Tendorata : Tensei Shitara Dragon Datta (FanFic) [Discontinued]

Tendorata : Tensei Shitara Dragon Datta (FanFic) [Discontinued]
Volume 4 Chapter 4 - Perjalanan menuju ke Ruberios


__ADS_3

Tensei Shitara Dragon Datta


That Time I Got Reincarnated as a Dragon (fan made)


Sepuluh tahun yang lalu, Raja Iblis terkuat yang melampaui raja iblis tertua, Rogue, menggemparkan dunia. Naga Sejati yang merupakan awal dari aliansi monster terbesar sebelum dia menjadi Raja Iblis. Kemampuan sempurna, pelahap apa pun, yang telah menaklukkan pahlawan dan raja iblis lain dalam ceritanya. Lalu dua tahun kemudian, muncul seekor naga yang memiliki kecerdasan, bertubuh manusia, yang disebut Dragonoid.


Setelah kelahiran anak naga itu membuat banyak orang bahagia, namun lama kelamaan anak tersebut harus menjadi kuat namun untuk usianya ia masih terlalu dini untuk mengungguli kakaknya. Itu membuat sang ayah marah, dan membuang anak itu dan dia menyebutnya sebagai produk gagal dari garis keturunan naga sejati. Sang ayah meminta Raja Iblis yang bergelar penghancur untuk membuang anaknya. Raja iblis menerima permintaannya dan dia dibuang ke alam manusia dan diasingkan.


Semuanya dimulai dengan seorang pria berusia dua puluh enam tahun yang sudah bekerja, dia selalu bekerja tanpa henti dan tidak pernah memikirkan dirinya sendiri. Pada hari Sabtu, lebih tepatnya, pada hari dia seharusnya turun, dia malah bekerja lembur sepanjang hari. pada malam hari dan hendak pulang ia mengalami kejadian yang cukup mencekam. Sebuah truk menabraknya karena dia berjalan tidak fokus. Dan setelah itu dia pindah ke dunia lain sebagai anak dari naga sejati.


Volume 4 - Four holy sword knight


Chapter 4 - Perjalanan menuju ke Ruberios


Chapter 4.1 - Mata Jahat


"Huft apa itu tadi... Aku mendengar sesuatu tadi..."


"Greater Sage apakah ada sesuatu...?"


(("Lapor... Anda baru saja mendapatkan skill baru yaitu 'Evil Eye' karena keterbatasan informasi, saya tidak bisa mendeskripsikan dengan detail..."))


"Ada apa Falzzard san...?" Ucap Chloe.


"Ah tidak ada Chloe senpai.. Aku cuma mendapatkan skill baru yang cukup aneh..." Ucap Falzzard.


"Sudah sudah ayo berangkat kapten...!" Ucap Frey dengan penuh semangat.


"Kau terlalu bersemangat Frey..." Ucap Chloe.


''Kapten....!" Ucap Frey.


Mereka pun melanjutkan perjalanan nya menuju ke Ruberios. Falzzard tiba tiba kepalanya pusing tidak karuhan setelah dia menatap ke arah langit. Lalu setelah dia tidak melihat langit kepalanya menjadi normal. Setelah itu mereka beristirahat di dekat sungai yang ada di sana. Selagi Falzzard membangun tenda untuk tidur Frey dan Miyu menuju hutan untuk mencari bahan makanan. Rose bersama Chloe pergi memancing di sungai bersama.


Setelah itu mereka berkumpul lagi setelah hari mulai gelap.


“Yosh semua kerja bagus…. kita selesai sebelum gelap….” Ucap Chloe.


”Ngomong ngomong dimana Falzzard…?” Ucap Frey.


Mereka pun melihat ke sekeliling dan benar saja Falzzard tidak ada di sana.


”Padahal tadi aku lihat si Falzzard berdiri di samping ku…” Ucap Rose.


”Pergi kemana dia ya…” Ucap Miyu.


”Mungkin lagi berak di hutan… kita tunggu aja…” Ucap Chloe.


Hampir satu jam mereka menunggu Falzzard kembali, tak lama setelah itu terdengar auman monster dari dalam hutan. Sontak mereka terkejut mendengarnya dan langsung bergegas melihat apa yang terjadi di dalam hutan.


“Itu terdengar seperti monster yang cukup besar…” Ucap Miyu.


”Ayo bergegas…! mungkin Falzzard ada di sana…!!” Ucap Chloe.


Setelah sampai ke sumber suara ternyata benar Falzzard berada di sana sambil melindungi dua orang bocah di sana.


