
" Hay cantik apa kabar....?? " tanya orang itu pada seorang gadis
tapi gadis itu tak mau menjawab hanya ada wajah memprihatinkan dari gadis tersebut
"baiklah kalo kamu tak mau jawab.. whatever.." lanjut Zikra dengan senyum kecut Nya
dan memang benar orang itu adalah Zikra
sudah menjadi kebiasaan rutin Zikra untuk 2 kali sehari menengok gadis itu
tapi yang menjadi pertanyaan siapa gadis itu..??
apa dia Begitu istimewa bagi Zikra??
lantas bagaimana dengan Fira??
" kalo begitu Zizi berangkat dulu ya..." pamitan Zikra sambil mengelus wajah gadis tersebut
lalu perlahan menghilang dari ruangan serba pink tersebut
"gue pingin ketemu" ucap datar Zikra di ujung telepon sambil melenggang pergi
🎬🎬🎬🎬🎬
" mau ngomong apa..?? " tanya Fira to the poin pada Aris
Aris tersenyum hangat " nih makan dulu" ucapnya sambil menyerahkan ice cream rasa coklat dengan topping chocochips
Aris tau betul kali ini adalah ice cream favorit Fira
"makasih" ucap Fira sambil mengambil ice-cream tersebut tidak lupa dengan senyum manisnya
"hm" lalu Aris duduk di samping Fira
memang kini mereka sedang berada di taman kampus
Aris yang mengajak karena katanya dia ingin ngomong penting
" jadi??" tanya Fira sambil memakan ice cream nya yang membuat Aris menghentikan aktivitasnya untuk menyuapkan ice cream kedalam mulutnya
ia menghembuskan nafas
" soal.... berita itu apakah benar..??" tanya Aris dengan mengalihkan pandangannya
"berita?? berita apa??" tanya balik Fira yang belum tau maksud Aris
"parkiran" kode Aris dengan suara yang berat
kini Fira tau jalan pembicaraan Aris
Fira mengangguk
__ADS_1
"kalo iya" Fira tampak cuek dan seperti asal menjawab pertanyaan Aris
Aris memandang lekat wajah Fira tepatnya adalah mata
" aku masih cinta sana kamu " ucapnya sambil mencoba menggenggam tangan Fira tapi dengan cepat Fira menepisnya
Fira tersenyum sinis
"oh" ucap Fira setenang mungkin walau sebenarnya hatinya sangat tersayang mendengar tuturan dari Aris
" aku mau kita kayak dulu lagi" lanjut Aris dengan tatapan cukup meyakinkan
" Lo sadar dengan apa yang Lo ucapin" tanya Fira dengan ekspresi dibuat sedatar mungkin
"tolong kamu percaya sama aku semuanya tak seperti yang kamu pikir" Aris mencoba meyakinkan Fira
"bulshit" ucap Fira dengan nada cukup ketus
"kumohon ijinkan aku menjelaskan semuanya"
"terserah" ucap Fira lalu berlalu meninggalkan Aris
"Fira asal kamu tau.... itu bukan aku aku tak punya hubungan apapun dengan zura.." teriak Aris namun tak digubris oleh Fira
🎬🎬🎬🎬
cowok itu menghembuskan nafasnya lalu menggeleng
melihat itu Zikrra memasang senyum kecut lalu tak lama berselang itu dia mengalihkan pandangannya
dia seperti menghapus air matanya
"Lo harus sabar dan Lo harus yakin bahwa keajaiban itu ada" ucap bili menenangkan Zikra
ya orang yang duduk didepan Zikra adalah bili dia adalah teman SD Zikra
dia adalah dokter spesialis psikologi
kadang bili Heran pada Zikra
dia tau Zikra adalah seorang phsico
dan dia tak pernah melihat Zikra menangis
kecuali untuk gadis itu
"apa Lo gak berniat nyembuhin penyakit Lo?" tanya Bili mencoba mencari tipu lain
"gak" jawab datar Zikra
"tapi..."
__ADS_1
"gue cabut" ucap Zikra lalu melenggang pergi
sedangkan Bili hanya menghembuskan nafas
"selalu seperti ini" lirihnya lalu mengambil berkah dimeja nya
🎬🎬🎬🎬🎬
30 menit sudah Fira di kamar mandi
meluapkan emosi yang dari tadi ia pendam
tampak sedikit matanya membengkak tapi ia tak menghiraukan itu
yang terpenting ia ingin hidup normal
ketika dirinya ingin pulang tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya dari belakang
"hey..." ucap orang itu yang membuat Fira menoleh kebelakang
"oh... Zikra... hampir aja aku jantungan" ucap Fira sambil mengusap usap dadanya yang membuat Zikra terkekeh
itulah yang membuat Zikra nyaman dengan Fira gadis itu selalu membuat hari harinya penuh dengan warna
tapi tak lama Zikra terkekeh ia melihat mata Fira yang membengkak
"kamu nangis??" tanyanya sambil menggapai pipi Fira
"enggak" ucap Fira menepis tangan Zikra dan lanjut berjalan tak lupa Zikra yang membuntutinya
"jangan bohong" ucap Zikra mencibir
"terserah" ucap Fira dan mempercepat langkahnya
Zikra terdiam
pasti gara gara dia batinnya
lalu dia mengambil ponselnya dan memencet nomor seseorang
"halo"
"Hajar dia tapi jangan sampai mati ingat dan jangan sampai masuk rumah sakit" ucap dingin Zikra lalu memutuskan sambungan teleponnya dan memasukkan kembali ponselnya ke saku
lalu dia mengejar Fira yang sudah mulai menghilang
"Bebebbb... tunggu...." teriaknya sambil berlari
*********
TBC
__ADS_1
_________