
"DASAR ABBAS *******"
BUGHHH
"cepat lepasin zafa"
"ok gue bakal lepasin gadis itu"
"tapiiiii"
"Lo tau kan gak ada yang gratis" ucap menyeringai Abbas
"berapa" tanya Zikra dengan nada tak suka
"gue gak minta uang cumaaaaa"
"gue mau Lo tinggalin Fira"
"BANGSAATT ******** LOO"
BUGHHH
BUGHHH
sungguh sekarang wajah Abbas sudah babak belur. tapi dia masih keliatan sangat santai
"lo dasar gak punya otak"
"Lo tau kan?? zafa Masih di gue "
"Lo gak takut gadis ituuu kenapa Napa"
seketika Zikra diam
dia bingung harus apa di satu sisi dia menyayangi zafa tapi disisi lain dia juga sangat mencintai Fira
"kenapa Lo lakuin ini"
"dia sepupu Lo"
"PERSETAN DENGAN SEPUPU"
"GUEE CINTA SAMA FIRA DAN GAK ADA YANG BISA MILIKIN DIA SELAIN GUEEE TERMASUK LOOO"
nafas Abbas menggebu dia merasa mencintai Fira
walaupun akan sulit mendapatkan hati Fira karena hubungan darah cucu dari keduanya Abbas akan berusaha
tapi harapannya pupus ketika dia mengetahui Fira berpacaran dengan Zikra
orang yang baru dikenal Fira
__ADS_1
"ck apa Lo gak mikir resiko kalo Lo sampai menjalin hubungan dengan Fira"
"GUE . BILANG . GUE . GAK . PEDULI." ucap Zikra dengan penuh penekanan disetiap kayanya
"heh lupakan Dulu soal itu sekarang Lo lepasin zafa atau Lo akan menyesal"
"heh gak akan sebelum Lo tinggalin Fira"
"ok Lo yang minta jadiiii jangan menyesal"
"Serang" hanya satu kata yang keluar dari mulut Zikra semua pasukannya langsung menerobos masuk ke dalam
karena pasukan Abbas belum siap jadi mereka banyak yang tumbang
" le Lo urus mafia kampret ini gue akan masuk mencari zafa" ujar Zikra yang di balas anggukan kepala oleh leo
.
"ZAFAAA kamu gak papa????" tanya cemas Zikra ketika sudah menemukan zafa
sedangkan zafa malah menangis
"dasarrr Abbas kampret beraninya dia melukai zafa"
"ok sekarang lupakan tentang kampret"
"sekarang zafa pulang yaaa sama Zizi ayo"
sebelum itu Zikra menelfon bili untuk mengecek kondisi kejiwaan zafa
setelah itu dia langsung menggendong zafa ala bridal style berlalu meninggalkan apartemen milik mafia kampret
"leooo ayo cabut"
"biarkan dia.dia harus hidup biarkan Tuhan melaknatnya dulu" ucap datar Zikra sambil menjauh
"HEH BUKANYA HARUSNYA LO YANG DI LAKNAT TUHAN DASAR PHSICOPATH GILA" teriak Abbas tapi tak dihiraukan oleh Abbas
"Lo liat aja gak ada yang bisa dapetin Fira kecuali gue" ucapnya sinis sambil mengelap sudut bibirnya yang berdarah
.
.
dok
dok
dok
"Nana... nana buka pintunya Nana
__ADS_1
itu adalah Fira setelah kejadian teror itu entah mengapa dia menjadi ketakutan
hingga dia memutuskan untuk kerumah Nana
"iya iya sebentar" terdengar sangat malas nada dari nana
dan ceklekkk
"Nana" ucap Fira langsung berhamburan ke pelukan Nana
"fir Lo kenapa??" tanya Nana yang membalas pelukan Fira
"na hiks tadi ada yang hiks meneror ku hiks" tangis Fira sampai sesegukan
"apa?? oke sekarang Lo tenang oke ayo masuk dulu"
"nih minum" Nana menyodorkan segelas air putih dan Fira menerimanya
"makasih hiks"
"sekarang coba Lo jelasin"
Fira mulai menceritakan apa yang dialaminya
."jadi gitu"
"na gue takut banget"
"kok bisa"
"ok sekarang Lo harus tenang dan jangan diladenin soal teror seperti itu"
"tapi naaa
"udah paling juga orang iseng"
.
.
"bagaimana bil keadaan zafa" tanya Zikra setelah Bili memeriksa zafa setelah dokter Ina mengobati luka zafa
"ini parah trauma yang dulu saja belum hilang tapi malah ditambah penculikan ini" terang Bili
"zik sepertinya Lo harus bawa zafa berobat ke luar negeri untuk mendapatkan pengobatan yang maksimal" lanjutnya
Zikra tampak menimang
kalo dia membawa zafa berobat ke luar negeri lantas bagaimana dengan Fira
"bagaimana zikk"
__ADS_1
"akan gue pikirkan"
*******