The Bad Girls

The Bad Girls
27


__ADS_3

Pemakaman telah selesai, beberapa orang telah pergi meninggalkan pemakaman hingga menyisakan para member Munder's Girl's, Harry, Alex, dan Ben.


Dari kejauhan Karla melihat seseorang yang dia kenali, dia hanya berdiri di bawah pohon melihat ke arah kami, dia adalah orang yang telah membunuh Karl. Rose.



Rose pov...


Rose hanya melihat dari kejauhan saat pemakaman Karl berlangsung, tiada keberanian untuk melangkahkan kaki mendekati mereka. "aku yang membunuh nya, dan aku juga yang sedih atas kepergian nya, semua ini ulah-NYA. Aku berjanji perdamaian akan segera terjadi antara Black Light, dan Dragon Dark " gumam Rose lalu pergi meninggalkan pemakaman.


Back to Karla...


"Karla ayo kita pulang" ajak Selvy. "hmm.... baiklah ayo kita pulang" jawab Karla. "aku berjanji akan membalaskan dendam mu kakak" bisik Karla dalam hati.


Setelah kepergian Karl, semua member Munder's Girl's pindah ke markas Black Light.


Dan kini Karla lah yang memimpin semuanya, kamar yang pernah di tempati oleh Rose berubah menjadi ruangan komputer Amy.


Semua perlengkapan di lengkapi untuk menghadapi apa yang akan datang di kemudian hari, tidak lupa Karla menyuruh para anggota nya untuk berlatih dalam semua bidang. Mereka di tuntut harus bisa menggunakan semua macam senjata, bahkan hingga samurai pun mereka harus bisa.


Can pov...


"tuan, apa yang Anda inginkan untuk sekarang ini? " tanya bawahannya Can. "persiapkan semua anggota serta senjata, lengkapi semua macam senjata, dan tuntut mereka untuk berlatih" jelas Can.

__ADS_1


"baik tuan" jawab bawahannya dan pergi.


"kau masih memikirkan pacar mu itu? " tanya Lucky yang baru datang. "jangan tanyakan itu" ucap Can. "sudahlah lupakan dia, wanita di dunia ini bukan hanya dia. Aku bisa mencarikan sebanyak apapun yang kau mau, hanya untuk mu" tawar Lucky.


"jangan bahas itu" tolak Can.


"move on, lihat aku. Aku memiliki wanita hampir di setiap tempat" ungkap Lucky. "itu berarti kau tidak setia kepada wanita" ejek Can.


"bukan tidak setia, tapi BELUM" jawab Lucky.


"sudahlah aku tidak ingin membahas itu"


"jangan biarkan rasa CINTA, mengalahkan rasa DENDAM mu" hasut Lucky.


"hmm.... baiklah" ucap Lucky dan pergi meninggalkan Can.


Lucky pergi meninggalkan Can sendiri di ruangannya, dan baru di sadari bahwa foto Can bersama Karla yang di pajang di atas meja telah hilang.


"dimana foto itu" gumam Can mencarinya.


Mengetahui foto itu hilang Can langsung memanggil asisten pribadinya, selain Can dan Lucky. Orang yang boleh masuk ke dalam ruangan pribadi nya hanya kedua asisten pribadinya. Sesampainya mereka, Can langsung menanyakan di mana letak foto itu.


"ada apa tuan" tanya mereka. "apa kalian ada melihat foto yang ku pajang di atas meja ini? " tanya Can. "dua hari yang lalu, aku membersihkan fram foto yang pecah di lantai. Namun aku tidak melihat fotonya" jawab salah satu dari mereka.

__ADS_1


"tidak ada fotonya? " tanya Can memastikan.


"ya tuan, tidak ada fotonya" jawabnya lagi.


"baiklah kalian boleh pergi" ucap Can. "baik tuan" jawab mereka dan pergi meninggalkan Can.


"hmm.... apa ada yang menyusub ke ruang ini? " gumam Can yang penasaran.


Tidak lama Can langsung membuka jaringan CCTV\-nya, dia mendapati sebuah video rekaman CCTV. Terlihat seorang wanita dengan rambut yang di ikat seperti ekor kuda, sedang membongkar isi ruangan Can.


"dia hebat...., ah aku lupa dia adalah musuh ku" gumam Can.


Setelah itu Can menutupnya kembali


"andaikan dia bukan musuh ku, pasti kami pasangan yang sangat hebat" ucap Can menghaluu.


.................


makasih udh baca


like&comen ya jangan main baca aj😏


dan vote 5 bintang nya ya ⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


makasih😄


__ADS_2