“Falzzard…!!!” Teriak Chloe, berharap agar Falzzard mendengar teriakan nya.


Falzzard masih menahan serangan monster itu menggunakan sihir nya dan tidak mendengar teriaka Chloe. Chloe langsung menyerang monster itu namun monster itu langsung menyadari keberadaan Chloe dan menyerang dengan kecepatan yang mengerikan.


GRUBAK!!


Falzzard menengok karena monster nya berhenti menyerang nya dan sadar kalau Chloe ada di sana.


”Chloe senpai…!!” Teriak Falzzard.


”Tunggu di balik batu itu jangan sampai keluar mengerti…!?” Ucap nya pada kedua anak itu.


Kedua anak itu mengangguk dan Falzzard berlari ke arah Chloe.


”Kakak berjuanglah…” Ucap Salah satu dari kedua anak tadi.


”Chloe senpai… maaf terlalu lama di hutan…” Ucap Falzzard.


“Hah.. hah.. hah.. tak masalah… yang penting kau bisa jelaskan yang terjadi nanti, kita bereskan ini…!!”


Falzzard menghentikan Chloe.


”Falzzard….??”


“Kini aku yang harus menyelesaikan nya…” Ucap Falzzard.


”Ta- Tapi… ehm baiklah… kami akan mendukung mu dari sini…” Ucap Chloe.


”Greater sage, maaf terlalu lama menunggu tapi… ini saatnya kita beraksi…”


((“Lapor… Monster itu adalah sejenis dengan monster Nightmare Labirynth….”))


”Bagitu ya… jadi kau bisa mencari tahu spesies nya…?”


((“Lapor… Individu itu telah berevolusi menjadi Arch Taratect… kelemahan nya tidak berhasil di temukan…”))


”Begitu ya… cukup rumit…”


((“Anda memiliki skill Evil Eye lv1 apakah anda ingin menggunakan nya….?”))


”Evil Eye…? oh benar skill baru yang aneh itu ya…?”


((“Benar…”))

__ADS_1


”Yosh ayo kita mulai….”


Falzzard pun berlari ke arah monster laba laba itu, monster itu dengan santai menghantam tanah dengan kaki kaki raksasanya dan membuat Falzzard hampir kehabisan pijakan.


“Air Pusher….!!!” Teriak Falzzard.


Sebuah angin datang dari bawah laba laba itu dan mendorong nya ke udara.


WUSHH!!!


”Subsidence…!!”


((“Lapor Skill sihir tanah berhasil di dapatkan… dengan ini berevolusi menjadi memanipulasi sihir tanah berhasil di dapatkan…”))


DHOM!!


Tanah di bawah laba laba itu nampak ambles dan Falzzard berfikir kalau lubang itu sudah cukup besar. Namun sang laba laba merentangkan kakinya dan tanah itu tidak cukup besar untuk laba laba tersebut. Akhirnya Kakinya menghempaskan Falzzard sampai menabrak pohon hingga patah batang pohon tersebut.


”Cih… masih belum ya… Tapi….” Ucap Falzzard.


”Earth Fang!!!” Teriak Falzzard


DUAR!! Taring tanah muncul dan melubangi tubuh Arch Taratect tersebut, namun laba laba itu belum sepenuhnya terbunuh. Dia memulihkan diri dengan cepat setelah melompat.


“Tinggi betul…!!”


((“Apakah anda ingin menggunakan Skill Evil Eye…?”))


”Aku tak tahu skill apa itu tapi…”


“Chloe senpai… Buat perlindungan untuk melindungi kedua anak itu…!!” Teriak Falzzard.


Chloe pun bergegas dan Falzzard mengaktifkan Mata Jahat nya setelah Arch Taratect itu semakin dekat ke tanah. Dan…


DUAR!! Tubuh laba laba itu terbelah belah dan hancur benar benar hancur termasuk Falzzard. Mata Falzzard langsung mengeluarkan darah setelah menggunakan Mata Jahat nya.


AGGHH!! Teriak Falzzard kesakitan dan terduduk sambil menahan darah yang tertetes dari matanya. Chloe yang melihatnya langsung mendekati Falzzard.


“Falzzard apa yang terjadi…?” Ucapnya panik.


”Aku juga tidak mengerti AGGH!!” ucap Falzzard sambil menahan kesakitan.


”Mata kakak berdarah…!” Ucap anak kecil itu sambil menahan tangisan.


Falzzard pun mengusap air mata anak itu sambil berkata.


