Tertipu Kasih Sayang Suamiku

Tertipu Kasih Sayang Suamiku
Ibu Jatuh Sakit


__ADS_3

Amanda pergi meninggalkan Reynan dengan sangat kecewa di sepanjang jalan air matanya masih bercucuran , karena mengingat ada yang perlu ia beli dan kebetulan tadi Hesti titip untuk di belikan obat ke apotik.


Kini Amanda melajukan motornya menuju apotik ,dan di sisi lain Reynan yang mengantarkan anaknya beli ice cream nampak gelisah dan setelah itu memutuskan untuk mengantar putri pulang.


" Putri sayang!! Papah ada urusan di kantor sebentar bilang sama mama juga ya!!" Reynan menurunkan putri tepat di garasi rumahnya.


"Iya pah..hati hati ya pah!!" Jawab Putri


"Iya sayang" Reynan menutup kaca mobilnya kembali dan segera pergi untuk menemui Amanda .


Setelah sampai di Rumah Hesti Rupanya Amanda juga baru sampai .


Amanda yang melihat Mobil Reynan seketika itu langsung lari untuk memasuki rumah, belum sempat ia masuk pergelangan tanganyya sudah di cekal oleh Reynan.


"Amanda!"Teriak Reynan


" Pergi kamu mas , pergi!!!!" Teriak Amanda sembari mendorong tubuh Reynan.


" Kamu gak perlu datang kagi ke sini ya, karena sebentar lagi pernikahan kita akan berakhir, "


"Sekarang kamu pergi dari sini!!!" bentak Amanda


"Ta Tapi Amanda.."


" Sekali aku bilang kamu pergi!!!pergi mas pergi!!!" Teriak Amanda .


Di saat mendengar ada keributan di luar Hesti yang sedang menjahit pakaian seketika itu langsung keluar melihat kejadian tersebut.


"Amanda!!!apa apaan ini kenapa kamu usir suami kamu??ada apa ini??"Hesti terlihat panik saat melihat anak dan menantunya sedang ribut


"Aku gak mungkin bilang ke ibu kalau aku ini cuma di jadikan istri kedua,ibu bisa syock dan berpengaruh pada kesehataan ibu. Ya allah aku harus gi mana!!" Batin Amanda.


Belum sempat Amanda menjawab tiba tiba kepala Hesti terasa sakit.


"Ya allah..ya allah. kenapa tiba tiba kepalaku sakit begini" ucap Hesti seraya memegangi kepalanya sebelum akhirnya ia jatuh pingsan.


"Ibu.!!..ibu!!!" Amanda dan Reynan merasa panik melihat ibunya yang sudah jatuh pingsan.

__ADS_1


Akhirnya mereka tidak mau meributkan masalah tadi dan fokus untuk membawa ibunya ke rumah sakit.


Di rumah sakit Nampak Hesti yang sudah terbaring lemah sedang di periksa oleh dokter.


"Ibu Hesti harus di rawat inap karena kondisinya cukup mengkhawatirkan,jadi untuk kedepannya ibu tidak boleh stres dan banyak fikiran ya" Pesan sang dokter.


"Makasih ya dok" dokter mulai meninggalkan ruang pasien.


" Ibu..!!" Belum sempat Amanda berbicara justru pembicaraannya harus terpotong.


"Amanda,kenapa kalian bertengkar?? ,kenapa Reynan harus keluar dari rumah???ada masalah apa nak??" Tanya Hesti.


"Aku gak mungkin kasih tau ibu, kalau sebenarnya aku ini hanya istri ke duanya mas Reynan.takutnya kondisi ibu makin parah" Batin Amanda yang nampak bingung harus menjawab apa.


"Aku tuh lagi kesel sama mas Reynan karna sering pergi ke luar kota terus bu, aku gak kuat LDR, Aku mau pisah"Alibi Amanda yang tak ingin jika ibunya mengetahui yang sebenarnya


"Jangan nak!!!kamu jangan pisah dari suami kamu.kamu jangan jadi janda,apa kata orang nanti??"


"Tapi aku gak kuat bu!!"


"Pernikahan itu banyak sekali ujiannya,Ada yang gak bisa punya anak,ada yang suaminya gak setia,ada yang jaraknya saling berjauhan,seperti kamu sama Reynan "


"Pokoknya ibu gak mau kalian pisah!!" Setelah berbicara itu semua tiba tiba kepala hesti terasa nyeri lagi


"Iya bu iya...aku gak akan pisah sama mas Reynan,sekarang ibu istirahat ya" amanda terpaksa berbicara seperti itu karna kondisi yang mendesak, di sisi lain hatinya terluka di sisi lain ia tak mau jika kondisi ibunya semakin parah kalau tau itu semua.


