Tertipu Kasih Sayang Suamiku

Tertipu Kasih Sayang Suamiku
Sad and Happy Anding


__ADS_3

"Aduhhhh...perut aku kenapa ya mas??akhir akhir ini makin sakit???" Ucap karina .


Di sebuah halaman Rumah Reynan dan karina sedang quality time . Di sela sela obrolan mereka Karina mengeluh bahwa perutnya beberapa hari ini terasa nyeri dan sakit.


"Kita ke dokter ya!!" Ajak Reynan yang nampak khawatir


"Enggak usah mas,setelah aku minum obat pasti sakitnya ilang kok" sahut Karina


"Oke" jawab Reynan.


Tiba tiba putri datang menghampiri mereka dan berteriak memanggil Reynan.


"Pa ..papah...aku mau adik dong,boleh kan" Ucap Putri seraya memeluk Reynan


"Kalau kamu mau punya adik tanya sama mama" Jawab Reynan.


"Boleh kan Mah??Pleasse!!" Tanya putri di balas senyuman oleh karina


"Kamu mau program Hamil??" Tanya Reynan ke pada Karina.


"Iya mas,aku mau kok" jawab Karina.


"Yeeahhhhhh...akhirnya aku mau punya Adik." Seru Putri yang merasa senang dengan jawaban Karina.


" Bilang apa sama Mamah!!" Ucap Reynan sembari mencium kening Putri.


"Makasih ya Mah"


Raut wajah Karina tiba tiba berubah menjadi pucat pasi,dan kembali merasakan nyeri di bagian perutnya.


"Auhhh....Auhhhh..." Karina merintih kesakitan dan langsung pingsan.


"Karina!!!!"


"Mamah !!!" Teriak Reynan dan putri secara bergantian.


"Karina!!!"


"Pah Mamah kenapa pah??" Tanya putri yang mulai panik begitu juga dengan Reynan.


"Sayang kamu ambil handpone papah,Nak!!!"Titah Reynan.


Reynan mencoba untuk menghubungi Ambulance dari pihak Rumah sakit,karena tidak memungkinkan jika ia harus menyetir mobil sendiri untuk membawa istrinya ke rumah sakit .


Setelah sampai di Rumah sakit terlihat karina sudah di periksa oleh dokter dan justru ada Berita yang mengejutkan.

__ADS_1


"Apa!!!saya kangker dok???gak mungkin " ucap karina shock.


"Saya minta maaf harus menyampaikan ini,untuk mencegah kangker ibu agar tidak berkembang ibu harus menjalani kemotherapy " ucap sang dokter.


"Ini hasil Labnya pak" dokter memberi selembar kertas hasil tes dari lab.


"Kenapa...kenapa di saat semua udah aku dapetin ,aku harus kena kangker mas,aku gak bisa terima semua ini mas aku gak bisa" ucap Karina yang menangis histeris bahwa ia sebenarnya tidak bisa terima bahwa ia harus di nyatakan mengidap penyakit kangker Rahim


"Aku gak mau kena kangker mas "ucap karina menimpali dan masih dengan kondisi menangis


"Kamu harus sabar ya!!aku yakin dengan kamu menjalani kemotherapy secara teratur kamu bisa sembuh" Ucap Reynan mencoba menenangkan Karina .


"Enam bulan kemudian..."


Setelah beberapa bulan ia menjalani kemotherapy justru kondisi Karina kini kian memburuk ia hanya bisa terbaring lemah tak berdaya di atas ranjang dengan wajah yang pucat dan selang infus yang melekat di tanganya.


"Mas!! Kayaknya waktu aku udah gak lama mas," ucap Karina dengan lirihh dan berlinang air mata.


"Kalau seandainya aku sudah gak ada,gi mana sama anak kita putri mas??"


"Kamu gak boleh bicara seperti ini , aku yakin kamu pasti sembuh kamu harus kuat demi putri anak kita" ucap Reynan.


" Aku boleh minta tolong sama kamu,Tolong Bawa Amanda ke sini mas!!"


" Hallo Amanda"


" Ya..Hallo ada apa mas kenpa tiba tiba kamu hubungi aku" ucap Amanda dari sebrang sana


" Amanda aku boleh minta tolong sama kamu, " ucap Reynan


"Minta tolong apa mas??" Jawab Amanda.


