Ternyata Teman Kakak Ku Adalah Jodoh Ku

Ternyata Teman Kakak Ku Adalah Jodoh Ku
Musim 11


__ADS_3

Sepulang sekolah Irfan dan miya pun dibuat bingung karena melihat rumah mereka yang sangat ramai dipenuhi warga mereka menerka-nerka sebenarnya apa yang terjadi di rumah mereka perlahan-lahan Irfan dan Mia pun membelah keramaian tersebut dengan sopan Irfan dan Miya pun terkejut melihat Bunda mereka sedang menangis histeris ternyata nenek mereka meninggal dunia Mereka pun berlari mengejar Bunda dan memeluk nenek sambil menangis diantara mereka semua bunda lah yang paling Terpukul karena harus kehilangan seorang ibu sekian lama mereka menangis tak lama datanglah seorang ustad yang menyuruh para warga membantu memandikan mendiang nenek tak lupa setelah memandikan mandi nenek,mereka mengkafani dan mensolati tidak lupa juga teman-teman mereka datang beramai-ramai untuk melihat nenek Setelah semua selesai saatnya mengantar Jenazah nenek ke kuburan untuk dikuburkan sesudah dikuburkan semua warga mendoakan untuk ketenangan nenek dan bubar satu persatu tetapi tidak dengan Bunda Bunda masih di kuburan nenek sambil menangis miya dan Irfan susah payah membujuk bunda untuk pulang ke rumah Sudah beberapa lama Bunda di Bujuk akhirnya Bunda mau pun pulang bersama mereka

__ADS_1


Tidak terasa sebulan sudah nenek meninggal dunia bunda pun sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasa hari ini miya irfan dan Bunda sedang menonton televisi bersama Bunda pun membuka suara dan mengatakan jika bunda harus keluar kota untuk mengerjakan proyek Bunda adalah arsitek gedung selama ini ketika menjaga nenek Bunda selalu mengerjakan pekerjaannya di rumah tetapi Bunda ingin melupakan kesedihan yang berlarut larut ini hanya dengan bekerja Bunda berkata hanya sebulan sampai 2 bulan di kota tersebut Mia dan Irfan pun terdiam sejenak Irfan pun angkat bicara kalau memang mendesak bunda ya mau gimana lagi Bun sedangkan Miya mengeluh Kepada Bunda kenapa selama itu sih Bun Bunda pun menjawab Ya mau gimana namanya jugak pekerjaan nak.

__ADS_1


lalu Bunda pun menenangkannya dan memeluknya,tenang kok bunda akan cari pengurus rumah supaya ada yang mengurus kalian Miya dan Irfan pun kompak menjawab gak usah Bun , Bunda saling melihat mereka berdua karena tumben-tumbennya mereka kompak Ya udah kalau gitu Bunda nggak bisa maksa.

__ADS_1


Kami langsung menuju ke lantai atas di ruang tv di situ sudah terlihat ramai di situ sudah ada Gilang Aldo Nathan dan Zaki sudah ke sekian kalinya miya beradu tatap dengan Gilang mereka duduk bersama-sama sambil mengobrol tiba-tiba Nathan berkata gimana kalau kita beli makanan ide bagus tuh jawab Aldo jadi Aldo memutuskan yang pergi membeli makanan Aldo dan Irfan sedangkan yang beli minuman Nathan dan Zaki mereka semua sepakat tapi hanya Gilang yang diam akhirnya Tanpa basa-basi mereka pun pergi meninggalkan Gilang dan Miya di ruangan TV .

__ADS_1


__ADS_2