
Tak terasa kini tiba hari kelulusan anak kelas 3 semua siswa-siswi amat bergembira menyambut kelulusan mereka tak terkecuali Gilang Irfan dan kawan-kawan lainnya mereka semua amat gembira,
Usai merayakan kelulusan mereka semua Gilang Irfan Nathan Zaki dan juga Aldo melanjutkan perayaan perpisahan mereka ke rumah Gilang tidak lupa mereka juga mengajak Miya Dila Lani Ririn dan juga pacar Aldo yang bernama maya
mereka semua memutuskan untuk BBQ di belakang rmh Gilang,mereka jugak membuat api unggun,sepaha mereka merasakan suasana seperti sedang camping.
"Semua nya bersulang untung kelulusan kita"
"bersulang" jawab mereka kompak.
di tengah tengah acara Irfan melihat Dilla yang beranjak dari duduk nya seperti ingin pergi ke toilet,
melihat hal itu Irfan pun mengikuti Dilla dari belakang.beberapa menit Dilla keluar dari dalam toilet tiba tiba Irfan menghampirin Dilla dan mengatakan ingin mengatakan sesuatu hal yang penting mendengar hal itu dilla pun mendengar kan, tetapi Irfan berkata tidak bisa mengata kan nya di sini,oleh karena itu mereka pun pergi ke arah ruang tamu.
"emang kakak mau ngomong apa kk?"
"jadi gini Dil"
Irfan agak gugup untuk mengatakan nya
"iya ada apa kk, ngomong aja"
"sebenar nya kakak suka sama kamu"(berkeringat dingin)
mendengar penuturan dari Irfan membuat Dilla syok,iya hanya terdiam beberapa detik.
"ISS kakak bercanda nya GK lucu den"elak Dilla
"aku gk bercanda,aku beneran suka sama kamu Dil"
ucap Irfan berusaha meyakini Dilla sambil meraih tangan nya.
"kakak gk bercanda kan"(memastikan(
"gk mungkin aku bercanda kalau tentang perasaan Dilla"
"kamu mau gak menjalin hubungan serius sama aku"
di saat itu Dilla tiba tiba menangis,Irfan jugak jadi bingung kenapa Dilla menangis.
"iya kak iya,aku mau jadi pacar kakak,aku jugak suka sama kakak udah dari lama"
(ucap Dilla sambil menghambur memeluk Irfan)
Irfan mengucap syukur karena cinta nya terbalas,dan hati nya merasa lega karena telah mengungkap kan isi hati nya kepada sang pujaan hati.
setelah melepaskan pelukan Aldo pun menghapus air mata yang ada di pipi Dilla dan menyuruh nya mencuci muka,supaya tidak ada yg bertanya kenapa Dilla menangis.setelah mencuci muka Aldo menyuruh Dilla balik ke acara mereka secara bergantian supaya tidak ada yang mencurigai mereka.
dan beranggapan tidak terjadi apa apa.
__ADS_1
setelah bersenang senang para gadis pun pamit tidur di karena mereka semua sudah mengantuk dan sangat lelah ,luan,mereka semua menginap di rmh Gilang,karena di rumah Gilang pun banyak kamar kosong.
berbeda dari para gadis Ng sudah mengantuk dan ingin tidur ,para pria malah Masi sangat bersemangat,jadi para peria tetap melanjut kan pesta mereka tanpa para gadis.di tengah tengah acara Aldo pergi diam diam ke mobil nya yang terparkir di halaman rumah Gilang,iya membuka mobil nya dan mengambil 4 botol minuman alkohol, lalu memperlihat kan kepada teman teman nya awal nya Gilang dan Irfan tidak setuju kalau mereka meminum Alkohol,tetapi karena Aldo memaksa dan mengatakan kalau ini adalah perpisahan mereka akhir nya Gilang dan Irfan pun terbuai rayuan dari Aldo,mereka pun bersulang sampai menghabiskan semua minuman itu,tetapi Gilang hanya meminum setengah gelas jadi hanya dia lah yang paling sadar di antara pria yg lain,tetapi di sini Irfan lah yang paling banyak minuman dan sampai hampir membuat dia kehilangan kesadaran, karena hari semakin larut semua nya pun berinisiatif untuk bubar dan pergi tidur,tetapi irfan berkata kalau dia Masi ingin duduk di luar sebentar lagi,semua anak anak yang lain pun pergi meninggal kan Irfan sendirian.
di rmh Gilang terdapat enam kamar tidur kamar pertama di uni oleh Gilang dan irfan kamar kedua zaky Aldo dan juga Natan , kamar ketiga miya dan Lola kamar ke empat Dilla dan lani, kamar ke lima Maya dan Ririn dan sedang kan kamar ke enam di biar kan kosong, bibik yang mengasuh Lola tidak tinggal di rmh ini karena iya pulang ke rumah. nya sendiri.
karena Irfan tidak kunjung masuk kamar Gilang memutus kan ke kamar miya dan Lola,
Gilang membuka pintu kamar itu dengan pelan pelan,Gilang masuk kedalam kamar dengan keadaan lampu yang remang remang,
iya langsung merebahkan badan nya di kasur dan memeluk miya yang tidur membelakangi nya Gilang menyukai wangi yang ada pada badan miya iya pun mencium punggung miya,
karena miya merasa terganggu akhir nya iya membuka mata dan membalikan badan menghadap ke arah Gilang
"geli tauh" ucap miya pura pura cemberut dan memonyong kan bibir nya seperti anak kecil
"iya aku mintak maaf sayang ku" ucap Gilang dan langsung mengecup 6i6ir miya karena merasa gemas melihat itu ,mereka pun saling ******* satu sama lain.
