Terlahir Kembali Untuk Bertemu Dia

Terlahir Kembali Untuk Bertemu Dia
BAB 9


__ADS_3

" Aakh Brengsek, gue harus pergi dari sini. Tapi barang - barang gue di ambil sama dia apalagi di tas itu ada pasport buat gue tinggalin ini negara. sial sial sial " kata kania yang marah karna kevin.


" iss malah gue belum pernah nelpon ke rumah lagi " kata kania yang mengingat bahwa dia belum sempat menelfon ke rumah.


" akh au ah gue ngantuk, mending tidur aja dulu besok baru mikirin hidup gue lagi. " kata kania yang sudah pasrah dan berniat untuk tidur dan tidak lama pun kani tertidur karna dia memang gampang tertidur bila ketemu yang empuk - empuk.


Saat tengah malam kevin secara diam - diam memasuki kamarnya sendiri seperti orang yang ketakutan ketahuan. Sampai kevin telah berada di samping tempat tidur dan melihat ke arah kania yang sangat nyenyak tidur tampa terganggu dengan sekitarnya.


" apapun caranya, dan bagaimanapun caranya. Besok kamu harus menjadi milikku, aku tak peduli dengan yang lain tapi ýang ku tahu kamu besok akan kumiliki. " kata kevin yang berkatan seperti orang berbisik di samping kania sambil menampilkan senyum penuh arti saat melihat kania berbalik ke arahnya.


Setelah puas memandangi muka kania kini kevin berjalan menuju ke kamar mandi, setelah menyelesaikan ritual mandinya dan memakai baju tidurnya kini kevin berjalan kembali ke tempat tidur dan langsung berbaring di samping kani secara perlahan agar tidak membangunkan kania.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kania yang terbiasa bangung subuh untuk menunaikan sholat kini terbangun dan menyadari ada sesuatu yang berat di atas perutnya.


" hung apa ini! kenapa berat sekali sih? " kata kania sambil berusaha memindahkannya ke samping agar dia bisa bangung dan saat ini kania belum sadar sepenuhnya dari tidurnya.

__ADS_1


" Huaaaa kenapa kamu disini? " kata kania saat terdata penuh dari tidurnya dan melihat di sampingnya kevin tidur sambil memeluknya dengan erat sehingga kania tidak bisa memindahkan tangan kevin dari perutnya.


" kenapa kamu berisik sekali! memangnya ini sudah jam berapa? kenapa kamu sudah bangung di jam segini? " tanya kevin kepada kania setelah bangun karna terganggu dengan teriakan kania.


" aku tanya kenapa kamu disini? " kata kania yang mengulang pertanyaannya karna tidak di jawab sambil menarik selimut untuk membungkus tubuhnya sampai yang kelihatan hanya kepalanya saja.


" ini kan kamar ku, kalau tidak berada di sini lalu aku harus dimana? " kata kevin yang bertanya balik kepada kania.


" iya, tapi kan kamu sendiri yang menyuruhku untuk tidur di sini. Setidaknya kamu tidur di tempat lain saja. " kata kania yang tidak mau kalah.


Kania yang kehabisan kata - kata menjadi terdiam dan memilih bangkit dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi. Kevin yang melihat itu semua hanya memperhatikan kania sampai kania masuk ke dalam kamar mandi tampa bertanya kepada kania.


cklek


Bunyi pintu kamar mandi yang di buka kani setelah selesai mengambil air whudu dan berjalan keluar menuju kevin yang masi duduk di atas tempat tidur sambil memperhatikan kania.


" kembalikan tasku " kata kania yang meminta tasnya kepada kevin.

__ADS_1


" untuk apa? " tanya kevin


" aku memerlukan sesuatu di situ " jawab kania


" baiklah tapi kamu hanya boleh mengambil make up dan baju - bajumu " kata kevin yang memberi syarat kepada kania.


" ok " jawab kania yang mengiyakan persyaratan kevin karna dia sedang mengejar waktu.


" ayo ikut aku " kata kevin yang langsung turung dari tempat tidur dan berniat untuk menggenggam tangan kania tapi dengan ceoat kania menghindar.


" ada apa? " tanya kevin yang tidak suka dengan tindakan kania saat tidak mau tangannya di sentuh.


" jangan sabtu aku " kata kania yang memperingati kevin untuk tidak menyentuhnya.


" kenapa! apakah sebegitu tidak inginya kamu aku sentuh? " tanya kevin yang semakin tidak suka dengan jawaban kania.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2