((“Selain evolusi dengan diberi nama oleh makhluk yang kuat, setiap beberapa ratus tahun sekali, ogre tua dapat berevolusi menjadi Kijin sendiri. Kemampuan mereka sangat tinggi, dikatakan bahwa bahkan 50 Lizardmen elit tidak dapat mengalahkan satu pun Kijin.”))
“Jadi bisa di bilang makhluk langka ya… hebat”
“Hei Aubert senpai… aku ingin melindungi orang orang yang ku sayangi, maukah kamu membantu ku…?”
“Tentu saja…!!”
“Elf terakhir datang bulan lalu ya… kini distrik 2 menjadi distrik paling ramai… semoga Mayu tidak kerepotan…”
“Aku ingin tahu, apa kau menyukai ku Falzzard…?”
Falzzard terkejut sehingga menyemprotkan the yang di minumnya.
“Iya…?”
“Sudah kubilang, apa kamu menyukai ku…?”
“Eh itu… eh…” Falzzard pun mengangguk.
“Begitu ya… tapi aku ingin kau lebih menyukai Mayu daripada aku…”
“Kenapa….?”
“Dia itu wanita kuat… dan juga dia selalu bersama dengan mu terus…”
“Benar juga… entah kenapa dada ku deg deg an setelah bertemu dengan Mayu… apa mungkin aku menyukainya…?”
“Tunggu Elf jika bersama dengan naga bukan kah itu hal tabu…?”
“Tinggal ubah saja peraturan itu… tapi jangan terburu buru… lakukan apa yang kamu bisa untuk sekarang…”
“Baik senpai…” Ucap Falzzard sambil kembali mendudukan tubuhnya.
“Hei kau tahu tentang Aurora Redray…?”
“Aku pernah dengar itu, kalau tidak salah itu adalah Spirit tingkat tinggi…”
“Benar… aku dan dia pernah bertemu… itu ingatan yang ku punya sekarang…”
“Aubert senpai itu apakah Reinkarnator…?”
“Ah bukan… aku bukanlah Reinkarnator…”
“Aku dan Redray dahulu berteman, itu ingatan yang ku punya sekarang… mungkin sesuatu di dalam tubuhku pernah bertemu dengan Aurora lalu membagikan ingatan nya padaku…”
“Lalu…?”
“Dia adalah orang yang baik… namun dia nampaknya sudah tidak ada di hutan itu…”
“Kenapa kau tahu senpai…?”
“Penjaga hutan yang memberi tahu ku…”
“Penjaga hutan…?”
Di suatu tempat…
“Dia benar benar menarik… kekuatan nya, lalu asal usul nya akan ku cari tahu… itu mungkin adalah tidakan tercela, tapi demi kebaikan hutan ini… Aurora sama….”
__ADS_1