
"Rose itu,wanita ke berapa?"tanya karla
"hah.....,tidak dia bukan siapa-siapa kok"elak Karl "kau pasti bohong kan?"ucap Karla
"seterah pada mu,"jawab Karl
Tiba-tiba
"Karl,apa kau tidak mendengar apa yang di katakan oleh Harry?"tanya Rose tiba-tiba datang. "mati kau!"bisik Harry pada Karl
"ya,sebentar lagi"jawab Karl
"siapa wanita yg bersama mu itu"tanya Rose, dan datang ke depan hadapan Karla.
"dia ..."ucapan Karl pun terputus
"dasar wanita ******! (mengangkat tangannya,hendak menampar karla) berani nya menggambil pria orang lain"ucap Rose dengan penuh emosi.
sponta Karla langsung mundur dan menyerongkan badannya sehingga tamparan itu tidak mengenainya
"pantas saja kau mau menjadi pacarnya, ternyata otaknya sama"ucap Karla
"apa maksud mu?"tanya Rose,"maksudku kau bodoh!"jawab karla
__ADS_1
"beraninya kau, (mengangkat pistolnya) berkata seperti itu!"ucap Rose
"seharusnya kau yg tidak berani berkata seperti itu"ucap Karla,yg langsung merebut pistol yg berada di tangannya Rose,dan menyodorkan balik ke arah Rose
"siapa dirimu sebenarnya?"tanya Rose geram
"siapa aku,itu tidak penting bagimu.yg harus kau tau,dia (menunjuk ke Karl) lebih mendengarkan perkataan ku daripada perkatanmu"jelas Karla
"benarkah itu Karl?tanya Rose memastikan
namun Karl hanya diam mengiyakan
"seberapa penting dia bagimu?"tanya Rose
"kau selingkuh Karl?"tanya Rose
"selingkuh?,derajatku lebih tinggi daripada dirimu,tidak mungkin kau bisa menandingiku "ucap Karla
"siapa kau,sebenarnya?tanya Rose lagi
"haaa.....(membuang nafas) aku lelah menjawab pertanyaanmu,aku ingin kembali ke kamar, (sambil meletakkan pistol di atas meja) jika ada hal penting panggil aku di kamar!"jelas Karla meninggalkan tempat itu.
"hey,wanita ****** jawab aku!"ucap Rose,dan " door"suara pistol yg di lepaskan Rose hingga menimbulkan luka gores pada lengan tangan Karla "jangan"ucap Karl yg terlambat
__ADS_1
"pacarmu memiliki nyali yg lumayan,dan dia telah membuat emosi ku naik!, tiada ampun bagimu" jelas Karla,yg langsung meraih pistol yg dia bawa dan mengangkat pistol itu tepat menghadap Rose
"Karla adikku,ku mohon jangan sakiti dia,kau tidak ingin bukan melihat kakakmu sedih karna kehilangan dia"pinta Karl
"seberapa penting dia bagimu?"tanya Karla dgn darah yg masih mengalir
" dia sama sepertimu"jawab Karl
"hmm.....,baiklah tapi ingatkan padanya jangan mengusikku untuk selanjutnya,atau (door,suara tembakan) "ucap Karla
"baiklah,aku akan mengingatkan nya untuk tidak mengusikmu lagi,dan perlu ku bantu kau untuk membersihkan lukamu itu?"tanya Karl
"tidak usah, tapi bisakah Harry ikut bersama ku,tolong bawakan kotak p3k dan handuk kecil serta air hangat"pinta Karla."baiklah"ucap Karl
"kau yakin tidak mau aku bantu "tanya Karl memastikan "ya aku yakin,karna aku bukan wanita lemah seperti dia"ucap Karla,dengan menatap ke arah Rose,lalu melangkah meninggalkan mereka
"siapa yg kau maksud lemah?"tanya Rose
"pakai nanya lagi,(menghentikan langkahnya) ya kau lah,dasar bodoh!"jawan Karla dan melanjutkan langkah nya.
"beraninya kau!"ucap Rose
"sudahlah!, jangan kau usik lagi dia"ucap Karl menahan Rose " kenapa?, kenapa kau tidak melawannya untukku?"tanya Rose
__ADS_1
"karna, dia lebih berarti bagiku daripada dirimu,bagi ku" jawab Karl.