
Di sebuah meja ruang makan nampak sebuah keluarga tengah menikmati sarapan pagi bersama.
"Mas aku tuh dapet pesan ,kalau kerabat aku yang ada di luar kota ada yang meninggal jadi aku gak enak kalau gak ke sana. Tapi aku ajak putri ya mas"Ucap karina yang tengah menusukkan garpu pada steak daging.
"Oh iya Putri kan ujian ya," Karina merasa bingung namun hanya dapat responan datar dari suaminya
"Emtzz ..gi mana kalau Putri aku titipin sama Amanda mas??ya biar Putri juga makin dekat dengan Amanda" Ucap Karina .
entah apa yang kini tengah ia rencanakan kembali untuk menyiasatin Amanda agar terlihat buruk di depan mata suaminya itu.Reynan yang mendengar ucapan Karina sontak di buat tak percaya dengan ucapan istrinya.
"Aku sih ga papa tapi gi mana dengan Putri" Ucap Reynan setelah meneguk air meneral.
"Sayang,kamu mau kan tinggal sama tante Amanda sementara,soalnya mama mau ke luar kota" ucap Karina membujuk Putri anaknya.
"Tante Amanda??Tante Amanda itu siapa Mah??"Ucap putri yang bertanya soal Amanda.
"Emmmmm...Tante Amanda itu tante kamu juga,keluarga kita. Kamu mau kan??" Jawab Karina.
" Oh..iya mah aku mau" ucap Putri.
Entah apa yang tengah karina rencana kan kembali setelah membujuk Karina dan suaminya ia nampak menampilkan senyum smirknya kembali.
Setelah Reynan selesai dengan acara makan nya ia segera menghubungi Amanda lewat via telephone untuk membicarakan perihal karina yang mau ke luar kota dan ingin menitipkan putri padanya .Amanda yang tidak merasa keberatan dengan ini semua langsung nenyetujui niat suaminya itu .
"Tok ...tok...tok " Terdengar suara ketukan pintu di rumah Amanda.
"Ya..sebentar.." Teriak Amanda sembari berjalan untuk membukakan pintu
Di balik pintu ternyata Sudah ada Reynan,Karina dan juga Putri.
"Hay tante Amanda!!" Ucap putri begitu ramahnya.
"Hay sayang " jawab Amanda.
" Tante Udah siapin kamar buat kamu ya.Tante anterin kamu ke kamar ya." Ucap Amanda seraya meraih pundak Putri.
"Kopernya" Amanda segera meminta koper yang di bawa oleh Reynan di dalam koper itu berisikan pakaian milik Putri.
Amanda langsung mengajak Putri untuk melihat kamar yang sebelumnya sudah ia siapkan khusus buat putri
Setelah Amanda mengantar Putri ke kamar dan menyuruhnya agar istirahat ,Amanda langsung menghampiri Reynan dan juga Karina.
__ADS_1
"Amanda ,Maafin aku ya aku gak kasih tau Putri soal kamu" Ucap Reynan sembari meraih pucuk kepala Amanda
"Ya ga papa mas,lagi pula Putri juga masih terlalu kecil untuk menerima semua ini" jawab Amanda.
"Semua keperluannya Putri ada di koper yang tadi ya kalau misal kamu butuh sesuatu"
"Emm..iya" jawab Amanda
"Emmmmtz...ini daftar makanan kesukaannya putri kalau putri gak mau makan" Ucap kaarina seraya menyodorkan sebuah lipatan kertas yang bertuliskan sebuah menu makanan
"Oh iya... Makasih ya mba" Amanda segera menerima pemberian Karina.
"Ayo mass!!" Ucap Karina ke pada Reynan.
"Aku sekarang mau anterin Karina, keluarga dia ada yang meninggal" Reynan Berpamitan terlebih dahulu ke pada Amanda sebelum ia pergi untuk mengantar istri pertamanya.
Di sebuah maja makan sudah terhidang rapi makanan makanan yang Amanda masak untuk Putri, seperti yang tertulis di daftar menu makana yang Karina kasih.
Amanda dan putri nampak sedang menikmati makanan tersebut.
"Tante!!!tante masakin makanan kesukaan aku ya?"
"Sebenarnya...sih, ini bukan makanan kesukaan aku.tapi bakal aku habisin semuanya kok, Karena Papa selalu ngajarin aku untuk ngehargain orang yang sudah baik sama kita."Amanda nampak bingung dengan ucapan Putri karena semua yang ia masak sesuai daftar menu yang di berikan oleh Karina.
"Ya" jawab Putri dan langsung memakan kembali makanan yang ada di atas meja.
