
Saat pulang sekolah, seperti biasa Rere sudah dijemput oleh mang idin sopir nya itu. Dan raut wajah mang idin tu, seperti mau mengatakan sesuai tapi dia sedikit takut untuk memulai percakapan nya itu dengan Rere. Rere pun memulai percakapan nya
" Mang idin, kenapa. Kok wajah nya begitu sih ? Emang ada apa sih. Eh btw baju nya dibawa kan " kata Rere
" Uhh, gimana ya nona. Saya gak boleh bawa baju yang nona pilih " kata nya
" Eh kenapa emang nya mang " kata Rere
" Saya gak dibolehin oleh tuan besar, saya harus meminta nona untuk memakai baju yang disiapkan oleh tuan besar khusus untuk anda nona " kata mang idin
" Eh begitu ya, tapi kenapa ? Kok tumben sih tuan besar begitu " kata Rere heran
" Sebenarnya nona, ada hal penting yang akan dibicarakan oleh tuan besar, dan juga orang tua anda juga sudah dijemput oleh tuan besar sendiri " kata mang idin
" Eh kok gitu sih, tapi apa yang akan dibicarakan oleh tuan besar mang idin. Apa itu beneran hal yang Sangat penting ya sampai tuan besar juga menjemput sendiri orang tua saya " kata Rere
" Iya, itu penting banget nona. Katanya menyangkut masa depan anda nanti dan selamanya nona " kata mang idin
__ADS_1
" Emang apa yang ingin dibicarakan oleh tuan besar mang idin " tanya Rere
" Aduuhh, maaf nona tapi saya tidak tau sama sekali kalo soal itu. Yang saya tau hal itu penting buat anda " kata nya
" Owh begitu ya, oke deh " jawab Rere
Sesampainya di kantor, dia langsung memakai baju blezer yang sangat anggun tapi masih terlihat bad girl, dan dia sempat melihat ke ruangannya dulu. Dan banyak banget barang disana, barang yang dia minta kirim oleh para perusahaan tempur yang sudah dia ubah kemarin, dan saat dia ke ruang tuan besar sudah ada orang tua nya disana
" Hei ma, hei Pi kalian ada disini sudah lama ya " kata Rere
" Eh enggak kok sayang, belum lama juga kok kami disini " kata mama
" Veve, saya ada hal yang sangat penting soal masa depan mu " kata tuan besar
" Ada apa tuan besar " kata Rere
" Sebelumnya kau silahkan duduk dengan nyaman dan tenang " kata tuan besar
__ADS_1
" Owh, makasih tuan besar " kata Rere
" Veve, kau tau kan siapa yang menerima semua tentang pekerjaan mu, tugas mu dan tentang hutang mu " kata tuan besar
" Iya saya tau tuan, anda yang telah menerima saya disini " kata Rere
" Apakah kau tau, siapa pemilik grup the B ini yang sebenarnya " kata tuan besar
" Ummm, anak anda tuan. Presdir dari group the B ini " kata Rere
" Dan kau tau kan bahwa dia saat itu ada di luar negeri untuk pekerjaan nya. Dan dia gak tau soal kau " kata tuan besar
" Eh iya tuan, ini sebenarnya ada apa sih tuan besar. Saya sangat bingung, sampai orang tua ku juga datang ke sini. Ini sebenarnya tentang apa ya tuan besar. Saya sangat bingung dengan semua ini, anda menyuruh saya untuk pakai pakaian anda, apakah anda bisa langsung terus terang tanpa ada nya basa basi disini tuan besar, saya sangat ingin tau, karena bukankah ini tentang masa depan saya, ada apa ini tuan besar, kenapa tidak langsung bilang saja kepada saya. Tapi maaf tuan besar saya sudah lancang dengan berbicara tegas dan terlalu emosional, tapi saya ingin cepat tau tentang apa yang ingin tuan besar bicarakan kepada saya, dan saya ingin anda langsung ke inti nya saja ya tuan tidak ada lagi basa basi disini, dan sekali lagi saya minta maaf " kata Rere
" Iya, saya juga minta maaf kepada mu Veve, saya takut kau akan marah jadi saya ada sedikit basa basi disini. Tapi saya hargai sikap mu, siapa yang tidak mau lihat masa depan nya cerah ? Aku tau gimana perasaan mu sekarang. Saya juga tau kau pasti sangat penasaran hal ini. Saya sebelumnya minta maaf karena hal ini, karena saya. Masa depanmu jadi ada dua pilihan saja. Dan saya akan memulai percakapan tanpa basa basi Sekarang ini " kata tuan besar
" Makasih tuan besar, dan maaf saya sudah lancang sebelumnya. Jadi apa yang ingin kau bicarakan, dan apa 2 pilihan untuk masa depan ku nanti. Apa yang ingin kau sampaikan " kata Rere
__ADS_1
" iya saya memaafkan mu, dan sama sama.Oke sekarang langsung saja saya bicara ke inti dari percakapan ini saja ya veve, semoga kau tidak terkejut, karena ini sangat tidak biasa " kata tuan besar
" Baiklah tuan, saya janji tidak akan marah, dan terkejut. Apa inti dari percakapan ini sebenarnya tuan besar " kata Rere