
“Chan, antarkan makanan ini ke meja nomer 5.” teriak Juru masak dari balik meja dapur.
Dengan langkah semangat dan senyum yang tidak pernah lepas dari bibir sempurnanya itu, Chanyeol mengambil makanan dan menyajikannya ke meja yang dimaksud.
Ya sekarang Chanyeol bekerja paruh waktu di tempat kerja Baekhyun juga. Alasan Chanyeol untuk ikut bekerja agar Baekhyun tidak terus-terus menanggung semua pengeluaran mereka. Dia ingin satu-satunya yang membiayai dan menjaga Baekhyun. Apalagi melihat Baekhyun selalu kelelahan setiap pulang bekerja, dia sama sekali tidak tega.
Beberapa waktu lalu mereka sempat beradu argumen, tidak, lebih tepatnya Chanyeol yang memaksa agar Baekhyun berhenti dari pekerjaan mengantarkan susu di pagi hari. Memang tidak mudah untuk menyakinkan Baekhyun agar melepaskan pekerjaan itu, tetap Chanyeol juga tidak ingin kalau kesehatan Baekhyun terganggu.
“Chan, kamu hari ini pulang duluan aja yah gak usah nungguin aku.” kata Baekhyun saat mereka berdua berdiri di dekat meja kasir.
“Memangnya kamu mau kemana dulu?” tanya Chanyeol bingung, pasalnya mereka selalu pulang bersama. Bukankah itu salah satu alasan kenapa Chanyeol ingin bekerja di tempat Baekhyun?
“Aku mau ketemu Ten dan Kyungsoo dulu. Kemarin mereka ngajak belajar bareng.” jawab Baekhyun.
“Bukannya kalian beda kelas ya? Kan Ten sekelas sama aku.” tanya Chanyeol keheranan. “Dan aku gak tau kalau kamu temenan sama mereka?” sambung Chanyeol.
“Emang, tapi dia suka ke kelas aku dan akhirnya kita temenan. Kalau Kyungsoo karena aku temenan sama Ten akhirnya dikenalin juga sama dia. Ya biarpun kita gak terlalu dekat dan jarang ngobrol sih.” jawab Baekhyun. Chanyeol yang mendengar itu hanya mengangguk pelan tanpa mau menjawab apapun.
“Yaudah kalau gitu gue ikut.” setelah beberapa saat Chanyeol akhirnya buka suara.
__ADS_1
“Eh, kenapa?” tanya Baekhyun. Bukan karena dia gak mau kalau Chanyeol ikut, tetapi karena Baekhyun tau kalau Chanyeol itu pasti gak akan betah kalau lama-lama berkumpul dengan buku dan pelajaran. Mengajak Chanyeol belajar bersama saja dia harus susah payah dan mengiming-imingi dengan makanan yang akan dimasak atau dengan pijitan setelah belajar.
“Gue cuman gak mau lo nanti pulangnya sendirian aja. Kenapa lo gak suka gue ikut? Atau jangan-jangan lo bohong sama gue?” tuduh Forth dengan mata yang mericing tajam dan bahasa lo-gue keluar lagi seperti pertama kali mereka saling mengenal. Baekhyun sih sudah tau perangai dari pria tinggi itu, kalau dia pakai lo-gue itu tandanya pendapatnya tidak bisa dibantah atau pria tinggi itu sedang marah.
“Ih bohong buat apa coba.” jawab Baekhyun. “iya siapa tau lo sebenernya mau ketemu orang lain dan gue gak boleh tau siapa orang itu.” sambung Chanyeol.
“Iyaudah iya, kalau kamu mau ikut ya ikut aja. Tapi jangan ngeluh kalau nanti bosen nungguin aku belajar ya.” Baekhyun akhirnya memperbolehkan Chanyeol untuk ikut.
★★★
“Aku gak tau kalau kamu berteman dengan dia, Baek?” itu ucapan pertama Kyungsoo saat melihat Baekhyun memasuki perpustakaan dan di belakangnya ada Chanyeol yang mengikuti. Sama seperti Chanyeol, Kyungsoo dan Ten kebingungan saat tau kalau Baekhyun berteman dengan Chanyeol. Park Chanyeol? Berteman? Itu adalah hal yang tidak pernah bisa dibayangkan oleh orang lain mengingat sifat dan kelakuan Chanyeol yang sombong dan juga memilih untuk berteman dengan gerombolan yang bisa disebut preman daripada pelajar.
