Terpaksa Menikahi Sang MAFIA

Terpaksa Menikahi Sang MAFIA
hebat


__ADS_3

Saat pulang sekolah Rere seperti biasa nya langsung ke group the B dan memakai pakaian yang dibawa oleh sopir nya itu mang idin. Saat disana dia sudah memakai jas untuk rapat, dan dia langsung menemui tuan besar itu.


" Halo selamat siang tuan besar, apa kabar anda hari ini " sapa Rere


" Owh kau ya Veve, saya baik baik saja kok hari ini " jawab tuan besar itu


" Owh syukur lah kalo begitu " kata Rere


" Bagaimana dengan dirimu, apakah sudah siap untuk rapat hari ini Veve. Dan oh ya dalam waktu 1 bulan pun saya harap kamu bisa memajukan perusahaan ini dengan cepat dan banyak dapat keuntungan nya " kata tuan besar


" Saya akan mengusahakan nya tuan besar, saya juga harap begitu " kata Rere


" Baiklah kau mau saya antar kemana dulu Veve " kata tuan besar itu


" Saya akan ke Perusahaan alat alat tempur dulu, dan setelah itu saya akan pergi ke perusahaan senjata tempur, dan terakhir saya akan ke Perusahaan kendaraan tempur " kata Rere tegas


" Wah, saya suka dengan sikap mu yang tegas itu. Seperti nya kau sudah ada rencana ya " kata tuan besar itu


" Iya, saya sudah ada skenario pekerjaan saya untuk nanti, dana apa aja yang akan saya ubah untuk itu, saya akan mengadakan rapat langsung setelah saya ke lapangan langsung untuk melihat pekerjaan mereka " kata Rere


" Oke baik saya akan mengikutimu dan menilai pekerjaanmu " kata tuan besar


" Baiklah, tuan besar " kata Rere


Setelah sampai disana tuan besar memperkenalkan Veve secara langsung melalui mikrofon, dan akan mengadakan rapat 5 menit lagi. Dan Rere sedang menyiapkan berkas berkas nya. Dia pun segera pergi ke ruang rapat.


" Halo semuanya selamat siang, saya MIVHELACHIA CLAVERELYN atau veve, dan sekarang ini saya ada beberapa hal yang ingin saya ubah. Bagaimana ada yang keberatan " kata rere tegas


" Tidak " jawab semua nya


" Nah disini, saya lihat hanya ada 1 warna dalam pembuatan alat tempur, seperti jas nya dan sepatu nya juga segala nya, disini hanya ada 1 warna yaitu warna hitam, dan itu tidak efektif untuk bertempur, kita akan merubahnya dengan warna alam, seperti warna hijau, bagaimana ada yang punya ide lagi yang lain, ada yang keberatan " kata rere

__ADS_1


Dan ada satu laki laki yang mengangkat tangannya tinggi kearah Rere


" Baik, kamu silahkan berbicara " kata Rere dengan tegas dan wajah serius


" maaf nona, Saya rasa akan bagus jika diberi warna loreng loreng, agar terlihat lebih efektif " kata laki laki itu


" Saya terima itu, dan saya setuju. Siapa nama mu " tanya Rere


" Saya Zyan nona " kata dia lagi


" Oke, kau yang saya percaya kan untuk menjadi mandor dalam perubahan warna untuk alat alat tempur ini. Bagaimana kau Setuju Zyan " kata Rere


" Siap nona, saya bersedia " jawab Zyan


" Dan disini saya lihat, kurang efektif dalam jas nya, saya ada sketsa disini. Dan disini ada sebuah tali pinggang yang akan disambung pada jas itu, di tali pinggang itu akan ada membawa beberapa senjata yang mungkin akan berharga nantinya seperti tali tambang panjang, dan ketapel untuk jaga jaga, bagaimana ada yang lain, yang ingin bicara lagi " kata Rere


" Saya ingin bicara nona " kata seorang cewek berambut pirang


" Ya silahkan " kata Rere menjawab


" Oke, kita akan upayakan , jadi begini ya jadi nya. " Kata Rere menggambar di sebuah kertas


" Iya nona, itu yang saya maksud " kata ia


" Lalu, siapa nama mu. " Kata Rere


" Nama Saya Ani nona " kata nya


" Baiklah Ani, kau akan menjadi penanggung jawab dalam pembuatan alat pinggang ini. Bagaimana semua nya mengerti, apa ada yang keberatan " kata Rere


" Tidak, semuanya mengerti " kata semua anggota serempak

__ADS_1


" Oke, baiklah. Saya ingin 10 menit lagi, sudah membuat contoh benda yang saya gambar disini, mulai dari semua jas, sepatu dan tas warna loreng loreng alam oleh Zyan yang akan menjadi penanggung jawab dalam perubahan warna untuk alat alat tempur ini. Dan Ani yang akan menjadi penanggung jawab dalam pembuatan tali pinggang untuk jas nya. Bagaimana, semua " kata Rere


" Baik, nona " kata semua


" Oke, sekarang kalian bisa bubar. Dan cepat kerjakan " kata Rere.


" Oke, siap nona " kata semuanya


Dan semuanya pun bubar dari ruang rapat, dan menundukkan kepala kepada Rere dan langsung ke mesin pembuatan, dan Rere kembali ke ruang tuan besar


" Hei Veve, kau sudah selesai ya Rapat pertama mu " kata tuan besar


" Iya tuan besar, saya sudah selesai untuk rapat pertama saya disini " jawab Rere


" Saya dari tadi mengawasi mu dari cctv, dan ide mu luar biasa sekali. Kau juga memimpin rapat pertama mu dengan cepat dan hebat, juga sangat tegas dan punya rasa penanggung jawab, tapi ada satu yang kurang dari dirimu pas rapat tadi ya " kata tuan besar


" Terima kasih atas pujiannya tuan besar. Dan apa yang salah dari saya " kata Rere


" Owh Veve, kau orang yang sopan dan ramah diluar jam pekerjaan, dan saat tidak ada tugas. Tapi tadi kau kurang ramah kepada anggota lain, dan kau terlalu serius untuk mencapai skenario pekerjaan mu itu " kata tuan besar


" Maaf sebelumnya tuan besar, saya tidak bisa diajak bercanda saat ada tugas penting seperti ini. Dan terima kasih untuk saran anda, saya akan mencoba untuk lebih ramah lagi ke pada anggota lain nanti " kata Rere.


" Oke, baiklah. Sekarang kau mau apa dan bagaimana " kata tuan besar


" Sebentar lagi saya melihat contoh pembuatan alat alat tempur yang sudah saya ubah Dan setelah itu kita pergi ke perusahaan senjata tempur " kata Rere


" Oke saya akan tunggu" kata tuan besar.


" Terima kasih tuan, saya juga akan menunjukkan hasil alat tempur yang sudah diubah kepada anda setelah semua nya selesai " kata Rere


" Saya akan disini, dan menunggu dirimu, sampai selesai " kata tuan besar

__ADS_1


" Baik tuan besar, terima kasih. Dan saya akan pergi dulu, sampai jumpa sebentar lagi tuan besar " kata Rere


" Iya, berjuang lah Veve " kata tuan besar.


__ADS_2