
" ada apa hmm? " kata kania yang masi fokus dengan drakornya.
" bagaimana menurut kamu tentang baby " tanya kevin yang tiba - tiba kepikiran tentang itu karna dia berpikir bahwa mungkin kania belum siap untuk mengandung karna umurnya yang masi muda dan karirnya yang masi panjang. Tetapi mengingat umurnya yang sudah berkepala tiga membuat dia harus bertanya kepada kania tentang ini karna dia sudah tidak muda lagi.
" memangnya ada apa dengan baby? " tanya kania yang tidak mengerti dengan apa yang di katakan kevin.
" maksudku apa pendapat kamu tentang baby sayang? " tanya kevin lagi kepada kania.
Kania yang mendengarnya hanya mengerinyitkan keningnya sambil memandangi kevin,sesaat kemudian kania mengerti apa yang di maksud oleh kevin.
" oh itu... yah menurutku baby itu lucu dan mengemaskan " kata kania sambil tersenyum polos kepada Kevin, kevin yang mendengarnya pun menjadi frustasi dengan kepolosan kania.
" bukan itu maksudku sayang, maksudnya itu Bagaimana menurutmu jika kita punya baby dengan cepat? " kata kevin sambil memegang kedua pipi kania sehingga kania berhadapan dengan kevin.
" yah kalau itu sih aku serahkan saja pada tuhan jika dia mempercayakan kita untuk mempunya baby dengan cepat sih aku alhamdulillah saja, memangnya kenapa? kamu belum mau punya baby? " tanya kania sambil ikut menatap lekat kepada kevin.
" kalau aku sih mau punya baby secepatnya sayang, hanya saja aku ingin bertanya kepadamu karna aku takut kamu ingin menundanya dulu dan juga karna kamu masi mempunyai jalan yang masi panjang di karirkamu makanya aku tanya sama kamu sayang " kata kevin dan kembali meletakkan tangan yang satunya ke pingang kania sehingga kania semakin dekat kepada kevin.
" oh itu, aku tidak pernah pilih - pilih sih kalau soal itu karna jika kita di kasi kenapa tidak coba. iya kan " kata kania sambil tersenyum manis kepada kevin.
" uh sayangku memang yang paling istimewa dan paling the beas " kata kevin dan langsu g mencium kening kania dan semua bagian wajahnya yang lain sampai di bibir kania dia mencucinya lama.
" sayang aku mau tanya boleh? " kata kevin sambil terus memeluk kania yang ada di pangkuanya sedangkan kania kembali fokus dengan drakornya kembali menghadap ke kevin saat mendengar apa yang di katakan kevin.
" boleh, kan dari tadi kamu memang bertanya terus. " kata kania dan lanjut menontong saat dia sudah mengatakan itu.
__ADS_1
" hehehe iya juga yah " kata kevin yang terkekeh dengan apa yang di katakan kania, sedangkan kania hanya mengeleng - gelengkan kepalanya saja saat mendengar apa yang di katakan kevin.
" aku mau tanya, kenapa sekarang kamu menerima pernikahan ini sayang. Bukankah dari awal kamu tidak setuju dengan pernikahan mendadak ini? " kata kevin yang bertanya kepada kania tentang sifatnya sekarang karna dia fikir kania akan kabur darinya untuk menghindari pernikahan mendadak ini.
" hmmm aku mau bilangnya bagaimana yah? " kata kania sambil berpikir untuk merangkai kata - kata yang akan dia katakan kepada kevin.
" ayo lah sayang, masa kamu tidak tahu harus mengatakan apa untuk menjawab pertanyaan ku. " kata kevin sambil cemberut dengan apa yang di katakan kevin.
" sabar vin ini aku lagi mencoba untuk merangkai kata karna aku orangnya tidak pandai untuk berkata - kata yang manis ataupun menghibur orang dengan kata - kata " kata kania sambil mengelus rahang pipi kevin.
" ok sayang, aku akan setia menunggu kamu untuk menjawab pertanyaan ku " kata kevin sambil memegang tangan kania yang ada di pipinya.
" hmm, sebenarnya di dalam hati terkecil ku aku belum menerima semua ini karna yah kamu tahu sendiri kalau kita menika mendadak karna kemauan kamu sendiri tampa meminta persetujuan dari aku...." kata kania dan menjedah sebentar perkataannya sambil melihat mata kevin yang setia mendengarkan perkataannya tampa mau menyelah sebelum dia selesai berbicara.