”Tak apa… ini tidak seberapa kok…” Ucap Falzzard sambil menahan rasa sakit


”Sudahlah jangan sok kuat… istirahatlah…” Ucap Chloe sambil menyandarkan Falzzard ke dekat pohon.


”Terimakasih Chloe senpai…” Ucap Falzzard.


Miyu pun datang dengan membawa kepala laba laba itu.


”Ngeri sekali skill yang barusan… lihat nih tersisa kepalanya doang…” Ucap Miyu sambil membawa kepala Arch Taratect.


“Ihh kamu gak jijik apa sama benda itu…?” Ucap Rose yang merasa jijik.


”Sini biar aku amankan…” Ucap Falzzard.


“Lahaplah semua… Gluttony…!” Ucap Falzzard.


Falzzard pun memangsa kepala Arch Taratect itu dengan Gluttony milik nya.


(Gluttony = Evolusi Predator)


“Kau seperti monster saja Falzzard…” Ucap Frey.


“Kan memang begitu… aduh duh duh…!” Ucap Falzzard.


Anak anak itu mendekati Falzzard.


“Terimakasih kakak…!” Ucap mereka sambil memeluk Falzzard.


“Kakak benar benar menolong kami…”


“Bicara nya nanti saja… kita kembali ke tenda, lihat sudah mulai gelap…” Ucap Frey.


Falzzard pun berbisik pada anak anak itu.


“Galak ya tante Frey… hihihi…” Ucap Falzzard berbisik.


“Hm hm… hihihi” Ucap anak anak itu.


TUANG!! “Siapa yang kau sebut galak ha…?!” Ucap Frey sambil memukul kepala Falzzard.


“Tuh kan galak…” Ucap Falzzard.


“Senpai tolong aku…” Ucap Falzzard.


“Chloe sama jangan terlalu memanjakan nya…” ucap Frey.


“Sudahlah sudahlah…” Ucap Chloe


Chapter 4.2 - Lihat! Selamat datang di Ruberios.


Setelah mereka bertarung dengan monster laba laba raksasa itu mereka pun beristirahat dengan nyenyak di malam itu. Lalu keesokan paginya di pagi buta Falzzard sedang duduk termenung di dekat danau…


“Greater Sage… sepertinya aku mendapatkan skill baru ya…?”

__ADS_1


((“Benar… Skill Evil Eye meningkat menjadi lv2 dan mendapatkan sub skill ‘Jinx Evil Eye’ dan ‘Repellent Evil Eye’…”))


“Kau masih tidak bisa menemukan sebenarnya skill apa itu…?”


((“Dari hasil analisa kepala Individu Arch Taratect saya menemukan asal usul skill ini…”))


((“Lapor… analisa berhasil… Unique Skill Evil Eye adalah skill dimana pengguna dapat menyerang mangsa atau menyerang musuh menggunakan mata mereka dengan pengorbanan…”))


“Bisa di jelaskan lebih rinci dan mudah di pahami…?”


((“….”))


((“Mata Jahat yang diaktifkan dengan pengorbanan pengguna…”))


“Jadi itulah kenapa mata ku mengeluarkan darah….?”


((“benar sekali… namun semakin tinggi level akan semakin baik pula penggunaan nya…”))


“Apa maksudmu…?”


((“normalnya anda hanya dapat menggunakan Evil Eye satu mata untuk satu kali penggunaan Evil Eye… namun karena meningkat anda bisa menggunakan 3 Evil Eye untuk satu mata…”))


“Begitu ya… tapi penglihatan ku sudah membaik…”


((“Itu hanya terjadi pada Jinx Evil Eye… tetapi pada Repellent Evil Eye anda bisa menggunakan nya selama masih memiliki MP…”))


Chloe pun terbangun dan melihat Falzzard lagi sendirian di dekat danau.


“Pagi bener bangun nya… hoaam!” Ucap Chloe sambil ngantuk.


“ah selamat pagi Chloe senpai…” Ucap Falzzard.


“Ngapain pagi pagi di sini merenung…” Ucap Chloe.


“Nungguin yang bisa masak sarapan bangun… sekalian ngopi…” Ucap Falzzard.


“Oke oke aku masak nih… bentar…” Chloe melirik ikan di ember di samping Falzzard.


“Itu kamu yang nangkep…?” Tanya Chloe.


“Jelas…. (Padahal Greater Sage yang dapet ikan segitu…)”


“Yosh kali ini akan makan ikan lagi…!!” Ucap Chloe.


Semuanya pun bangun karena kebisingan yang di buat Chloe.