“Memangnya ada apa kalau gue berteman sama Baekhyun? Apa masalah lu?” tanya Chanyeol dengan gak santai. Dia bisa merasakan jika pria di depannya ini terganggu dengan dirinya berteman dengan Baekhyun. Ten mungkin bingung, tetapi Chanyeol lebih memperlihatkan ketidaksukaannya secara frontal. Itu yang dirasakan Chanyeol.
Melihat suasana yang canggung, Baekhyun akhirnya berbicara sebelum Chanyeol emosi dan memancing keributan dan membuat mereka berempat diusir dari perpustakaan.
“Aku yang mengajak Chanyeol berteman duluan dan Chanyeol baik kok sama aku, Kyungie~” tetapi itu tidak membuat emosi Chanyeol teredam, entah kenapa dirinya merasa kesal saat mendengar intonasi Baekhyun pada Kyungsoo. Baekhyun yang melihat wajah Chanyeol yang menegang tiba-tiba hanya bisa memegang dan menyusap lengan Chanyeol.
“Sudahlah. Ayo kita mulai saja belajarnya, aku gak pengen kita selesai tengah malam.” kata Ten yang juga menyadari suasana menegang antara Kyungsoo dan Chanyeol.
__ADS_1
Akhirnya mereka pun memulai sesi belajarnya, sedangkan Chanyeol hanya membaca komik yang ia temukan di area fiksi.
★★★
Hampir 1 jam lebih mereka -Baekhyun, Ten dan Kyungsoo belajar, sedangkan Chanyeol dari tadi hanya meletakkan kepalanya dan memejamkan matanya di atas meja. Sampai beberapa saat telepon genggamnya bergetar menandakan ada panggilan masuk.
“Halo..”
“Chanyeol, sayang? Gimana kabar kamu nak? Kamu baik-baik aja 'kan? Kamu sekarang dimana, nak?”
Mendengar suara ibunya, Chanyeol beranjak dari tempat duduknya dan mata Baekhyun hanya meliriknya hingga pria tinggi itu menghilang keluar perpustakaan.
“Mih, Chanyeol baik-baik aja. Gimana kabar mamih?” Chanyeol memang terkenal bengal dan urak-urakan diluar, tetapi dia tetap anak mamihnya yang penurut.
“Mamih sama papih baik-baik aja. Kamu sekarang dimana sayang? Kamu tinggal dimana, nak? Mamih kangen sama Chanyeol.”
“Chanyeol sekarang tinggal sama temen Chanyeol mih, jadi mamih gak usah khawatir.” jawab Chanyeol lembut mengingat sekarang suara mamihnya yang khawatir itu.
“Tapi mamih tanya temen-temen kamu katanya kamu gak ada sama mereka.”
__ADS_1
“Chanyeol tinggal sama temen baru. Yang bisa nerima keadaan Chanyeol, gak kaya yang lain. Ninggalin pas Chanyeol susah.” Chanyeol masih marah sama teman-temannya itu dan dia gak mau punya urusan dengan mereka lagi kecuali Kai dan Johnny.
“Chan, sekarang kamu pulang, ya sayang. Nenek sekarang sakit, nak. Nenek katanya pengen ketemu sama kamu. Mamih cuma bilang sama nenek kalau beberapa minggu ini kamu nginep di rumah temen-temen kamu. Pulang ya, sayang..” suara mamihnya sendu meminta ia pulang dan bertemu dengan neneknya. Chanyeol bisa dibilang cucu kesayangan neneknya, walaupun sepupu-sepupu yang lain juga berusia sama dengannya, tetapi hanya Chanyeol yang dekat dengan neneknya itu. Jadi jika sekarang nenek meminta ia pulang, apakah mungkin ia mau? Mungkin. Tetapi bagaimana dengan Baekhyun? Satu sisi, sebenarnya dia tidak masalah meninggalkan Baekhyun toh dari awal juga mereka berteman karena Chanyeol menumpang tinggal di rumahnya tetapi satu sisi lagi, Chanyeol tidak ingin meninggalkan temannya itu sendirian.