
" Tidak, aku mau sekalian olahraga. badanku rasanya pegal - pegal semua karna sudah lama tidak pernah olahraga. " kata kania sambil menuju ke arah lemari untuk mencari setelan baju untuk olahraga pagi.
" tapi aku masih ngantuk sayang, mending kamu temani aku tidur saja sayang daripada pergi olahraga " kata kevin yang tetap mau di temani tidur oleh kania karna kevin tidak bisa tidur jika kania tidak ada di sampingnya.
...****************...
" sayang mau minum Tidak? " tanya kevin setelah mereka selesai lari keliling taman di depan vila, yah setelah perdebatan panjang antara pergi olahraga atau kembali tidur di kamar mereka. Kevinpun menyerah dan menerima saran dari kania yang ingin mereka berdua pergi lari pagi mengelilingi taman di depan vila.
" hah huf iya mau " kata kania menjawab pertanyaan kevin dengan nafas tersengal - segal karna seperti awal dia bilang jika kania telah terlalu lama tidak olah raga sehingga dia butuh untuk menyesuaikan kembali lagi.
" ok, ayo kita masuk sayang " kata kevin sambil mengulurkan tangannya kepada kania agar dia bisa membantu kania untuk bangung dari duduknya.
" huh aku tunggu di sini saja " kata kania yang menolak untuk menerima ajakan kevin.
" No sayang, aku tidak mau meninggalkan kamu sendiri di sini " kata kevin yang tidak mau meninggalkan kania sendiri di taman itu.
" lah kenapa gitu? " tanya kania yang bingung dengan apa yang di katakan kevin.
" aku takutnya nanti ada orang jahat dan kamu kenapa - napa, jadi ayo sayang kita masuk. Aku akan ambilkan minum dan kamu tunggu di meja makan saja " kata kevin yang menjelaskan kepada kania kenapa dia tidak mau meninggalkan kania sendiri di taman depan vila itu.
" tapi kan di sini aman, lihat tuh para anak buah kamu ada di segala arah menjaga vila ini " kata kania sambil menunjuk di depan gerbang bila yang di penuhi dengan anak buah kevin untuk menjaga vila itu.
" tapi kan sayang, belum tentu di rumah sendiri aman, jadi mending kamu ikut aku yah " kata kevin lagi yang kekeh ingin mengajak kani masuk ke dalam vila.
" huf... baiklah, ayo kita masuk " kata kania yang mengalah dan lekas meraih tangan kevin yang masi setia menunggu kania untuk menggenggam tangannya dan merekapun lekas berjalan masuk ke dalam vila.
" ini sayang " kata kevin setelah dia mengambilkan minum di kulkas karna kania ingin meminum air dingin.
__ADS_1
" makasih " kata kania setelah menerima gelas yang di berikan oleh kevin kepadanya.
" oh iyah, kita di sini akan berapa lama? " tanya kania setelah dia meneguk habis air dingin yang ada di dalam gelas.
" memangnya kenapa sayang? kamu tidak betah di sini? atau kamu mau ke negara lain? " tanya kevin kepada kania yang tidak berpikiran negatif saat kania bertanya seperti itu dan itu membuat kania legah sekaligus heran dengan respon dari kevin.
" No bukan itu, tapi.... " kata kania yang memotong perkatà annya dan mengaruk belakan kepalanya yang tidak gatal karna dia bingung bagaimana dia akan mengatakan kepada kevin.
" tapi? " tanya kevin saat kania tidak juga menyelesaikan perkataannya.
" tapi... aku harus kembali kuliah dan sebenarnya saat pertama kali kita ketemu itu aku sedang mengerjakan tugas kuliah ku tapi di ganggu sama kalian semua " kata kania panjang lebar sambil memanyungkan bibirnya yang sedikit kesal saat mengingat soal kejadian pertama kali mereka ketemu.
Kevin yang mendengarnya menjadi lucu dan gemes dengan tingkat kania saat memprotes kepadanya.
" Astaga sayang, kamu lucu sekali " kata kevin sambil mencubit kedua pipinya karna saking gemesnya kepada kania.
" hhhhh yah kan kamu bikin aku gemes sayang Jadi maaf jika aku secara spontan mencubit kedua pipi kamu yang tumbeng ini " kata kevin sambil meraih kedua pipi kania lagi.
" ih sudah, aku lagi serius ini " kata kania sambil kembali menepis kedua tangan kevin yang masi memegang kedua pipinya.
" ok ok, jadi kamu maunya bagaimana sayang? " tanya kevin kepada kania sambil memindahkan kania dari kursi yang di duduki-nya ke pangkuanya.
" huf aku hanya punya waktu satu bulan untuk menyelesaikan tugasku dan kini sudah dua minggu berlalu dan aku belum menyelesaikannya " kata kania sambil menundukkan kepalanya yang frustasi dengan kenyataan itu.
" hmm, bagaimana jika aku membantu kamu untuk mengerjakan tugasmu sayang? " kata kevin yang memberikan solusi kepada kania.
" tapi aku mau mengerjakannya sendiri agar aku bisa mengerti tugas yang aku kerjakan " kata kania yang menolak usulan kevin secara halus.
__ADS_1
" yah kan aku hanya ingin membantu jika kamu ada yang tidak di mengerti sayang bukannya aku akan mengerjakan tugas kamu itu sehingga kamu akan menerima bera saja " kata kevin yang memberi penjelasan maksud dari membantu mengerjakan tugas yang di katakan kevin itu.
" oh iya juga yah " kata kania yang seketika mukanya kembali ceria dengan apa yang di katakan kevin.
" iya sayang, jadi kapan kita akan mengerjakan tugas kamu sayang? " tanya kevin kepada kania sambil mengelus - elus kepala kania dengan tatapan penuh sayangnya.
" bagaimana kalau kita kerjakan sekarang juga? " kata kania yang bersemangat untuk mengerjakan tugasnya.
" baiklah, ayok kita mulai " kata kevin dan kania lekas berdiri dari pangkuan kevin dan merekapun berjalan menuju ke kamar mereka untuk mengambil laptop kania yang ada di kamar.
Sesampainya mereka di kamar kania lekas mengambil laptopnya yang sering dia bawa - bawa kemanapun dia pergi.
" kita mana kerja tugasnya dimana? " tanya kania saat dia telah mengambil laptopnya di dalam tasnya.
" kita kerjakan di ruang kerja aku saja sayang, disana juga ada berbagai macam buku yang siapa tahu bisa membantu tugas kamu sayang " kata kevin sambil menggandeng tangan kania dan mengiring kania untuk ke ruang kerjanya.
" ayo sayang kita kerjakan di sini yah " kata kevin dan kevin pun lekas duduk di sofa yang ada di ruangan itu tetapi kania lebih memilih untuk duduk di bawah dengan di alami karpet berbulu yang begitu lembut.
Kania lekas membuka laptopnya saat dia telah duduk dan lekas menghidupkannya.
" jadi tigas yang kamu mau kerjakan mana sayang? " tanya kevin kepada kania saat kania sedang mengotak atik laptopnya
" tunggu sebentar " kata kania sambil masi mengotak atik laptopnya sampai dia membuka salah satu file yang terdapat makalah skripsi semester akhir.
" jadi maksud tugas itu adalah membuat skripsi? " kata kevin yang bertanya kepada kania saat dia membaca nama file yang di buka kania.
" hehehe iya " kata kania sambil mengilir skripsi itu samapai di akhir dimana terakhir dia mengetik.
__ADS_1