" tapi aku teringat dengan perkataan guruku dulu dan juga ketentuan tentang pernikahan dan kewajiban seorang istri menurut agamaku yah aku harus senantiasa menuruti dan melayani suami, dan jadilah sekarang aku yang berusaha untuk menerima semua ini meskipun aku juga masi belajar. " kata kania lagi yang melanjutkan perkataannya sambil menatap mata kevin dalam.
" aku suka dengan cara berpikir dewasa sayang, dan terima kasi kamu mau berusaha untuk menerima ini semua dan juga aku. " kata kevin yang tidak tahu lagi mau mengatakan apa untuk mengekspresikan rasa senangnya kepada kania.
" tapi satu hal yang baru kamu tahu, aku tidak suka dengan adanya penghianat ataupun merusak kepercayaan kepada orang lain dan jika satu kali saja kamu merusak kepercayaan ku ke kamu maka semuanya akan berakhir. " kata kania lagi yang memberitahukan kepada kevin bahwa dia tidak suka di hianati.
" tenang sayang, aku juga seperti kamu yang tidak suka di hianati. tapi jika aku tahu kamu menghianatiku bukan berarti aku akan melepaskanmu karna aku akan mengurangi dan hanya akan menjadi milik ku selamanya. " kata kevin yang menunjukkan rasa posesifnya kepada kania.
Kania yang mendengarnya hanya tersenyum senang sambil melonggarkan kedua tangganya di leher kevin. Kevinpun lekas mencium kania saat di melihat kania tersenyum manis ke arahnya.
" eh sekarang sudah jam berapa? " tanya kania yang teringat akan sesuatu.
__ADS_1
" jam 3 sore sayang, memangnya kenapa? " kata kevin setelah melihat ke arah jam dinding yang ada di ruang keluarga.
" Astaga kenaoa aku bisa lupa sih " kata kania dan lekas melepaskan tangganya dari leher kevin. dan berdiri dari pangkuan kevin.
" kamu mau kemana sayang? " kata kevin sat melihat kani akan melangkah pergi setelah berdiri dari pangkuanya.
" aku mau mengirim skripsi yang aku buat tadi ke dosen bimbinganku " kata kania dan melanjutkan jalannya ke arah tangga untuk menuju ke ruang kerja kevin untuk mengambil laptopnya yang masi berada di sana.
" baiklah sayang, aku tunggu di kolam renang yah. " kata kevin yang juga ikut bangkit dari duduknya dan berjalan k3 arah kamar mereka untuk menganti bajunya karna di mau berenang.
" ok " kata kania sambil terus melangkah ke arah ruang kerja kevin.
...****************...
" hallo, ada apa mamcki? " kata kania saat dia berada di ruang kerja kevin sambil mengirim skripsinya ke pada dosen bimbinganya dia mendapatkan telpon dari rumahnya.
" hallo sayang, kamu kapan kembali ke rumah? " tanya mama kania di seberang telpon saat dia mendengar suara kania.
" kania akan kembali saat kania libur mamcki, mamcki sendiri kan tahu kalau di sini kania sedang mengerjakan skripsi semester akhir kania " kata kania yang menjelaskan kepada mamanya tentang kondisinya saat ini tampa memberitahukan tentang pernikahan mendadaknya dengan kevin karna selama ini kania menyembunyikan keluarganya agar tidak ada yang tahu dan menganggu keluarganya jika dia mendapatka masalah yang serius seperti berhubungan dengan dunia hackernya dan dunia mafia kevin.
" baiklah sayang kalau seperti itu, dan mamcki ingin kamu menetap di sini jika kamu sudah wisuda S2. mamcki rasa kamu sudah cukup pergi jauh dari keluargamu sayang " kata mama kania yang memberi tahukan ke oada kania jika dia sangat rindu kepada anak ke duanya itu.
" iya mamcki kania aka kembali jika di sini sudah beres. " kata kania sambil berkirim email dengan dosennya terkait dengan skripsi yang dia kirim kepada dosanya.
" baiklah sayang, di sana kamu jaga diri yah, jangan lupa makan dan jangan makan sembarangan ataupun yang terlalu pedas sayang, kamu kan tahu sendiri keadàn diri kamu " kata mama kania panjang lebar yang mengingatkan tentang kondisi tubuh kania saat ini.
__ADS_1
" iya mamcki, kalau begitu sudah duluh yah karna kania sedang konsultasi dengan dosen terkait skripsi aku " kata kania yang ingin mengakhiri telpon itu karna dia tidak mau kevin sampai mendengar apa yang sedang dia bicarakan dengan mamanya sebelum dia sendiri yang cerita tentang keluarganya.
" baiklah sayang, dadah mamcki dan yang lainya menantikan kepulanganmu di sini " kata mama kania sebelum telpon berakhir dengan kania yang mematikannya.