
"Amanda!!!"Teriak Karina dari depan pintu rumah milik Amanda sembari menggedor gedor pintu rumah miliknya
"Amanda!!keluar kamu..!!!" Suara Karina semakin keras berteriak memanggil nama Amanda.karena tak kunjung keluar Karian mengambil vas bunga yang berada di atas meja teras , Karina menggunakan vas tersebut untuk menggedor pintu Amanda sehingga menimbulkan suara yang begitu keras.
Di saat Karina tengah membuat keributan di rumah Amanda ternyata Ada segerombolan ibu ibu lewat di depan Rumah Amanda. Mereka menatap heran dan penasaran menyaksikan Karina yang mengamuk di Rumah Amanda.
"Sebentar ya bu..ya.." di dalam rumah Amanda yang tengah memberikan obat untuk Hesti meminta ijin untuk keluar melihat kegaduhan di depan ruamahnya.
Saat Amanda mulai membukakan pintu Rumah ,vas bunga yang ada di tangan karina sontak langsung ia lemparkan ke lantai sehingga membuat vas bunga tersebut pecah dan berserakan di mana mana
"pyarrrrrr....."
"Ibu ibu ..denger ya ibu ibu, perempuan ini adalah perempuan gak bener, dia sudah merebut suami saya" Karina berteriak agar ibu ibu di sana mengetahui siapa Amanda yang sebenarnya ,Karina mencoba menghasut ibu ibu itu bahwa Amanda adalah perempuan gak bener.
"Dan kamu.!!!.kamu tega merebut suami saya ya..kamu tega tau gak" Amanda yang menyaksikan kejadian tersebut hanya bisa pasrah dan diam besertakan linangan air mata karena tak tahu harus bagaimana lagi . Mau berbicara pun percuma karena di mana mana yang ke dua pasti selalu di salahkan. dan selalu salah di mata orang orang.
"Jadi kamu istri kedua???"Ucap salah satu dari segerombolan ibu ibu di sana.
"Harusnya kamu tinggalin suami saya!! Tolong berhenti menjadi istri suami saya,kenapa kamu tega menghancurkan hati perempuan lain. Kamu tau kan saya sudah punya anak Sama suami saya,kenapa kamu tega sama saya, kenapa kamu gak cari laki laki lain di luaran sana" Karina berteriak histeris
" Apa!!!istri kedua..ini gak bener"Hesti yang saat itu keluar akhirnya shock mendengar semua ucapan Karina
"Jadi ibu belum tau" ucap karina.
" Mbak aku mohon sekarang ya,mbak pergi dari sini, ini masalah kita berdua mbak jangan libatin ibu aku" Amanda yang sedari tadi diam seketika itu langsung membuka suara karena ia tak mau jika ibunya akan jatuh sakit lagi
"Jelas jelas ada hubungannya sama ibu kamu , ibu tolong ya bu..didik anak ibu dengan benar" ucap Karina seraya menunjuk ke arah Hesti.
__ADS_1
" Kalau kamu perempuan bener, gak akan kamu rebut suami saya,kamu gak mungkin menghancurkan pernikahan saya , kamu gak mungkin ngerebut ayah dari anak saya" Karina berbicara penuh penekanan sehingga membuat kesehatan Hesti kembali memburuk dan jatuh pingsan .
"Ibu!!"
"Ibu bangun bu..!!" Amanda nampak panik melihat ibunya yang baru saja sembuh mulai terkapar lemah lagi di lantai.
*****
Di rumah sakit terlihat Hesti yang kembali di rawat di rumah sakit kini Amanda terus berada di samping hesti dan karina yang hanya berdiri diam mematung di pojok ruang pesian , Amanda semakin khawatir akan kesehatan Hesti.
"Aku udah denger dari Amanda, kamu datang ke rumah dia dan kamu ngamuk ngamuk di sana. Kenapa kamu lakukan itu..???"Terdengar suara Reynan yang mulai masuk ruangan tersebut.
"Ini semua bukan salah aku mas,tapi saalah kamu, serapat apapun kamu menyembunyikan bangkai pasti akan kecium juga mas" Karina masih teguh dalam pendiriannya dan tak mau di salahkan.
