Terpaksa Menikah Suami Sahabatku

Terpaksa Menikah Suami Sahabatku
Masa SMA


__ADS_3

Tiara terduduk lemas di sudut ruangan nya dia memeluk lututnya dan menyembunyikan wajahnya di sana. Tiara masih saja menangis mengingat kejadian beberapa jam yang lalu.


Tiara mendongak. "itu adalah operasi pertama ku disini" gumam Tiara dan kembali menyembunyikan wajahnya.


memang benar, ini adalah hari pertamanya bekerja di rumah sakit ini namun langsung mengalami pengalaman buruk.


seketika ingatan Tiara terlempar ke masa-masa SMA nya bersama Leo dan Clara.


8 tahun yang lalu


pagi yang cerah namun tidak secerah hati seorang remaja SMA yang sekarang sedang berjalan menelusuri koridor sepi menuju kelasnya, dia adalah Tiara.


sudah jam 09:00 namun Tiara baru saja sampai di sekolah yang artinya dia sudah terlambat hampir 2 jam.


sepanjang perjalanan Tiara terus berkomat-kamit berdoa agar kelasnya free dan belum ada guru di dalamnya. namun, sepertinya Dewi keberuntungan tidak berpihak kepadanya.


Tiara meneguk ludahnya gugup setelah melihat guru matematika yang terkenal kekejamannya seantero sekolah sudah duduk manis di bangku guru dan sedang menjelaskan pelajaran.


"astaga, Bu Ani udah masuk lagi" beo Tiara takut. "apa aku bolos aja yah? daripada kena semprot Bu Ani" ide licik itu langsung terlintas di otak Tiara.


Tiara berjalan mundur untuk pergi dari depan kelasnya menuju rooftop untuk bolos. sebenarnya Tiara bukan orang yang nakal-nakal banget, namun dirinya kadang-kadang bolos pelajaran.


Tiara memutar tubuhnya namun


brak


karena tidak memperhatikan sekitar, Tiara malah menubruk seseorang dan malah terjatuh kelantai.


"sshhhh"


 desis Tiara memegang pantat nya yang sakit akibat terbentur keras ke lantai. Tiara mendongak dengan wajah kesal melihat siapa yang dia tabrak.


"mampus gue"


umpatan-umpatan yang ingin Tiara keluarkan dari mulutnya langsung dia telan setelah melihat wajah datar di depannya.


"mau lari kemana Lo?" tanya Leo datar.


yah itu adalah Leo, ketua OSIS Victorious School yang di segani oleh seantero sekolah, selain itu Leo juga terkenal dengan ketampanan dan kepintaran yang cowo itu miliki. namun Leo adalah cowo datar dan dingin.


"ah itu......" Tiara cengengesan mencari alasan yang tepat untuk lepas dari cowo dingin di depannya itu. Tiara menggaruk tengkuknya yang tidak gatal dan menatap Leo takut-takut.


"siapa yang di depan sana?"

__ADS_1


Tiara melotot mendengar suara ibu Ani dari kelasnya.


"mampus gue kalo ketauan" gumam Tiara panik.


mendengar suara derap langkah, Tiara memutar otaknya untuk mencari cara lari dari Leo dan Bu Ani. tanpa pikir panjang, Tiara bangkit dan langsung menarik tangan Leo untuk menjauh dari kelas tersebut.


Tiara berlari dengan menarik tangan Leo, namun cowo itu hanya diam mengikuti langkah Tiara.


di rasa sudah jauh, Tiara mengentikan langkahnya dan menatap ke belakang melihat situasi. sekarang Tiara dan Leo berada di belakang sekolah.


dirasa aman, Tiara menatap Leo yang juga menatapnya datar. Tiara yang sadar masih memegang tangan Leo dengan cepat langsung melepaskan genggamannya.


"sorry, gue panik tadi" ucap Tiara.


"Lo tau apa yang lo perbuat?" tanya Leo dengan bersekap dada dan bersandar ke dinding. " Lo tau kan kalo ini bukan pelanggaran pertama" lanjut Leo.


