The Badass Mafia Queen

The Badass Mafia Queen
pd 5


__ADS_3


Rumah sekaligus markas Lian.


Setelah sampai di dalam rumah bak istana itu, Lian langsung memasuki ruang khususnya dilantai 3, ia mengistirahatkan badannya di kursi panjang nan empuk.


Tak berapa lama suara dering hp nya membuyarkan pikirannya.


drttt drttt


📞 "hallo Lian" sapa sang paman di sebrang telvon.


📞 "iya kenapa" dengan nada malas.


📞 "nanti malam kau datangi acara ulang tahun seorang rekan bisnis kita!!" perintah sang paman.


📞 "oke, kirim alamatnya ke Rangga " jawab Lian santai, ia tak mau menolak perintah sang paman karena tak mau berdebat.


lalu telepon dimatikan sepihak oleh Lian.


drtt drtt


bunyi pesan dari sang paman di hp Rangga membuat yang empunya menghentikan aktivitasnya, lalu berjalan menuju ruang khusus Lian.


"selamat sore queen"

__ADS_1


"iya kenapa" jawab Lian sambil menengok kebelakang.


"tuan besar sudah memberi saya alamat dan jam nya"


"oke, siapkan mobil untuk ku dan kamu bisa pergi sekarang" ucap Lian tanpa melihat Rangga.


pukul 19.00 .


Lian mulai bersiap, memoles wajahnya dengan makeup tipis lalu ia memakai dress berwarna hitam yang sangat kontras dengan kulitnya, dan memperlihatkan kaki jenjang putih miliknya.



setelah itu ia langsung berjalan ke arah lift di menuju lantai 1 rumah bak istana itu.


dilantai 1 sudah banyak anak buahnya berjejer rapih menyambut sang queen.


"queen tidak kah kita membawah 2 anak buah untuk berjaga-jaga" ucap Rangga.


"nggak usah kita berdua aja" jawab Lian, lalu memberi isyarat pada Rangga untuk menjalankan mobil BMW warna putih yang sekarang ia naiki.


ditempat berbeda.


seorang lelaki dengan gagahnya memakai setelah kemeja berwarna putih dan jas berwarna navy, tak lupa memakai jam tangan yang harganya cukup fantastis, siapa lagi kalo bukan Reno Dwi Anggoro.


ia lalu berjalan menuruni anak tangga rumah nya , dan mulai melihat sosok asisten pribadinya yang sedang duduk di lantai bawah dengan sang Daddy.

__ADS_1


"malam tuan" berdiri sang asisten ketika melihat tuannya telah datang dan membungkukkan badan.


"iya, udah lama kamu disini" ucap Reno


"baru saja tuan" jawab sang asisten.


"kamu mau berangkat kemana Ren," tanya sang Daddy.


"mau ke pesta dulu Dad, sambil cari jodoh biar nggak di jodohkan terus sama mommy" ucap Reno sambil tertawa, lalu pergi.


"dasar anak nggak jelas, awas kalo nggak bawah jodoh ntar Daddy suruh mommy nyari lagi" ucap sang Daddy sambil tertawa menakuti anak semata wayangnya.


setelah berbicara ngawur dengan sang Daddy, Reno berjalan ke arah mobilnya, dengan sigap Brian membuka kan pintu mobil lalu berlari kedepan dan memasuki bangku supir.


di perjalanan Reno hanya melihat hp dan mengecek beberapa informasi yang didapat dari asisten nya, tentang gadis yang membuat ia penasaran, siapa lagi kalo bukan gadis yang tak sengaja mobilnya ia gores, ia tersenyum melihat foto yang memperlihatkan gadis cantik sedang duduk di bangku taman menggunakan setelan kaos hitam dan celana jeans hitam.


tak terasa mobil yang di kendarai Brian pun sampai di sebuah hotel bintang 5, Brian pun dengan sigap keluar dan membukakan pintu tuannya.


ketika Reno keluar tak sengaja ia melihat seorang gadis keluar dari mobil berwarna putih dengan alegan di dampingi seorang laki-laki berpostur tinggi berotot, yahh itu Lian yang dibukakan pintu oleh sang tangan kanan (Rangga).


"itukan gadis gores " ucap Reno sepontan.



Rumah orang tua Reno.

__ADS_1


Happy reading, jangan lupa vote,like dan kasih kritik, sarannya ya kakak-kakak.


__ADS_2