di sisi lain Irfan yang sendirian di halaman belakang pun di hampir oleh Dilla ,Dilla tidak bisa tidur dan tidak sengaja melihat Irfan yang sedang sendirian iya pun berinisuatif untuk menghampiri irfan
"lagi ngapain kak"
"lagi ngerokok ni"
"ouu"
karena Dila baru pertama kali nya merasa kan ini iya pun menikmati dan membalas ciuman Irfan,
Irfan pun merasa senang dan langsung menggendong Dilla ke dalam rumah Dilla tidak sadar kalau dia kini sedang di gendong oleh Irfan Sakin menikmati nya,
sesampai nya di dalam rumah Irfan pun meniduri Dilla di ruang tamu dan masih tetap ******* bibir Dilla.
sedang kan di kamar Lola, Lola bergerak seperti ingin bangun dari tidur,Gilang dan miya pun mematung melihat Lola menggeliat dan tidur kembali,
Gilang langsung menarik miya ke atas badan nya,dan kini posisi mereka ,Gilang tidur sedang kan Miya duduk di atas perut Gilang.
"kak aku kan jadi malu".
jangan malu gapapa kok
mending kakak pergi tidur de sebelum ada yang tau kalau kita di sini.
iya iya de tapi kamu harus membuat kakak senang dulu baru kakak pergi tidur,
mendengar hal itu miya berpikir keras bagai mana cara nya iya menyenang kan hati Gilang .
Tampa Gilang sadari miya langsung mencium Gilang dengan cara menindih nya di bawah,mencium dari telinga leher dan dada Gilang ,tak hanya itu miya menggesek kan milik nya ke milik Gilang, suara Gilang memberat akibat apa yang di lakukan oleh miya,miya tersenyum melihat Gilang yang seperti menahan sesuatu yang ada di dalam diri nya,
"udah udah oke aku pergi tidur sekarang"
__ADS_1
ucap Gilang dan berusaha menurun kan Miya dari atas nya,miya tersenyum kemenangan,tetapi iya tidak mau beranjak dari atas tubuh Gilang,menurut nya sangat seru melihat ekspresi wajah Gilang saat ini,
miya pun menarik tangan Gilang untuk masuk ke balik bajunya,dengan bercanda.
namun Gilang langsung membalikan posisi mereka sekarang yang mana Gilang lah yang di atas saat ini,
"jangan suka memancing singa yg tertidur sayang"
ucap Gilang berat di telinga miya,
miya pun bermaksud ingin menyudahi akting nya dan berusaha mendorong tubuh Gilang supaya menjauh,
namun tangan Gilang malah menyusup masuk kedalam baju miya dan mengelus kedua gunung kembar nya secara bergantian,
"kakkkk " ucap miya
"sebentar aja sayang janji" sambil tersenyum nakal
mata miya terpejam menikmati sensasi baru itu dan sepersekian detik nya melotot melihat ke Gilang karena kali ini Gilang tak hanya mengelus tetapi jugak meremas nya dengan kuat,akibat nya miya mendesah panjang akibat tidak bisa menahan suara nya, karena kali ini Gilang yang merasa menang iya pun mencium pipi miya dan beranjak keluar untuk menuju kamar nya,
ketika ingin menuju kamar nya Gilang mendengar suara sesek orang dan dia pun mencari asal suara itu,dan Gilang terkejut melihat Irfan dan Dilla sedang berciuman di ruang tamu nya,karena Gilang berpikir itu hanya ciuman seperti iya dan Miya Gilang pun pergi dengan diam diam supaya tidak mengganggu mereka berdua,Gilang pun langsung ke kamar dan merebah kan badan nya untuk menuju alam mimpi.
tetapi tidak seperti yang Gilang pikirkan ,setelah kepergian Gilang Irfan malah menggendong Dilla ke kamar yang kosong dan melanjut kan ya disitu,ntah setan dari mana karena mereka sangat asik sampai sampai mereka melewati larangan berhubungan Bandan setelah mereka puas mereka pun tidur sambil saling berpelukan.
pagi hari pun tiba ,miya dan Lola telah berada di dapur untuk memasak ,miya telah memandikan Lola dan kini ingin memasak untuk Lola.
kini jam menunjukan pukul 11.45 dan para penghuni rumah ini baru bangun yaitu Natan Aldi zaky lani Maya dan juga Ririn pamit pergi plng ke rumah mereka Masing masing.
karena Gilang tak kunjung bangun miya dan Lola pun membangun kan Gilang untuk sarapan bersama ,ketika akan serapan.
miya bertanya kak nampak kak Irfan gak kan kak Irfan tidur sama kakak,kok gak ada di kamar kakak.
Gilang pun teringat dengan apa yg iya lihat semalam,
"seharusnya si iya Irfan tidur sama kakak sayang tapi Irfan nggak masuk ke kamar dari memalam.
miya dan Gilang pun pergi menelusuri satu demi satu ruangan yang ada di rumah Gilang tapi mereka sama sama tidak menemui Irfan,
lalu Gilang pun berkata
"kayak nya ada satu ruangan lagi de sayang yg belum kita periksa,
Gilang pun langsung berjalan ke arah kamar belakang dan di ikuti oleh miya yang ada di belakang Gilang,
Gilang langsung membuka pintu kamar itu dan betapa terkejut nya mereka melihat Irfan dan Dilla tanpa berpakaian di atas kasur,miya pun membangun kan Irfan,
KAK BANGUN !!
KAK IRFAN APA YANG KAKAK LAKUIN !!
__ADS_1