Ternyata Teman Kakak Ku Adalah Jodoh Ku

Ternyata Teman Kakak Ku Adalah Jodoh Ku
Musim 08


__ADS_3

Baru jugak keluar gang kompleks mereka berdua di guyur hujan,mau tak mau Gilang haru berhenti di emperan tokoh,sambil menunggu hujan berhenti,untung mereka tidak basah kuyup karena mereka baru keluar gang .ternyata di emperan itu bukan hanya mereka tetapi jugak banyak orang lain yang jugak ikut berteduh.


ternyata hujan sangat deras sudah beberapa menit mereka menunggu hujan berhenti namun nihil .


karena Gilang merasa lapar iya melihat tokoh sekeliling kalau kalu ada Ng jualan makanan,dan betul saja di samping emperan tempat mereka berteduh ada bapak bapak yang jualan nasi goreng keliling,Gilang langsung menarik tangan miya menuju kedai nasi goreng itu.


"pak nasi goreng spesial dua"


"siap den"ucap bapak bapak itu sambil tersenyum


"miya hanya diam membisu tidak bicara apa apa.

__ADS_1


akhirnya pesanan mereka pun datang,karena miya jugak sangat lapar iya pun menghabiskan nasi goreng nya dengan nikmat nya,seiring mereka selesai makan hujan pun berhenti dengan sendiri nya.


mereka berdua langsung melajukan perjalanan pulang.


setelah setengah Jam di perjalanan mereka kembali di guyur hujan,karena tidak ada tempat berteduh terpaksa Gilang tetap melajukan motor nya sambil mencari tempat berteduh,karena Sakin kencang nya Gilang membawa motor,sampai sampai miya memeluk pinggang Gilang dengan erat,Gilang sadar akan hal itu karena Iya merasakan gumpalan daging padat yang menempel pada punggung belakang nya,setelah lama berkendara akhir nya mereka menemukan pos ronda untu kerhenti.miya dan Gilang kali ini benar benar basah kuyup.gilang melihat ke arah miya yang basah kuyu sampai sampai Gilang bisa melihat tengtop miya berwarna hitam Parna transparan akibat miya yg menggunakan seragam sekolah,Gilang langsung membuang pandangan nya dari apa yang iya lihat tadi.karena disini jugak banyak orang Gilang melepas jaket nya dan memakai kan nya ke miya.


karena hari pun sudah hampir malam namun hujan belom berhenti jugak,miya tidak kahwatir bunda nya mencari nya,karena Gilang sudah mengabari bunda nya kalau mereka pulang terlambat akibat terkepung hujan,satu persatu pengendara lain pun pergi menerjang hujan yang sangat lebat,hingga di pos itu hanya tersisah miya dan Gilang.


ntah keberanian dari mana melihat hal itu Gilang reflek mengangkat tubuh miya ke pangkuan nya,lalu memeluk nya.


disitu lagi lagi miya hanya diam ntah kenapa iya jugak merasa nyaman dan sangat menik mati pelukan yang di berikan Gilang kepada nya.

__ADS_1


tiba tiba Gilang tersadar dengan apa yang iya lakukan,melihat yang di peluk hanya diam iyapun bernapas lega .


tangan Gilang pun bergerak mengusap pelan kepala miya jugak pungungnya,


ntah setan apa yang merasuki miya Iyah malah balik bemeluk Gilang dengan erat,iya sangat menikmati sentuhan halu Giang tersebut.


ntah sudah berapa lama mereka seperti itu hingga hujan pun reda.


ketika gilang ingin mengatakan jika hujan telah reda kepana miya, iya mendapati miya tertidur pulas di atas pangkuan nya.iya pun memandangi wajah cantik miya sambil tersenyum.


dan Gilang tidak munafik iya jugak sangat menikmati pelukan ini,apa lagi kedua dada miya menempel sempurna di dada nya,iya baru sekali ini merasakan sensasi seperti ini.gilang jugak laki laki biasa yang jugak bisa khilaf,tetapi sekuat tenaga iya menahan nya,karena iya tau Gadi yang ada di hadapan nya ini tidak mungkin bisa iya miliki

__ADS_1


sekalipun iya sangat mencintai gadis ini.


__ADS_2