
Kevin yang marah kepada kania kini berjalan keluar dari kamar dan di ikuti oleh kania yang berjalan di belakan kevin.
flash back
" bukan begitu hanya saja aku sudah mengambil air whudu untuk melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim jadi saya tidak bisa di sentuh oleh lawan jenis " kata kania yang menjelaskan kepada kevin karna dia merasa takut saat melihat mata kevin.
" bilang saja kalau kamu tidak mau di sentuh, iya kan? " kata kevin yang masi marah dengan penolakan kania.
" astaga, sudahlah lebih baik nanti kamu cari tahu saja kenapa orang yang sudah berwhudu tidak boleh bersentuhan sama lawan jenis karna saya tidak punya waktu untuk berdebat Sekarang, sekarang mana tas ku? " kata kania yang melihat waktu subuh akan habis.
" ikut dengan ku " kata kevin
flash back on
" ini " kata kevin yang membuang tas kania ke arahnya karna sudah terlalu kesal.
" terimakasih, boleh pinjam hp juga? " kata kania lagi
" untuk apa? " tanya kevin yang semakin bingung dengan berbagai keinginan kania.
__ADS_1
" untuk petunjuk arah " kata kania.
" ini " kata kevin lagi yang memberikan hpnya kepada kania.
Kania pun langsung mengambilnya dan membuka aplikasi kompas pada hp kevin, setelah mendapatkan apa yang di inginkan kini kaniapun bersiap untuk melaksanakan ibadah nya di ruangan itu karna waktunya tinggal sedikit lagi.
Kevin yang berada di ruangan itu hanya duduk di sofa dan memperhatikan apa yang di lakukan kania tampa mau bertanya apa yang di lakukan kania. Saat kania sedang sibuk melaksanakan ibadahnya kevin teringat akan perkataan kania dan langsung membuka aplikasi pencarian pada hpnya untuk membuktikan apa yang di katakan kania.
" ternyata dia tidak bohong " kata kevin di dalam hatinya setelah membaca apa yang dia temukan tentang wudhu. Kevin yang memperhatikan kania merasa tenang saat kania sedang melakukan ibadahnya dan berakhir dangan melantungkan ayat - ayat alquran.
" mengapa bisa aku merasa setenang dan senyaman ini Yah? aku tidak tahu kapan aku pernah merasakan nyaman begini selama aku hidup sampai sekarang. " kata kevin lagi di dalam hatinya sambil terus memperhatikan kania, sampai kania selesai dan membereskan semuanya.
" sudah kak " kata kania dan berbalik ke arah kevin.
" bawa itu semua " kata kevin yang menyuruh kania untuk membawa mukenah dan al-qurannya.
" mau di bawah kemana? " tanya kania yang bingung d3ngan apa yang di katakan kevin.
" bawa ke kamar kita, kamu bisa melakukan itu semua di kamar " kata kevin.
__ADS_1
" hah! kamar kita? Dimana? " tanya kania lagi yang semakin tidak mengerti apa yang di katakan kevin.
" kamarku adalah kamarmu juga karna kita akan menikah sebentar. " kata kevin yang mengingatkan kania soal pernikahan mereka sebentar.
" astaga bagaimana bisa aku melupakan soal pernikahan " kata kania yang ingat dengan pernikahan yang di katakan kevin barusan. manapun hanya pasrah dan mengikuti apa yang di katakan kevin dan langsung mengikuti langkah kevin di belakangnya.
" taro saja di sana " kata kevin sambil menunjuk ke arah nakas di samping tempat tidur dengan mengunakan dagunnya dan langsung berjalan ke kamar mandi.
Kania yang telah menyimpang mukenahnya dia langsung membereskan tempat tidur yang dia gunakan tadi karna kebiasaannya dari dulu selalu membereskan kamar dan langsung mandi saat kevin sudah keluar dari kamar mandi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di meja makan kania Dan kevin makan tampa ada yang berbicara setelah mereka menyelesaikan ritual mandi dan turung ke ruang makan.
" perias dan orang - orang dari butik akan datang nanti " kata kevin setelah selesai sarapan.
" kenapa harus menika? kita baru kenal tadi malam " kata kania yang masi tidak habis pikir dengan tindakan kevin yang tiba - tiba.
" tidak ada bantahan " kata kevin yang tidak mau menjelaskan yang dia takutkan ujung - ujungnya adalah perdebatan. Pada akhirnya kania hanya menuruti apa yang di katakan kevin dan langsung menuju ke kamar yang dia gunakan tadi untuk di rias karna lelang mengatakan mereka sudah datang.
__ADS_1
Bersambung.