Setelah selesai makan malam ,Amanda segera menemani Putri untuk tidur di kamarnya.
"Makasih ya tante Amanda,udah mau nemenin aku tidur" ucap putri yang tengah mengatur posisi bantalnya
"Ya sayang, tante temenin kamu sampai kamu tidur ya" Amanda sembari mengelus pucuk rambut Putri.
Belum sempat putri tertidur tiba tiba kepalanya terasa nyeri dan pusing, putri terus menggaruk garuk semua bagian tubuhnya yang terasa gatal dan nampaknya ia juga merasa mual dan ingin muntah. Amanda yang berada di sampingnya sontak merasa kaget dengan kondisi Putri saat ini
"Putri...putri..putri" Amanda mulai panik
"Putri...putri..."
"Sayang kamu kenapa sayang,badan kamu kenapa jadi merah merah gini" Amanda mulai shock dengan kondisi putri yang mulai memuntahkan makanan makanan yang tadi ia makan .
Tiba tiba ponsel Amanda berdering .
__ADS_1
" Halo" ucap amanda.
" Halo Amanda!!kami baru kembali dari luar kota,mau jenguk putri Karina kangen sama anaknya"ucap Reynan
"Apaa!!!!putri muntah muntah dan badannya merah merah" Pekik Reynan seketika
"Kalau gitu kamu sekarang segera bawa dia kerumah sakit,kami akan segera menyusul" saat mendengar semua obrolan Reynan dengan Amanda ,Karina nampak tersenyum smirk .
Di sebuah Rumah sakit sudah terdapat Amanda ,Reynan ,karina,dokter dan juga Putri yang terbaring di atas ranjang..
" Sepertinya putri mengalami alergi nakanan yang cukup berat, untungnya segera di bawa ke sini dan kami langsung mengatasi alerginya jadi tidak perlu di rawat inap dan sudah boleh di bawa pulang" ucap sang dokter menjelaskan perihal kondisi putri.
"Pesan saya agar putri lebih berhati-hati makan makanan yang memicu alerginya ya" pesan sang dokter sebelum pergi meninggalkan ruangan.
"Makasih ya dok"ucap Reynan
"Sayang,maafin Tante ya! Tante gak tau kalau kamu ada alergi makanan" ucap Amanda meminta maaf karena merasa bersalah
"Aku gak mau nginep dan makan di rumah Tante Amanda lagi" Ucap Putri yang masih terbaring di ranjang
"Aku mau pulang!!!" Pekik Putri.
Setelah melihat respon Putri anaknya,Reynan sontak menarik Amanda dengan kasar untuk di bawa keluar ruangan.di depan ruangan terjadi sebuah perdebatan antara Amanda Reynan dan juga Karina.
"Jangan jangan kamu sengaja ya bikin anak saya kayak gitu??" Tuduh karina ke oada Amanda.
"Aku tuh masakin makanan buat putri,sesuai daftar menu makanan yang kalian kasih ke aku waktu itu. Aku gak tau kalau putri ada alergi makanan,lagian kamu kan yang ngasih ke aku daftar makanannya. Atau kamu sengaja manfaatin anak kamu supaya aku terlihat bersalah di depan mata mas Reynan. " ucap Amanda.
"Kamu bener bener udah gak waras ya, gak mungkin aku nyakitin anak aku sendiri.yang sakit jiwa itu kamu. Kemarin aku kasih baju aku ke kamu trus kamu bakar kan"ucap karina yang tak mau rahasia liciknya kebongkar .
"Dan sekarang apa !!!sekarang dia fitnah aku mas!!dia fitnah aku kalau aku nyakitin anak aku sendiri ternyata kamu jahat ya" ucap karina beruntun
" Kamu yang jahat!!kamu gak usah sok sokan baik di depan mas Reynan kalau nyatanya di belakang dia kamu musuhi aku" sahut Amanda.
"Cukup Amanda!!" Sarkas Reynan.
"Kalau kamu gak berubah,aku bisa buat hal nekat ke kamu" ucap Reynan yang lebih percaya dengan karina .
Reynan mulai pergi meninggalkan Amanda dan karina untuk bertemu putri
"Haha ..kamu bener,aku emang sengaja manfaatin anak aku,tapi untungnya anak aku cuma alergi loh besok juga udah sembuh" ucap Karina penuh kemenangan.
__ADS_1
"Kamu emang jahat ya,kamu mengorbankan anak kamu demi ego kamu sendiri" sahut Amanda.
"Aku emang jahat!!kamu baru tau kan aku jahat. Dan kamu denger ya!! Sampai kapanpun aku akan selalu jahat sama kamu,sampai suami aku bener bener benci dan talak kamu"