"Iyah gue tau, tapi bisa gak sih kalo Lo berhenti urusin hidup gue" tanya Tiara kesal.


bukan tanpa alasan Tiara mengucapkan kata-katanya, memang benar Leo selalu saja muncul ketika dia membuat masalah atau terkena masalah. Leo seperti hantu yang tiba-tiba muncul di waktu yang tidak tepat, Tiara selalu kena hukum, ketika dia bisa lari tapi karena Leo selalu mengawasi nya dan dia tidak bisa lari.


"Lo ternyata percaya diri banget yah" ucap Leo dan sekarang tangannya sudah berada di saku celananya.


Tiara diam dan mendatarkan ekspresinya, walaupun terkenal dingin Leo adalah tipe orang yang memiliki lidah tajam.


"kalian ngapain disini?"


"Clara?"


dia adalah Clara sahabat Tiara, gadis itu langsung tersenyum manis dan melambaikan tangannya kepada Tiara.


"kalian berdua ngapain di sini?" tanya Clara lagi.


"eeeee itu, kita lagi bahas kamu Ra"


"serius? ngapain kalian bahas aku?" tanya Clara cukup terkejut.


Leo menatap tajam ke arah Tiara membuat gadis itu takut.


"nanti kita bahas yah Ra, sekarang kita ke kelas dulu" ucap Tiara dan langsung menarik tangan Clara meninggalkan Leo.


Leo tersenyum tipis setelah melihat kedua gadis itu pergi, entah apa yang di pikirkan oleh Leo.


...***...

__ADS_1


keesokan harinya Tiara juga telat namun hanya beberapa menit saja tapi dirinya sudah tidak bisa masuk ke sekolah dan sekarang Tiara hanya berdiri di depan pagar sampai di berikan ijin masuk.


Tiara menghela nafas lelah, bukan tanpa alasan dirinya terlambat namun dia hanyalah orang dari kalangan bawah dan juga dia harus menjaga bundanya yang sudah sakit-sakitan. jadi apa-apa dia harus sendiri dan harus mandiri.


"kenapa kamu selalu terlambat Tiara?"


Tiara yang tadi melamun langsung tersadar dan menghadap guru BK nya.


"saya sudah bosan melihat muka mu Tiara, tiap hari selalu saja membuat masalah" ucap guru botak dengan perut buncit dan kumis tebal namanya pak Dodi.


"saya juga bosan liat bapa"


"apa kamu bilang? yang sopan kamu sama saya"


Tiara menghela nafas malas melihat gurunya itu.


"HEH! Leo sini kamu!" teriak pak Dodi ketika melihat Leo yang sedang melintas.


"ck, ngapain sih manggil tuh cowo" gerutu Tiara kesal.


Leo mengehentikan langkahnya dan menatap ke arah pak Dodi yang melambaikan tangannya kepadanya. dengan berat, Leo melangkahkan kakinya mendekat ke arah pak Dodi.


"ada apa pak?" tanya Leo setelah sampai di sana, dia melirik ke arah Tiara yang membuang muka.


"saya sudah lelah melihat anak ini selalu bermasalah jadi saya minta kamu yang menghukum dia, mungkin itu akan membuat dia jera."


Tiara menatap jengkel ke arah pak Dodi yang hanya dibalas acuh oleh pria botak itu.


"siap pak" ucap Leo.


"apa kamu keberatan Tiara? atau saya suruh kepala sekolah yang menghukum kamu?" ancam pak Dodi.


"ck saya tidak melawan loh pak"


"ya sudah saya pergi dulu"


setelah kepergian pak Dodi, Tiara menatap Leo yang juga menatapnya datar.


"bisa gak sih Lo lepasin gue kali ini?" mohon Tiara, sebenarnya hari ini kelasnya ada ulangan fisika dan Tiara harus ikut ulangan tersebut.


"gue gak sebaik itu"


Tiara menarik nafas dan menutup matanya lelah.

__ADS_1


"gue minta tolong banget sama Lo Leo, hari ini kelas gue ulangan fisika dan gue harus ikut"


"gue gak peduli, siapa suruh Lo terlambat lagi?" ucap Leo acuh.


__ADS_2