
Karla hanya duduk di ruangan kakaknya Karl, mengingat masa lalunya saat bersama dengan Karl. Dan secara tidak sengaja buku diary terjatuh dari tangannya, dan foto Karla dan Mical yang didapat saat menyusup ke ruangannya pun ikut terjatuh dan kuar dari selupan buku.
"hmm... aku rindu dengan mu, namun rasa rindu ini tidak akan terbayarkan hingga kapanpun" gumam Karla dengan memandangi foto itu.
"La... kau harus tau apa yang Amy dapatkan" ucap Bilsa. "apa? " tanya Karla. "ikut aku" ajak Bilsa, mereka pun pergi ke ruangannya Amy.
"ada apa? " Karla yang ingin tau. "kau ketahuan" jelas Amy. "maksudnya? " Karla binggung.
"aku baru menyusub ke situs web CCTV-nya Can, dan dia udah lihat rekaman CCTV di saat kau menyusub ke tempat mereka" jelas Amy.
"berarti dia udah tau tentang aku" gumam Karla. "yes" jawab Amy.
"perketat penjagaan markas, pindahkan data dan barang penting yang sudah selesai ke basecamp, dan jangan bergerak atau bertindak gegabah" perintah Karla. "baik" jawab semua. Karla pun pergi menemui Harry, Alex, dan Ben.
"kapan kita menyerang? " tanya Harry. "2 atau 3 hari lagi" jawab Karla. "itu terlalu lama" ucap Kenzi yang tiba-tiba datang.
"kenapa tidak besok? " tanya Alex. "semua tindakan itu butuh persiapan dan perhitungan yang matang" jelas Ben.
__ADS_1
"persiapan kita belum matang, aku tidak menginginkan kegagalan. Dan jika bisa tanpa pertumpahan darah" ungkap Karla. "kau tidak ingin membunuh Can? " tanya Alex.
Karla terkejut mendengar Alex bertanya tentang itu. "jika bisa tanpa pertumpahan darah kenapa tidak" jawab Karla lalu meninggal mereka.
"bukan aku tidak ingin membunuh nya, namun aku yang terlalu lemah untuk melakukannya" gumam Karla di dalam hatinya. Lalu Karla kembali ke ruangan Karl, berapa terkejutnya Karla melihat para member Munder's Girl's telah menunggunya.
"apa yang kalian lakukan di sini? " tanya Karla.
"kau yakin,ingin melakukan penyerangan ini? " tanya Aisy.
"hah... (terkejut) apa yang kalian katakan? " ucap Karla. "kau tidak usah bohong, kita tau semuanya. Kau pacaran kan dengannya" ungkap Selvy.
"apa yang kalian ucapkan, penyerangan ini harus terjadi" elak Karla. "kau tidak bisa bohong Karla, kita sahabat kau, kita tau semua tentang dirimu" jelas Yesi.
"hmm... oke, aku memang pacaran sama Mical. Tapi aku harus ngelakuin hal ini demi kakak, aku tidak rela kakak mati karna nya" jelas Karla."jika ada cara lain"usul Yelsa.
"tidak tekat ku telah bulat untuk ngelakuin penyerangan ini" ucap Karla mantap. "jika itu keputusan kau, kita pasti akan bantuin" ucap Aisy.
__ADS_1
"apa yang kau butuhkan pasti kita akan siapkan" tambah Bilsa. "apa yang ingin kau tau pasti akan kami cari" ucap Amy.
"makasih semuanya" ucap Karla "dan kita akan melakukan penyerangan dalam 2 atau 3 hari lagi" tambah Karla. "baiklah, semuanya akan kami siapkan untuk dirimu" ucap mereka semua dan pergi meninggalkan Karla sendiri di ruangan Karl.
"apapun yang terjadi akan aku lakukan dan akan ku tempuh untuk mendapatkan kebenaran" gumam Karla.
Rose pov....
"pasti kedua pihak saling menuduh satu sama lain, dan perang di keduanya pasti akan terjadi dan aku harus bisa menghentikan hal itu" gumam Rose.
...........................................................................
like &coment yaaa
dan vote 5 bintang ⭐⭐⭐⭐
makasih 😅
__ADS_1