
2 jam telah berlalu....
"hoahhhh..... " Karla membuka matanya, terlihat seorang pria tertidur pulas di atas sofa dengan gaya stay cool nya, membuat Karla tidak tega membangunkannya, Karla mendekati pria itu yang tidak lain dia adalah Mical. Karla menyelimuti seluruh tubuh Mical. saat Karla hendak melangkah pergi, tiba-tiba tangan Karla di tarik oleh Mical.
"mau kemana? " tanya Mical. "tidurlah, aku akan ke dapur! " jawab Karla. "apa yang akan kau lakukan? " "aku akan memasakkan sesuatu untuk mu".
" tidak, aku akan menemani mu!, dan juga membantu mu memasak"ucap Mical. "hmm... tidak boleh! " tolak Karla. "ayolah.... ku mohon" bujuk Mical. "baiklah" jawab Karla. "yee" ucap Mical senang.
"tapi kau harus menurut apa kata ku" ucap Karla. "baiklah" jawab Mical. mereka pun pergi ke dapur, di dapur terdapat beberapa pelayan Mical sedang memasak. "siang tuan" hormat para pelayan, dan Mical hanya mengangguk mengiyakan.
"nona, anda ingin makan apa? " tanya salah satu pelayan. "tidak usah repot-repot, aku akan menikmati apa yang kalian masak! " jawab Karla.
Munder's Girls pov
__ADS_1
"eh, ada yang liat Karla dimana? " tanya Selvy
"dia kemana? " tanya Tari. "aku bangun dia udah tidak ada" jelas Nana. "paling dia ke markas kakaknya" tebak Bilsa. "tidak, kurasa tidak" ucap Aisy. "kenapa? " tanya Amy. "firasat ku juga begitu" ucap Yesi. "Amy lacak gelang nya! " pinta Yelsa. "oke" ucap Amy. "dia di toilet loh" ucap Amy. "di toilet gak ada orang, aku barusan dari toilet" jelas Nana. "aku akan lihat" ucap Aisy dan beranjak dari tempat duduknya, setelah dari toilet. "aku cuman ketemu gelangnya" ucap Aisy yg memegang gelang Karla. "ada yang tidak beres nih" ucap Selvy.
back to Karla pov...
"jika kalian telah selesai, kalian semua bisa pergi! " ucap Mical. "baik tuan, kami telah selesai" ucap pelayan itu dan mereka semua pun pergi meninggalkan Karla dan Mical.
"hanya itu" tanya Mical. "ya " jawab Karla singkat. "baiklah aku akan melihatmu masak" ucap Mical. "baiklah, kau tidak usah membantu ku memasak! " ucap Karla agak kesal, dan langsung mulai masak. "kau marah? " tanya Mical. "..... " Karla. "jangan marah " ucap Mical dan memeluk Karla dari belakang, dan menaruh kepalanya di bahu Karla.
"maaf" bujuk Mical. "hmm... (dan membalikkan badan menghadapi Mical) aku hanya bercanda" ucap Karla dan tersenyum.
"jangan marah aku berjanji tidak akan mengulangi nya" ucap Mical. "iya, aku maafkan" ucap Karla. "sungguh? " tanya Mical.
__ADS_1
"Muach" satu kecupan mendarat di pipinya Mical. "masih tidak percaya? " tanya Karla. "hmm" Mical yang terpaku diam. mereka pun melanjutkan memasaknya hingga selesai, setelah itu mereka pun makan. tidak lupa Karla mencicipi masakan yang telah dihidangkan oleh pelayan Mical.
Karla dan Mical mereka saling menyuapi satu sama lain,dan tidak terasa siang telah berganti malam. Mical mengajak Karla bersantai di tepi pantai, angin yang datang menghembus dan membuat setiap helai rambut Karla melayang. di tambah suara ombak yang datang silih berganti.
"Keyla" panggil Mical. "ya, Mical" jawab Karla, Mical pun berlutut di hadapan Karla "apa kamu mau menjadi pacarku, dan tidak ada satupun kebohongan di antara kita" tanya Mical. "hmm... baiklah" jawab Karla "terimakasih" ucap Mical. "tapi, mohon jangan kekang aku" ucap Karla. "baiklah apapun yang kau mau" ucap Mical. secara spontan hidup lampu membentuk love di sekeliling Karla dan Mical. dan Mical langsung memeluk Karla, tidak lama pelukan itu pun terlepas.
"Mical, aku ingin menanyakan 1hal kepada mu! " ucap Karla. "apa? " tanya Mical. "apa pekerjaan mu? " tanya Karla. "aku hanya seorang asisten manajer" jawab Mical. "di perusahaan apa? " tanya Karla. "di perusahaan Chirtlase. " jawab Mical. mereka pun saling bercerita hingga Karla terlelap di bahu nya Mical.
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘
jadi guys setiap member Munder's Girls itu mereka memiliki sebuah gelang yg gunanya sebagai alat pelacak, sejauh apa pun jarak nya pasti akan terhubung, dan semua gelang itu saling berhubungan.
jangan lupa Like&Comen dan juga 5 bintang nya..... makasih 😅
__ADS_1