Terjerat Cinta Tuan Saga

Terjerat Cinta Tuan Saga
Pulang kerumah


__ADS_3

Sudah seminggu lamanya Dita dirawat dirumah sakit. Hari pertama dia sudah sadar tapi masih harus menerima perawatan.


Sejak saat terakhir itu juga Saga sudah tidak pernah mengunjungi Rumah sakit lagi sampai sekarang.


Hanya asisten Arya yang bolak-balik ke Rumah sakit mengirimkan baju untuk Dita dan juga buah serta beberapa camilan.


Dita yang menerima semua itu dari asisten Arya hanya mengira dialah orang yang menabraknya dan ingin bertanggung jawab.


Pasalnya asisten Arya tidak pernah berbicara sedikitpun dengannya. Hanya meletakkan barang-barang itu di meja dan langsung pergi meninggalkannya begitu saja.


Dan hari ini dokter memberitahu jika Dita sudah bisa pulang karena kondisinya sudah benar-benar sembuh dan tidak ada yang perlu di khawatirkan lagi.


Tapi dia bingung ingin pulang kemana , akhirnya dia berencana menyewa kost untuk sementara.


Belum selesai Dita berkemas , muncul asisten Arya dan membungkuk padanya.


Dita yang mendapat perlakuan tersebut sedikit terkejut.


" Nona , biar saya yang mengemas pakaian dan barang-barang Anda".


" Ahh tidak perlu , saya bisa sendiri , lagipula ini sudah selesai tinggal memasukkan beberapa."


Dita tersenyum canggung karena tiba-tiba pria ini berbicara dengannya setelah sekian lama.


" Terimakasih ya tuan anda sudah melunasi semua tagihan rumah sakit saya. Sebenarnya saya ingin mengatakannya sedari lama , tapi anda langsung pergi setelah meletakkan barang-barang" Sambung Dita lagi.


Asisten Arya mengerinyit , kenapa tingkah nona nya berubah drastis tidak seperti biasanya.


" Nona berterimakasihlah kepada orang yang tepat. Saya hanya melaksanakan perintah".

__ADS_1


Dita terdiam , rupanya bukan pria ini yang menabraknya. Pasti pria ini asisten pribadi orang yang menabraknya.


" Ah begitu , kalau begitu bagaimana anda tau saya pulang hari ini tuan?" Tanya Dita lagi karena dia sangat penasaran.


"Dokter yang menangani Nona adalah sahabat tuan."


"Oh begitu" Dita mengerucutkan bibirnya.


" Baiklah kalau begitu nona biar saya yang membawanya".


Asisten Arya mengambil alih tas yang ada di tangan Dita. Setelah dilihatnya Dita selesai mengemas. Lalu Asisten Arya berjalan lebih dulu.


"Mari ikuti saya non".


Dita mengangguk , dan mengikuti asisten Arya dari belakang.


Mungkin pria ini hanya ingin mengantarkannya pulang sebagai bentuk tanggung jawab , pikirnya.


Asisten Arya membuka pintu penumpang.


"Ah iya terimakasih".


Tanpa basa-basi Dita masuk kedalam mobil mewah tersebut , tidak ingin dia bertanya kenapa dia di kursi penumpang sedangkan pria itu di kursi pengemudi.


Asisten Arya melajukan mobilnya pelan.


Ditengah jalan hanya ada keheningan di antara mereka.


" Sudah disini saja tuan , turunkan aku disini saja". Kata Dita sambil menunjuk halte bus dipinggir jalan.

__ADS_1


Asisten Arya mengerutkan keningnya , dan melihat Dita dari pantulan kaca diatas kemudi.


"Nona apa maksud anda , kita akan pulang kerumah tuan"


"Tuan siapa maksudnya , kenapa saya harus pulang kerumahnya ? apa yang anda maksud tuan itu adalah Raka Adiguna ? maaf tapi aku tidak mau kembali lagi kerumah itu". Dita mengira Raka yang menyuruh asisten Arya menjemputnya.


"Bukan nona , tuan saya tuan Saga , CEO Narendra Corp. dia kekasih nona" Arya menjelaskan dengan perlahan , mengingat terakhir kali hubungan tuannya itu sedang bermasalah.


"Siapa ? aku tidak kenal tuan saga itu , Anda salah orang , aku bukan kekasihnya".


Dita memberitahu Asisten Arya yang sepertinya salah paham.


" Nona apa ada yang salah dengan ingatan anda, apa gara-gara kecelakaan itu anda...? hahh..".


Asisten Arya panik , dia mengira kekasih tuan nya ini mengalami amnesia.


Dia mencoba menenangkan diri dan berfikir bagaimana nanti menjelaskan kepada tuan nya.


Dita yang mendengar itu hanya diam saja , dia tenggelam dalam pikirannya sendiri.


Bagaimana bisa pria ini salah orang , apa ada yang begitu mirip denganku atau bagaimana ?


'Baiklah aku akan ikut pulang kerumah tuan nya , aku akan menjelaskan sendiri kalau aku bukan orang yang dia cari' kata Dita dalam hati.


Setelah menempuh perjalanan 20 menit sampailah mereka di sebuah rumah mewah bak istana. Rumah ini bahkan berkali-kali lipat lebih besar dan megah dari rumah keluarga Adiguna.


Tidak terasa mulut Dita menganga mengagumi keindahan yang terhidang di matanya.


Mobil memasuki pekarangan rumah yang kanan kirinya terdapat taman bunga. Terdapat air mancur dan patung dewa Romawi di tengah taman tersebut.

__ADS_1


"wah sungguh indah" Dita tidak berhenti berdecak kagum.


Asisten Arya semakin yakin ada yang tidak beres melihat Nona nya bertingkah seperti itu.


__ADS_2