
Pada malam hari, rere masih memikirkan nasib nya yang sebentar lagi akan menjadi seorang istri, dia akan menikahi seorang cowok yang berusia 25 tahun, dan lebih tua darinya 9 tahun. Dan cowok itu juga seorang mafia terkejam di dunia. Oh my God, pikir nya. Dia merenungi masa lalu nya yang dulu dulu, yang tak pernah bahagia dan selalu banyak masalah, dan sekarang dia akan menikah. Kapan ini berakhir, hati nya pun berbicara, semakin mengingat masa lalu, hati nya semakin perih, mata nya pun perlahan lahan mengeluarkan air mata dan semakin lama semakin meluap dan semakin diingat semakin deras turun nya tetesan air mata itu. Dia ingin besok dia bisa menceritakan semuanya kepada Stevy teman baiknya itu. Dia ingin melampiaskan semua air mata nya ke Stevy, sahabat satu satunya yang dia miliki. Dan sahabat yang paling setia dan pengertian sepanjang masa, dan sahabat terbaik di dunia. Rere merasa beruntung karena dia bisa bersahabat dengan stevy yang sangat baik itu. Tak terasa rupanya rere tidur jam 3 malam. Saat pagi, mata nya lembab karena kurang tidur. Dia masih dijemput oleh mang idin sopir itu. Dan mang idin kelihatan bingung dengan keadaan Rere yang sekarang ini. Sesampainya disekolah dia langsung ke kelas dan menemui Stevy, seperti biasa Stevy selalu datang lebih awal dari rere
" Hai vy " kata Rere lemas dan lesu
" Eh hai re, kok Lo tumben banget sih kayak gini. Lemas dan lesu banget sih Lo, ada apa ree " kata stevy
" Gue, ingin curhat ke Lo. Soal masa depan gue yang dalam beberapa jam sudah ada yang tentuin. Dan ini sangat menyakitkan hati gue banget vy. Gue gak bisa tahan air mata gue " kata Rere
__ADS_1
" Emang ada apa sih re, coba ceritain aja ke gue. Gue setidaknya bisa buat Lo tenang, walau gak bisa apa apa untuk bantu Lo. Cerita aja re " kata Stevy
" Gue akan cerita semuanya vy, tapi gue mohon jangan disini ya " kata Rere
" Eh iya deh iya. Lo mau cerita dimana ree, yok kesana sekarang, mumpung masih pagi banget lagi kan. Jadi Lo bisa cerita sepuas Lo dan bisa nangis sebanyak apa pun " kata Stevy
" Oke, kita ke taman samping belakang aja ya. Gue mau tenang disana, lagian kan gak pernah ada orang yang disana jam jam segini juga " kata Rere
__ADS_1
Saat sampai di taman dekat samping belakang sekolah mereka. Stevy dan Rere duduk disebuah kursi panjang di taman itu. Dan Rere langsung bersandar di pundak nya Stevy
" Cerita aja re, cerita. Nangis aja re, nangis sepuas hati lo " kata Stevy
" Vy, gue gak mau mulai dari mana. Kemarin gue,, hiks,, gue sangat sangat terpuruk vy. Hiks,,, hiks,, masa depan gue,, masa depan gue,, sekarang ada ditangan seorang cowok yang gak gue kenal sama sekali. Dan lagi,, gue kemarin,, kemarin vy,, hiks,, hiks,, gak bisa apa apa. Atau hiks,, orang tua gue mereka,, akan bahaya,, gue adalah jalan satu satunya,, gue gak mau orang tua gue kenapa kenapa,, hiks,, hikss,, hikss,, tapi,, gue juga gak mau kayak gini juga vy,, gue udah terima semua itu,, tapi tapii,, gue gak mau by,, gue terima karena harus gue terima vy,, hiks,, hikss,, gue gak bakal nyangka semuanya akan jadi begini vy,, kenapa vy,, kenapa,,, kenapa ini semua menimpa gue,, apa gue gak berhak bahagia sama sekali,, gue mau bahagia vy,, gue gak pernah bahagia,, gue Sekarang gak bisa apa apa vy,, gue gak tau lagi harus bagaimana kedepannya,, gue takut,, gue kesel,, gue marah,, tapi gue juga bimbang,, gue juga sayang,, gue gak mau orang tua gue kenapa Napa vy, gue ingin mereka bahagia " kata Rere
" Nangis lah ree, tak apa. Nangis lah sepuas hati lo. Tapi sumpah, gue gak tau maksud nya, arti dari kata Lo. Bisa gak Lo cerita ke gue tentang semuanya, kenapa Lo jadi begitu, gue ingin sahabat gue bahagia tanpa masalah, gue mau tau semuanya ree, ceritain ke gue semuanya, gue bakal selalu ada dan jadi pendengar yang baik untuk curhatan Lo. Gue janji, gue akan jadi orang yang bisa Lo percaya buat ceritain semua nya curhat ke gue semuanya, bilang ke gue, siapa yang buat Lo begini, bilang ke gue bagaikan itu terjadi, bilang ke gue tentang semuanya ree, ceritain " kata stevy
__ADS_1
" Gue gak tau mau mulai dari mana vy, gue sakit, sakit banget untuk semua ini, gue gak tahan vy, gak tahan, gue orang yang lemah, gue gak kuat, gue bingung untuk mencerna apa yang sudah menjadi fakta itu vy " kata Rere
" Gue yakin Lo orang yang kuat, Lo bukan orang yang lemah, dan gue tau Lo bisa atasin semuanya. Lo hebat ree, hebat banget untuk bisa menjalani semuanya seperti ini. Lo tenang dulu ya, Lo bisa ceritain ke gue semuanya, Lo tenang dulu. Ambil nafas dalam dalam, dan Lo buang lakukan itu berkali kali. Lo akan tenang ree, dan setelah itu cerita ke gue semuanya secara perlahan lahan tapi pasti dan lengkap " kata stevy