
Pagi ini cuaca terlihat cerah , di sebuah gerbang rumah yang berdiri kokoh terlihat Amanda sedang berdiri di depan pintu gerbang tersebut. Rumah itu adalah rumah yang Reynan tinggali beserta istri pertama dan juga anaknya
"Mumpung Mas Reynan hari ini di rumah dan dia gak kerja aku mau ngobrol sama dia "gumam Amanda
Di saat Amanda tengah membuka gerbang ,munculah putri secara tiba tiba sembari berlari ,Di saat ia tengah berlari tak sengaja kakinya tersandung sebuah batu kerikil sehingga membuatnya jatuh dan kepalanya membentur sebuah pohon yang berdiri tepat di depan gerbang rumah tersebut
"Mama!!...papa!!!" Teriak putri kesakitan sembari memegangi keningnya .
"Putri ya Allah... Putri..putri..kamu kenapa sayang??" Amanda yang mendengar Tariakan putri sontaj terkejut dan kaget .
"Putri..!!"Teriak Karina dan Reynan secara bergantian di Ambang pintu Rumah. Dan langsung bergegas mencari sumber suara teriakan putri
"Mingir kamu!!!" Seru karina sembari mendorong Amanda yang mencoba membantu putri.
"Pa..putri jatuh pa..hik..hik..hik.."
" Kamu apain Anak saya??" Seru Karina
"Udah kalian jangan ribut di sini , kita bawa putri ke rumah sakit" ucap Reynan.
Reynan dan Karina segera membawa putri ke rumah sakit,dan juga Amanda .
Sesampainya di rumah sakit Putri langsung mendapat penanganan dari dokter untuk di periksa adakah gejala yang serius atau hanya terbentur biasa saja.dan syukur Alhamdulillah nampaknya luka itu tidak terlalu parah sehingga tidak mengharuskan putri untuk di rawat inap.
__ADS_1
"Keadaan putri gi mana mas???" Tanya Amanda kepada Reynan yang habis keluar dari ruang dokter bersama Putri dan Karina.
"Sudah di obati,dan kata dokter rawat jalan aja" jawab Reynan.
"Alhamdulillah" ucap Amanda.
"Sayang, lain kali kalau kamu main hati hati ya!" Ucap Reynan memperingati putri agar kebih berhati hati lagi saat bermain
"Iya Pah,,,tadi putri lagi main lari larian trus putri gak sengaja nabrak tante Amanda"ucap Putri.
"Pah...aku ke toilet dulu ya" ucap putri menimpali
"Aku yakin deh mas dia pasti sengaja ngelakuin ini semua" ucap Karina .
" Aku datang karena emang aku mau bicara sama Mas Reynan,tapi bukan berarti aku nyakitiin putri" Ucap Amanda yang tak terima dengan ucapan karina yang selalu menyalahkannya.
"Aku gak percaya!!kamu lihat anak aku tadi kan sampai luka kayak gitu,untung dia gak meninggal gara gara kamu" bentak Karina.
" Cukup ya mba!!" Pekik Amanda.
" Sudah kalian berdua berhenti!!kalian gak malu ribut di tempat umum seperti ini"bentak Reynan menengahi.
" Dan kamu Amanda, aku sudah gak tahan sama kamu,kamu udah berubah sekarang.mungkin setelah nanti kamu lahiran aku akan talak kamu" Ucap Reynan .
__ADS_1
Ucapan itu sketika meruntuhkan semua isi hati Amanda, namun apalah daya justru memang sebaiknya sperti itu dan itulah yang selama ini ia harapkan.
Tapi bukan perpisahan seperti ini yang ia harpkan karena di mata suaminya dia adalah wanita jahat.
" Baik mas, kalau itu mau kamu..kita pisah" Jawab Amanda dan langsung pergi meninggalkan Reynan.
"Ya allah ,,aku bener bener gak nyangka kalau suamiku akhirnya akan menalak aku, tapi aku harus kuat aku harus ikhlas. Mungkin ini lebih baik daripada aku harus jadi istri kedua trus,aku di salahkan terus, aku di sakiti terus,mungkin lebih baik aku jadi Janda" batin Amanda yang terlihat kacau dan bersender di tembok untuk menopang tubuhnya yang merasa tak berdaya mendengar ucapan suaminya.
Amanda menangis meratapi nasib nya saat ini, karena saat ini ia hanya hidup sebatang kara,di tambah suaminya sudah tidak pernah lagi mempercayainya.ia merasa hidupnya di dunia ini hanya sia sia, namun ia harus tetap menjalani hidup nya dengan penuh sabar dan ikhlas karena nantinya akan ada kehidupan baru yang selalu menghiasi duniannya . Dia adalah bayi yang saat ini masih berada dalam kandungannya.
" Maafin Mamah sayang...kita pasti bisa laluin semuanya" batin amanda seraya mengelus perutnya .
Di sisi lain nampak Reynan tengah menyesali apa yang ia lakukan ke pada Amanda, ia menatap ke layar ponsel yang berisikan foto saat dirinya dan Amanda menikah.
" Aku sangat menyesal,karena aku emosi aku sampai mengucap kata pisah ke pada Amanda,padahal aku masih sangat mencintai dia" batin Reynan.
Karina yang melihat gerak gerik suaminya terlihat cemas karena ia takut kalau sebenarnya apa yang Tadi Reynan ucapkan pada Amanda hanyalah gertakan semata karena keadaan suaminya yang saat itu tengah emosi.
"Mas Reynan sepertinya masih mengharapkan Amanda,aku tau yang tadi ia ucapakan ke Amanda bukan karena keinginannya tapi karena emosi" Batin Karina
"Aku takut jika nanti Anak Amanda lahir, mas Reynan akan berubah fikiran aku harus gi mana ini" batin karina sembari mencari ide untuk meluruskan niat agar suaminya benar benar menceraikan Amanda.
Amanda menjalani hidupnya sebatang kara di kediamannya,bahkan tanpa ada suaminya.
__ADS_1
meskipun ia hanya sendiri tak membuatnya patah semangat .bahkan di saat ia harus bekerja untuk bisa mencukupi kebutuhan hidupnya sehari hari karena semenjak kejadian itu jarang sekali ada kabar dari suaminya.