"Andaikan aku bisa jujur sama ibu ,Betapa sakitnya hatiku karena di jadikan istri ke dua"Batin Amanda.


Setelah memastikan ibunya beristirahat dengan tenang Amanda memutuskan keluar ruangan untuk menenangkan dirinya,di ikuti oleh Reynan.


"Aku mau berbicara sebentar sama kamu"Reynan tiba tiba mencekal tangan Amanda dan akhirnya mereka berdua duduk di kursi tunggu pasien.


"Aku minta maaf Amanda,aku juga mau bilang terimakasih karena kamu gak cerita sama ibu kamu,kalau aku punya istri selain kamu" ucap Reynan yang membuka pembicaraan.


"Aku terpaksa menunda perpisahan kita demi kesehatan ibu aku" jawab Amanda yang masih membendung cairan bening di kelopak matanya.


"Aku bener bener minta maaf,dan aku juga akan menyembunyikan hubungan kita di depan Karina supaya dia gak bikin keributan di sini,aku lakuin semua ini demi ibu kamu"

__ADS_1


"Demi ibu aku atau demi diri kamu sendiri mas??kamu tuh egois!!" Bentak Amanda.


"Demi ibu kamu, aku serius. Karena setelah aku pikir kalau sampai Karina tau pasti dia akan datengin kamu dan bikin kegaduhan di sini dan akhirnya ibu kamu tau, aku gak mau itu terjadi"


"Entah sampai kapan aku tahan jadi yang ke dua seperti ini mas" ucap Amanda


"Aku Harus pergi Amanda,Malam ini aku sama Karina besok sama kamu"


Tidak bisa di jelaskan lagi Bagaimana perasaan Amanda ketika suaminya berbicara seperti itu, tapi mau bagaimana lagi mau gak mau Amanda harus berusaha menerimanya.Reynan memeluk Amanda sebelum akhirnya ia benar benar pergi ke istri pertamanya.


"Ya allah...Rasanya hatiku sakit setelah aku di bohongi,tapi aku tak berdaya dan tak bisa melakukan apa apa" batin Amanda di saat Reynan perlahan pergi meninggalkannya.


Setelah kepergian Reynan, Amanda memutuskan untuk mengambil air Wudhu, di saat kondisi seperti ini hanya sholat lah yang mampu menenangkan fikiran dan hatinya, hanya kepada sang pencipta ia bisa mencurahkan semua isi hatinya .


"Assalamualaikum warohmatullohiwabarokatuh"


"Assalamualaikum warohmatullohiwabarokatuh"


"Ya allah..aku tidak pernah bermimpi untuk jadi istri kedua,aku gak pernah bermimpi untuk menikah dengan suami orang,Aku di bohongi,tapi aku juga gak mungkin bisa berpisah dari suami aku,aku mohon ya allah berikan aku kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian dalam hidupku,Rabbana, atina fid dunya hasanah, wa fil akhirati hasanah, wa qina adzaban nar. Aamiiin" Di akhir sholatnya Amanda berdoa agar selalu kuat untuk bisa menghadapi semua cobaan ini.


Setelah selesai Sholat Amanda langsung menengok ke arah ibunya, yang masih terbaring lemah dengan selang infus di tangan serta berlinangkan air mata .karena saat ini satu satunya orang yang ia punya hanya Hesti ibunya, Namun apalah daya ia tidak bisa menceritakan itu semua mengingat kondisi Hesti saat ini.


Amanda segera melipat sajadah dan mukena yang telah ia gunakan dan menyimpannya di laci.


"Maafin Amanda bu... Semoga kesehatan ibu cepat membaik seperti sedia kala,Amanda sedih melihat ibu seperti ini" gumam Amanda dengan memegangi tangan Hesti yang sudah mulai mengeriput seraya menciuminya.


******


"Mas...kamu tuh kenapa sih Akhir akhir ini sibuk banget???" Tanya Karina ke pada Reynan yang baru saja membukakan pintu rumah.


"Kamu juga jarang pulang,kalau pulangpun kamu selalu telat kayak gini" Tanya Karina kembali


"Ya mau gi mana lagi,aku kan juga kerja keras buat putri dan juga kamu"jawab Reynan,


"Pah..!!aku mau bobok di temenin papah ya??mumpung papah lagi gak ke luar kota" pinta Putri


"Oke sayang" jawab Reynan seraya memeluk dan mencium kening Putri.

__ADS_1


Kini Putri dan Reynan pergi menuju lantai dua meninggalkan Karina seorang diri.karena letak kamar putri berada di lantai dua.


__ADS_2