Ternyata Teman Kakak Ku Adalah Jodoh Ku

Ternyata Teman Kakak Ku Adalah Jodoh Ku
Musim 09


__ADS_3

Setelah sampai di rumah Mia disambut oleh bunda di depan pintu rumahnya langsung menyuruh Mia untuk mengeringkan badannya terlebih dahulu dengan handuk yang Bunda bawa dari dalam rumah Bunda juga memanggil gilang Untuk singgah di rumahnya Sekalian makan malam bersama tapi Gilang menolak karena ada urusan yang harus dia kerjakan


Setelah pamit kepada Bunda ia langsung melajukan motonya menuju rumahnya .


setelah mengeringkan badannya Mia langsung mandi air hangat yang telah disiapkan oleh Bunda dan Iya mengganti pakaiannya langsung menuju dapur untuk mengisi perutnya kembali Di sana ia menemukan kakaknya yang sudah membaik seperti hari Biasanya iya sangat senang karena bisa melihat senyuman kakaknya kembali

__ADS_1


setelah rutinitas makannya selesai ia langsung pamit ke Bundanya untuk menuju kamar karena ia sangat merasa lelah hari ini Bunda pun mengerti dan membiarkan Miya beristirahat terlebih dahulu Setibanya di kamar Mia terbayang apa yang telah ia lakukan bersama Gilang di pos ronda tadi Iya bingung merasa bahagia atau merasa takut karena di satu sisi Iya bahagia karena dia bisa dekat dengan orang yang ia cintai sedangkan di sisi lain ia takut kakaknya mengetahui itu karena ia menyukai teman Kakaknya sendiri pusing dengan pemikirannya sendiri Mia pun memutuskan untuk membaca novelnya larut dalam novel yang ia baca Ia pun tertidur pulas


Di Sisi belahan bumi lainnya hal yang sama pun terjadi kepada seorang laki-laki yaitu Gilang iya Tengah terduduk di kamarnya Iya merutuki apa yang ia lakukan kepada adik temannya sendiri Iya tidak bisa menahan rasa sukanya terhadap adik temannya dia bingung harus melakukan apa antara harus tetap mencintai atau jujur kepada temannya iya ingin jujur kepada Irfan bahwa ia sangat menyukai adik Irfan tetapi disisi lain ia sangat segan terhadap Irfan karena Irfan sudah menganggapnya seperti keluarga sendiri juga bundanya di buat bingung oleh pemikirannya sendiri Gilang tidak bisa berpikir dengan jernih


Baru kali ini Gilang merasa apa itu cinta Gilang tidak pernah merasa seperti ini sebelumnya terhadap wanita manapun Entah kenapa ketika melihat miya dia seperti hilang kendali

__ADS_1


Karena tidak ingin terus-menerus kalut dengan pikirannya Ia memutuskan untuk menemui adiknya yang ada di sebelah kamar nya, Gilang memiliki seorang adik perempuan yang bernama Lola Iya sangat menyayangi adiknya itu Gilang adalah anak piatu ia kehilangan ibunya saat ibunya melahirkan adiknya dan saat ini Ayahnya menikah dengan perempuan lain meninggalkan ia dan adiknya Iya bertahan hidup selama ini hanya dengan harta yang ditinggalkan ibunya Iya hanya memiliki keluarga yaitu adik satu-satunya Karena itulah Kenapa sikap Gilang terkesan dingin


Di rumah ketika Gilang pergi bersekolah yang mengurus adiknya di rumah adalah Bibi Siti, bibit Siti telah bekerja dengan ibunya sebelum Gilang lahir dan sampai hari ini Bibi Siti Masih bekerja di sini karena mengingat jasa-jasa mendiang ibu Gilang sebenarnya Gilang adalah anak yang periang Tetapi setelah ayahnya Meninggalkannya dan adiknya berdua saat itulah senyumannya mulai hilang


Gilang yang seorang pelajar harus menggantikan peran ayah dan ibunya untuk adik tercintanya karena itu gilang sangat dewasa dibandingkan anak seumurannya karena ia telah memikirkan harapkan adiknya walaupun iya memiliki harta yang ditinggalkan ibunya untuk ia dan adiknya ia tidak bisa selalu mengandalkan harta itu jika tidak dikelola harta itu akan habis dengan sendirinya oleh karena itu iya memiliki beberapa saham di beberapa perusahaan yang iya mengerti contohnya di bagian motor komputer mobil karena hanya bermain saham sebab Karena itulah ia bisa mengerjakan pekerjaannya melalui rumah Iya hanya perlu memantau sahamnya setiap hari Gilang tidak memiliki kerabat ataupun sanak saudara iya mendengar dari cerita Bibi Siti bahwa orang tuanya menikah bisa dikatakan dengan kawin lari oleh karena itu tidak ada satupun saudara yang menganggap Iya dan adiknya ada walaupun saat kematian ibunya pun satu pun sanak saudara dari ibunya ataupun dari ayahnya tidak satupun yang datang mengunjungi pemakaman ibunya.

__ADS_1


__ADS_2