Terlahir Kembali Untuk Bertemu Dia

Terlahir Kembali Untuk Bertemu Dia
BAB 18


__ADS_3

" tunggu sebentar " kata kania sambil masi mengotak atik laptopnya sampai dia membuka salah satu file yang terdapat makalah skripsi semester akhir.


" jadi maksud tugas itu adalah membuat skripsi? " kata kevin yang bertanya kepada kania saat dia membaca nama file yang di buka kania.


" hehehe iya " kata kania sambil mengilir skripsi itu samapai di akhir dimana terakhir dia mengetik.


" memangnya kamu ambil jurusan apa sayang dan sudah semester berapa? " kata kevin yang bertanya kepada kania karna dia belum sempat mencari tahu tentang kania.


" jurusan akuntansi, semester akhir S2 " kata kania sambil terus mengetikkan sesuatu untuk melanjutkan skripsinya.


" hah! tapi bukanya kamu masi umur 21 tahun yah sayang? " kata kevin lagi yang semakin penasaran tentang istri kecilnya itu karna umur mereka yang berbeda cukup baju karna kevin yang berumur 33 tahun sedangkan kania berumur 21 tahun.


" yah begitulah, selama ini aku selalu loncak kelas sehingga aku bisa lulus lebih cepat dari teman - teman aku " kata kania sambil masi fokus mengetik sesuatu yang ada di kepalanya.


" wah ternyata kamu pintar sekali yah sayang " kata kevin sambil mengelus - elus kepala kania yang duduk di bawa.


" hehehe iya dong jelas, istrinya siapa dulu... " kata kania yang membanggakan dirinya tampah mengalihkan pandangannya dari layar laptopnya.


" hhhhh istrinya aku " kata kevin dan merekapun tertawa bersama.


" jadi aku bisa bantu apa sayang? " kata kevin setelah mereka berhenti tertawa.


" untuk sementara sih aman - aman saja, mungkin aku akan minta tolong saat nanti ada yang tidak aku mengerti " kata kania sambil menghadap ke belakan kepada kevin dan tersenyum manis.


" baiklah sayang, aku kan kerjakan beberapa berkas kalau begitu, jika kamu butuh bantuan katakan saja Yah " kata kevin sambil kembali mengelus kepala kania dan sebelum berdiri dari kursinya dia mengecup sebentar kepala kania dan lekas berjalan ke arah meja kerjanya.


Merekapun larud dalam kegiatan mereka masing - masing sampai tidak terasa jika sekarang sudah waktunya makan siang dan bertepatan juga dengan selesainya skripsi kania.


" huf akhirnya selesai juga " kata kania sambil meregangkan otot - otot tangannya yang terasa kaku.


" apakah sudah selesai sayang? " kata kevin yang beranjak dari duduknya dan berjalan ke arah kania.

__ADS_1


" iya sudah, tapi sekarang aku lapar " kata kania sambil mengelus - elus perutnya yang terasa lapar itu.


" baiklah sayang kita ke ruang makan sekarang yah, aku sudah menyuruh orang dapur untuk memassakan makanan kesukaan kamu. " kata kevin sambil menggandeng tangan kania untuk berjalan ke arah ruang makan.


...****************...


" sini sayang aku ambilkan makanan untuk kamu " kata kevin sambil mengambil piring yang ada di depan kania dan langsung mengisinya dengan nasi dan lauk pauk yang ada di meja.


" tapi kan seharusnya aku yang melakukan itu " kata kania yang tidak enak hati saat kevin mengambilkan makanan untuknya.


" tidak sayang, kamu tidak usa melakukan itu karna aku yang ingin mengambilkan makanan untuk kamu " kata kevin yang tidak ingin kania merasa terbebani dengan sikap yang di tunjukkan kevin kepadanya.


" baiklah, tapi biarkan aku mengambilkan makanan untuk kamu juga sebagai kewajiban aku sebagai istri " kata kania sambil berusaha mengambil piring yang ada di depan kevin.


" No sayang, kamu tidak perlu melakukan itu karna itu akan menjadi tugasku sebagai suami. ok " kata kevin yang tidak memperbolehkan kani untuk melayaninya.