“Eh… kalian sudah bangun ternyata…” Ucap Rose.


“Tentu…! kapten tidak mungkin bangun setelah bawahan nya hahahaha…!!” Ucap Chloe dengan bangga.


Mereka pun sarapan bersama dan mulai perjalanan kembali ke Ruberios. Beruntungnya kedua anak itu juga memiliki tujuan ke Ruberios karena ingin menengok saudaranya namun terpisah dengan rombongan.


“Oh ya kami belum memperkenalkan diri ya… namaku Falzzard...!” Ucap Falzzard.


“Ini adalah ketua regu kami Chloe Aubert, lalu ada navigator kami Rose…” Lanjut Falzzard.


“Um… salam kenal…!” Ucap Rose.


“Walaupun agak malu… namaku Miyu…” Ucap Miyu.


“Aku Frey… begini begini aku adalah wakil ketua loh…” Ucap Frey dengan bangga.


“Mbak Galak…! salam kenal…!” ucap anak itu.


TUANG!! Frey pun menggeplak kepala Falzzard dengan keras.


“Aduh!! kenapa malah aku…!!” Teriak Falzzard.


“Kan emang kamu yang ngajarin mereka…!!” Balas Frey.


“Pasti jarang ada laki laki yang nembak kamu kan gara gara sifat garang mu…” Ucap Falzzard.


DUANG!! Falzzard pun di pukul sekali lagi.


“Aduh…!! Woi…!!” Ucap Falzzard.


“Sudahlah kalian berdua… kasihan Falzzard…” Ucap Rose.


Para anak anak itu pun memperkenalkan diri mereka, dua anak itu kembar dengan umur yang sama. Anak pertama bernama Luna dan yang kedua adalah Yuna, mereka semua adalah bangsawan dari suatu negri. Mereka pergi ke Ruberios karena ingin menjenguk saudara jauh mereka yang jarang bertemu. Namun di pertengahan jalan mereka berdua terpisah dengan rombongan nya dan di temukan oleh Falzzard berlari dari monster.


Tak lama kemudian sampailah mereka ke depan gerbang masuk Ruberios. Terlihat gerbang yang cukup tua dengan warna batu yang cudah menghitam.


“Kapan bangunan ini di benahi…?” Ucap Falzzard setelah melihat Gerbang masuknya.


“Itu bukan gerbang utama… jadi jarang banget di urusin…” Ucap Chloe.


“Hebat juga Chloe sama…” Ucap Falzzard.


Anak anak itu berpamitan dengan mereka dan mereka pun berkeliling untuk melihat lihat wilayah Ruberios.


Holy Empire Ruberios adalah markas teokratis Gereja Suci Barat. Bangsa ini dipimpin oleh Kaisar Suci Louis Valentin, yang diam-diam adalah Vampir dan bawahan Raja Iblis Luminous Valentine penguasa sejati Ruberios. Sampai kematiannya, Roy Valentin, saudara kembar Louis, memainkan peran Valentin sebagai "Raja Iblis yang jahat" untuk menyatukan Ruberios melawan ancaman yang dianggap selalu ada.


Ibukota Kerajaan Suci, tercatat sebagai salah satu kota manusia paling berkembang yang pernah dibangun, dilengkapi dengan sihir dan teknologi canggih untuk menjaga kemakmurannya.


Penghalang kota raksasa yang kuat dinyatakan untuk menutupi seluruh ibu kota, sepenuhnya melindungi tanah dari ancaman eksternal seperti monster, roh, dan setan yang mencoba masuk tanpa izin. Itu bahkan cukup kuat untuk menangkis serangan berbasis magis dari luar dan sepenuhnya memblokir atau menyaring sinar matahari, jika diperlukan. Berkat ini, iklim dan cuaca di dalam Kota dapat dimanipulasi sesuka hati dan terutama digunakan oleh penduduk Ibukota untuk menanam berbagai sayuran dan buah-buahan yang bukan asli negara atau bahkan benua, karena kondisi yang dibutuhkan secara alami tidak tersedia. Mereka juga dapat menanam dan memanen semua jenis makanan, bahkan di luar musim. Ini pada gilirannya menghasilkan banyak pendapatan untuk ekonomi Kekaisaran dan memastikan bahwa tidak ada seorang pun di Ibukota yang kelaparan.


“Selain manusia di sini juga ada banyak sekali spesies Vampir loh…” Ucap Chloe.


“Hmm pantas udara di sini dan cahaya matahari tidak terlalu terasa….” Ucap Falzzard keheranan.

__ADS_1


__ADS_2