Terjerat Cinta Tuan Saga

Terjerat Cinta Tuan Saga
Perjodohan


__ADS_3

Malam hari dirumah keluarga Aditama Zaky.


" Dit , besok lusa ada teman bapak yang akan datang berkunjung , kamu bantulah ibumu menyiapkan segalanya ".


" teman bapak siapa ?" tanya Dita menghentikan aktivitasnya yang sedang menyetrika baju.


" namanya om Bayu , dia teman bapak dari kecil. Besok bapak kenalkan dengannya " kata Aditama tersenyum lalu beranjak pergi.


.........…...…


Keesokan harinya.


Sebuah mobil mewah berwarna hitam memasuki pekarangan rumah Dita.


Dita yang mendengar deru suara mobil berhenti menyiapkan makanan , bergegas pergi kedepan menengok siapa yang datang.


'ini baru pukul delapan , kenapa mereka datang sepagi ini sih'.


Dita tidak sadar menggerutu dalam hati , pasalnya makanan yang dia siapkan belum selesai.


Dia berlari menuju dapur memberi tahu ibunya. Ibunya pun tak kalah panik. Bergegas ke depan menyambut tamu yang datang bersama suaminya.


" Selamat datang di gubukku yang reot ini mas Bayu " Sapa Aditama sopan.


" Aduh kamu ini Adi masih sama seperti dulu tidak berubah sama sekali " Bayu Adiguna memeluk erat temannya yang sangat ia rindukan selama ini.


" ayo semunya silahkan masuk" ajak ibu Adzkia kepada tamu-tamunya.


Setelah semuanya duduk , Dita datang dari arah dapur membawa beberapa piring camilan.

__ADS_1


Disusul belakangnya Eka sahabatnya yang membantu membawa minuman. Mereka meletakkan semua itu di meja dan langsung masuk lagi kedalam.


" aduh tidak perlu repot-repot begini " Lita istri Bayu berkata dengan lembut dan sopan , dia sedang memainkan sandiwaranya bersikap seolah menjadi wanita yang baik.


" ah tidak apa Bu , ini tidak seberapa " Adzkia menjawab tak kalah lembut.


" Bu , panggil Dita kesini ya " titah Aditama kepada istrinya.


Adzkia lalu berdiri dari duduknya dan berjalan masuk.


Setelah beberapa saat dia keluar lagi dengan menggandeng tangan Dita.


" nak Dita duduk dulu sini " Bayu tersenyum ramah dan memberi isyarat Dita untuk mendekat.


Dita dengan sopan duduk di samping sebelah ibunya.


" ini teman bapak yang bapak bicarakan semalam dit , dia om Bayu ". kata Aditama kemudian.


" Anakmu sungguh cantik dan sopan Adi , tidak salah kalau kamu begitu membanggakannya." ucap Bayu melihat kearah Dita.


Dita yang di puji seperti itu merasa malu dan spontan menundukkan kepalanya.


" Dit , kedatangan om Bayu kesini dengan tujuan ingin melamarmu untuk anaknya Raka , jadi bapak harap kamu bersedia menerimanya." ujar Aditama.


" ma-maksud bapak apa ?" Dita tidak mengerti apa yang bapaknya katakan.


" Bapak dan om Bayu ini sudah bersahabat sedari kecil , kami punya janji jika memiliki anak akan menjodohkan mereka agar kami bisa menjadi keluarga seutuhnya".


Seperti tersambar petir di siang bolong , Dita yang mendengarnya langsung terkesiap.

__ADS_1


'apa ini, kenapa tiba-tiba. Aku masih belum mau menikah , apalagi dengan orang yang tidak ku kenal'. Semua pikiran berkecamuk dalam kepalanya.


" Nak Dita kamu tidak perlu khawatir , kami akan merawatmu seperti anak kami sendiri " Lita berusaha menghibur Dita yang terdiam sedari tadi , tangannya mengelus lembut puncak kepala gadis cantik itu.


" Dita akan memikirkannya terlebih dahulu. Maaf om Bayu , Tante Lita , Dita belum bisa memberikan keputusan " ucap Dita akhirnya , seraya beranjak meninggalkan mereka.


" Dita " Adzkia berdiri ingin mengejar Lita , tapi langkahnya terhenti ketika Bayu menghentikannya.


" Biarkan Dita memikirkan terlebih dahulu , beri dia waktu untuk sendiri , ini sesuatu yang besar untuknya , dia tidak mungkin bisa memutuskan begitu saja".


" Kamu benar mas." Jawab Aditama.


" Sebaiknya aku kembali untuk memberikan ruang bagi Dita berpikir , aku tidak mau kehadiran kami disini membuat Dita semakin terbebani " Sambung Bayu lagi.


Bayu lalu mengajak Lita untuk bangkit dari duduknya. Mereka berjalan keluar diikuti oleh Aditama dan juga Adzkia di belakangnya.


Dengan perasaan bersalah Aditama mencoba menenangkan Bayu.


" Mas Bayu tenang saja , saya akan mencoba membujuk Dita seandainya dia tidak menerima perjodohan ini".


" Baiklah Adi aku percaya padamu. Kabari aku apa keputusan Dita nanti". Ucap Bayu sebelum memasuki mobil.


Aditama mengangguk.


" Aku pergi dulu " Bayu memasuki mobil setelah sebelumnya menjabat tangan Adi dan mengangguk pada Adzkia.


Sang istri Lita sudah masuk kedalam mobil terlebih dahulu.


Lalu mobil itu pun perlahan melaju meninggalkan kedua orang yang masih menatapnya sampai hilang dalam pandangan.

__ADS_1


Keduanya masuk kedalam rumah dan langsung menuju kamar Dita putrinya.


__ADS_2