"Tolong kamu ke rumah sakit Harapan keluarga sekarang,Karina lagi sakit dan dia minta tolong ke aku buat bawa kamu ke sini" ucap Reynan.


" Baik mas aku akan ke sana sekarang" jawab Amanda


"Aku jemput kamu sekarang ya"


"Gak usah mas, biar aku naik taksi online aja ,kasian mba Karina sendirian di sana gak ada yang jagain.ya udah aku mau siap siap ke sana sekarang"ucap Amanda.


"Makasih Amanda kamu masih mau peduli sama karina"


"Iya sama sama mas,aku tutup dulu telfonnya" setelah menutup panggilan telpon Amanda segera bergegas siap siap untuk pergi ke rumah sakit.


"Sus..titip Reyhan sebentar ya aku ada urusan sebentar" ucap Karina kepada baby sister nya

__ADS_1


"Baik bu" jawab baby sisternya


Setelah beberapa menit menempuh macetnya kota jakarta sampailah Amanda di Rumah sakit Harapan keluarga,setelah turun dari mobil ia langsung menuju ruangan di mana Karina di rawat.


Amanda mersa iba dan tidak menyangka bahwa karina ternyata sakit parah,sebelumnya ia fikir karina hanya sakit biasa. Amanda memasuki ruangan dan mulai duduk di samping Karina.


"Amanda, aku mau minta maaf sama kamu, karena selama ini aku udah jahat sama kamu aku mohon maafin aku" ucap Karina.suasana nampak hening dan haru seketika


"Mas!!Sekarang aku akan kasih tau semuanya,kalau selama ini aku yang jahat.aku sakit hati sama dia mas. Aku yang udah fitnah dia aku yang udah kasih resep palsu sama dia mas biar putri alergi. Itu semua salah aku mas bukan salah Amanda." Ucap Karina lirih.


"Karina !!kamu gak salah. Aku penyebab semua ini sampai terjadi . Aku minta maaf" ucap Reynan.


" Aku juga minta maaf sama kamu Amanda,karna aku duah melibatkan kamu"


"Iya mas aku juga udah maafin kamu" jawab Amanda.


"Amanda kalau aku udah gak ada,aku mohon sama kamu, tolong jaga suami dan anak aku,karna aku cuma percaya sama kamu"


" Iya mba"


Pengakuan Karina merupakan akhir dari hidupnya, setelah ia jujur semua dan mendengar ucapan maaf dari Amanda tiba tiba nafasnya terasa sesak.


Reynan yang melihat kondisi istrinya kian memburuk sontak langsung berteriak memanggil dokter


"Dokter!!!dokter!!!"


"Innalillahiwainalllilahi roji'un, bu Karina sudah meninggal dunia pak" ucap sang dokter setelah memeriksa keadaan karina.


Di tempat pemakaman umum putri masih menangis pasca kepergiam Mamanya.


" Mama...kenapa mama tinggalin aku ma?? Sekarang aku udah gak punya mama lagi" suara tangis Putri melepas kepergian karina.


Amanda yang melihat kesedihan di mata Putri ia langsung mencoba untuk menenangkannya mengingat pesan terakhir dari karina sebelum meninggal bahwa ia harus menjaga putri setelah ia pergi.


"Kata siapa kamu gak punya mama,tante mau jadi mama kamu,kamu mau kan jadi anaknya tante sekaligus jadi kakak dari Reyhan anak tante" Ucap Amanda


" Alhamdulillah aku punya mama baru" ucap Putri dan berhambur di pelukan Amanda.


" Makasih Amanda kamu udah mau terima aku lagi" ucap Reynan.


Sebenarnya Amanda juga enggan untuk menerima kembali Reynan namun itu adalah sebuah permintaan terakhir dari karina,sebelum ia pergi sehingga ia harus mengabulkan permintaan itu.


Note


"Tidak ada seorang perempuan manapun yang ingin di sembunyikan,atau bahkan di duakan. Karena berantasannya membagi hati apalagi cinta. Jika ada pasti hatinya seluas samudra. Jika tidak ada bukan berarti dia egois tapi dia hanya ingin memiliki suami yang hanya untuk dirinya"

__ADS_1


__ADS_2