The Bad Girls

The Bad Girls
16


__ADS_3

At markas Karl.


"kenapa akhir-akhir ini aku sering merasakan sesak di dada ya, seperti susah untuk bernafas" keluh Karl. "kau kenapa? ku lihat kondisi mu tidak baik? " tanya Harry.


"ya begitu lah, tapi aku tidak tau apa yang telah terjadi di dalam tubuh ku ini" jawab Karl.


"sudahlah, sudah larut malam. ayo kita istirahat" ajak Ben"tidak baik tidur terlalu malam! "ucap Alex. " aku setuju"dukung Harry.


"ya sudah, ayoo" ajak Karl.


keesokan paginya, At Karla pov.


ku membuka mataku, "streeet... " suara kain gorden jendela yg ku tarik, lighting alam yang langsung menghangatkan kulit. menjadikan salah satu pagi yang indah dalam hidup ku.

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar suara "ping" menandakan ada suatu pesan yang masuk, dan spontan ku pun meraih telpon ku.


"hy, Keyla apakah hari ini kau sibuk" tanya Mical. "kenapa" tanya Karla balik. "kita pergi jalan-jalan yuk" ajak Mical. "tapi bukannya nanti malam" jawab Karla. "hmm.... aku tau, tapi aku bosan, ayolah kita pergi jalan-jalan" tawarnya lagi. "baiklah, aku akan menunggu mu di... " ucap Karla. "aku akan menjemput mu" ucap Mical. "tidak usah aku akan menunggu di Minegchir" ucap Karla. "baiklah aku akan ke sana, bye" ucap Mical. "bye" jawab Karla.


"hmm..... tidak apa-apa bersenang-senang di waktu yang seperti ini" bisik Karla, dan beranjak dari sofa nya dan pergi bersiap.


Karla menggunakan celana krim tua di atas lutut, T-shir pink dan putih, kardigan hitam yang tidak berlengan, dan sepatu warna putih. serta rambut yang di derai, dan ku jepit kan jepitan rambut kelinci putih di rambut ku. ku pun melangkah kan kaki keluar basecamp dan menunggu Mical.


tidak lama menunggu, berhenti sebuah mobil sport berwarna dongker. dan keluarlah seorang pria dengan berpenampilan, celana di atas lutut, T-shir putih sarta kemeja biru yang tidak di kancing, serta kaca mata hitam yang melengkapi penampilan nya.


"hey" ucap Karla seraya memlepaskan pegangan.


"sudah ikuti saja" ucap Mical membukakan pintu mobil. "aku juga bisa melakukannya sendiri" ucap Karla menyombongkan diri "sstt... (menutup pintu) aku tidak ingin merepotkan mu" ucap Mical. mereka pun saling berlandangan melalui jendela mobil.

__ADS_1


mendengar hal itu membuat Karla trrsipu malu dan hanya bisa tersenyum. Mical pun menancap gass mobil nya, keahliannya dalam menyetir sepadan dengan Aisy. sepanjang perjalanan tidak ad sepatah kata pun terucapkan dari bibir ini, hingga Karla bertanya untuk memecahkan keheningan.


"kemana kita akan pergi? " tanya Karla. "ke tempat yang tidak di penuhi oleh banyak orang, dan menyuguhi pemandangan yang indah" jawab Mical tersenyum. mendengar Mical berkata seperti itu membuat Karla binggung.


"apakah tempatnya jauh? " tanya Karla. "lumayan" jawab Mical singkat. "kenapa kau membawa ku ke tempat yang jauh, sedangkan kita bisa ke tempat yang dekat? " tanya Karla. "karna, agar waktu ku bersama mu lebih lama berlalu" jawab Mical dan tetap fokus menyetir.


"apa yang kau suka? " tanya Karla "seorang wanita" jawab Mical. "siapa dia? " tanya Karla.


"kamu" jawab Mical. mendengar Mical bebicara seperti itu membuat Karla semakin diam memaku.


😉😉😉😉😉😉😉😉😉😉😉😉😉😉😉😉


kita potong dulu ya sambung besok.

__ADS_1


makasih ya yg udh mau baca buku ini.


jangan lupa like &comen dan juga vote. bantu kasih 5 bintang ya makasih 😅


__ADS_2