Kania yang mendengarnya menjadi bingung dan membuatnya berpikiran negatif dengan apa yang di katakan kevin. Kevin yang melihat kerutan yang ada di dahi kamipun lekas menjitak dahi kania.


" aduh, sakit vin " kata kania sambil mengelus - 3lus keningnya yang di jitak oleh kevin.


" jangan berpikiran yang aneh - aneh sayang, aku hanya tidak ingin kamu kelelahan jika melayani aku di meja makan cukup kamu kelelahan di tempat lain sayang " kata kevin sambil mengedipkan satu matanya saat mengatakan kalimat terakhirnya.


" iss mesum " kata kania yang sebel dan malu dengan perkataan kevin.


" mesum sama istri sendiri tidak apa - apa sayang, tapi kalau mesum sama istri tetangga baru tidak benar " kata kevin yang masi dengan muka gombalnya.


" oh... Jadi kamu mau ngegombalin istri tetangga yah, caba ajah kalau gitu tapi yang di bawa melayang yah " kata kania sambil menampilkan muka marahnya.


" eh jangan sayang, aku tidak akan pernah ngegobal istri tetangga sayang. aku hanya maunya kamu ajah serius deh " kata kevin yang sedikit takut dengan apa yang di katakan kania.


" ih sudah ah vin kita makan dulu yah aku udah lapar banget " kata kania yang sudah tidak tahan dengan kelakuan kevin.

__ADS_1


" iya sayang, ayo kita makan " kata kevin yang bernafas lega karna kania tidak memperpanjang tentang yang mereka bahas tadi.


...****************...


" sayang kamu tidak ingin pergi jalan - jalan? " tanya kevin setelah mereka makan malam mereka saat ini telah berada di ruang keluarga dengan menontong drakor sambil memakan berbagai cemilan yang di ambil kania di kulkas tadi.


" Tidak, aku malas keluar " kata kania sambil terus mengunyah cemilan yang ada di mulutnya tampa melihat ke arah kevin karna dia tengah asik menontong drakor kesukaannya.


" sayang.... " kata kevin yang memanggil kania karna di cuekin sedari tadi gara - gara drakor sehingga dia ingin sekali memàtika tv itu tetapi takut kania marah.


" hmm " dehemam kania sebagai jawaban karna dia sedang fokus dengan drakor itu tampa mempedulikan kevin yang sedang memasang wajah cemberutnya.


" sayang.... apakah filem itu lebih sering daripada mengobrol denganku? " kata kevin yang ingin di perhatikan oleh kania tetapi usahanya gagal karna kania hanya meliriknya sebentar dan kembali fokus kepada drakornya.


" ada apa? " kata kania tampa melihat ke arah kevin.


Kevin yang kesalahan lekas mengangkat kania ke pangkuanya dan langsung memeluk erat pinggan kania sambil menenggelamkan kepalanya di leher kania.


" eh... " pekik kania yang kaget dengan aksi yang di lakukan. Kevin.


" Astaga kamu bikin aku kaget saja, jika aku jantungan terus mati bagaimana? " kata kania yang kesal dengan tingkah laku kevin ya g terus saja mengagetkannya.


" ssst jangan bilang gitu sayang, aku tidak suka " kata kevin yang tidak suka dengan apa yang di katakan kania tadi.


" yah baiklah " kata kania dan kembali fokus kepada drakornya tampa mempedulikan apa yang di lakukan kevin di lehernya.


" sayang...? " kata kevin yang memanggil kania lagi.


" ada apa hmm? " kata kania yang masi fokus dengan drakornya.


" bagaimana menurut kamu tentang baby " tanya kevin yang tiba - tiba kepikiran tentang itu karna dia berpikir bahwa mungkin kania belum siap untuk mengandung karna umurnya yang masi muda dan karirnya yang masi panjang. Tetapi mengingat umurnya yang sudah berkepala tiga membuat dia harus bertanya kepada kania tentang ini karna dia sudah tidak muda lagi.

__ADS_1


__ADS_2