"Cukup Karina,jangan buat aku berubah pikiran dan aku talak kamu"Ancam Reynan
"Alhamdulillah..bu.." Amanda merasa lega karena akhirnya Hesti sadar juga.
"Alhamdulillah ibu sudah sadar bu.." Amanda mulai meciumi punggung tangan Hesti. Reynan dan Karina pun mulai mendekati Hesti.
"Ma-afkan Anak saya,anak saya pasti juga tidak tau kalau Reynan sudah beristri" ucap Hesti terbata bata karena kondisinya masih lemah
"Bu..ibu tolong dong!suruh anak ibu biar pisah sama suami saya,ibu juga perempuam kan ibu juga gak mau kan malu karena kelakuan anak ibu yang sudah merebut suami orang lain. Saya emang salah bu tapi seorang istri bukan malaikat
Bisa saja saya bikin salah. Tapi jalan keluarnya bukan dengan penghianatan dan menikah lagi. Tolong sekarang ibu suruh anak ibu buat pisah dari suami saya" Karina masih saja dengan pendiriannya bahkan tidak mau tahu keadaan dan kondisi Hesti Karina terus saja berbicara dengan penuh penekanan.Hesti yang mendengar ucapan tersebut membuat kesehatannya semakin lemah dan memburuk hingga akhirnya tak sadarkan diri.
"Ibu!!! ..bu...ibu bangun bu .!!"Amanda kembali panik melihat kondisi ibunya.
__ADS_1
"Dokter...dokter...dokter..."Reynan berteriak memanggil dokter. Dan dokter mulai datang untuk memeriksa keadaan Hesti
"Maaf !! bu Hesti sudah meninggal dunia"ucapan dokter itu membuat Amanda menangis Histeris, karena selama ini apa yang ia selalu wanti wanti harus pupus seketika.
Di sebuah TPU terlihat Amanda yang menciumi kayu yang berukiran nama ibunya dengan sangat berduka dan berderaian air mata.Amanda tidak mau berlarut dalam kesedihan dan membuat hesti ikut sedih di dunia Barunya .akhirnya Amanda mulai beranjak berdiri dan melangkah menjauhi gundukan tanah tempat ibunya di kebumikan.
"Ini adalah Karma buat kamu,karna kamu sudah mengambil suami saya ,jadinya ibu kamu meninggal" ucap Karina yang ikut di acara pemakaman Hesti .
"Kalau kamu gak cari ribut ibu aku gak akan Anfal" UcapaAmanda yang mulai naik darah akibat ulah karina.
"Karina!!!kamu jangan keterlaluan Amanda sedang berduka,kamu gak pantas bicara seperti ini" Sarkas Reynan yang mulai naik pitam melihat semua perilaku Karina
"Tapi ini karma buat dia mas.." jawab Karina
"Sudah mas sudah cukup!!" Ucap Amanda yang mulai melerai perseteruan Karina dan juga Reynan.
"Dari awal aku yang salah mas...aku yang salah. Aku akan mundur mas!! Selama ini aku bertahan cuma karna ibu aku dan sekarang ibu aku sudah gak ada mas ..udah gak ada. Aku mau pisah sama kamu mas"
"Enggak!!!aku gak mau pisah sama kamu" Ucap Reynan yang tak mau jika harus berpisah dengan Amanda perempuan yang ia cintai
"Terserah kamu mas terserah!! Aku mau pergi" Setelah berkata seperti itu Amanda memutuskan untuk segera pergi
"Amanda!!!"
"Amanda!!" Teriak Reynan yang masih tak menyangka dengan kejadian ini.
"Auuh..auhhh!!!" ringis Amanda sembari memegangi keningnya yang terasa nyeri
__ADS_1
Namun di saat baru beberapa langkah tiba tiba Kepala Amanda terasa pusing sehingga membuatnya jatuh pingsan.
Reynan yang melihat itu sontak langsung mengahmpiriAmanda dan membawa Amanda ke rumah sakit.