
maafkan bila diri ini memaksa
jangan salahkan diri ini yang amat mencinta
seperti hujan yang mengguyur bumi secara paksa
saat itulah diri ini berkuasa
______________________________________
" bagaimana keadaannya??" tanya seseorang di sebuah mansion
"dia sudah mulai membaik bos" jawab orang yang ditanya tadi
ia diketahui bernama Leon orang kepercayaan Zikra
mereka adalah sahabat sejak SD
jadi jangan heran kalo mereka sangat akrab
"udah dibilang jangan bilang bos , Masih ngeyel.. bas bos bas bos.... emang gue bosokan kubis apa...??"
Zikra memang tidak suka jika di panggil layaknya atasan ia lebih nyaman dipanggil dengan nama sendiri
"hehehe maaf maaf" cengir Leon dengan memberikan jari peace nya
"ok Lo tadi bilang dia udah baikan kan..??" tanya Zikra memastikan
"ia... bener suwer jengkol dah... " canda Leon yang dibalas gelengan kepala oleh Zikra
"ok kalo begitu Lo boleh pergi" usir Zikra dengan mengibaskan tangannya
"yah.... diusir nih...." pura pura ketus Leon sambil melangkahkan kaki keluar
sekarang tujuannya adalah club
emang kapan dia bisa libur.....
sebelum ia sampai pintu samar samar ia mendengar
"bersiap siaplah nyonya..." yah suara itu berasal dari Zikra sedangkan Leon dia hanya menelan salivanya
jika Zikra sudah begitu maka... hancurlah sudah..
.
.
kini Zikra sudah berada di sebuah ruangan dengan cahaya yang sangat minim
hanya bohlam lampu berwarna kuning saja yang menjadi penerangan
"Hay.... apa kabar...." sapa Zikra pada seseorang yang kakinya diikat berdiri dengan tangan diborgol keatas
__ADS_1
"mau apa lagi kamu.." jawab orang itu dengan tatapan yang sangat tajam
"tentu ingin bersenang-senang sayang.." jawab Zikra dengan senyum smriknya sambil mengambil cambuk di sebuah meja
sedangkan orang itu.... dia hanya memasang senyum sinisnya dia tahu apa yang akan Zikra perbuatan setelah ini
"kau siap cantik..." tanya Zikra jangan lupakan senyum smriknya itu
bukan menjawab orang itu malah..
"ck...ck...ck.... Zikra.... Zikra.... kamu itu laki-laki macam apa hah... dengan beraninya melukai seorang wanita" jawab orang itu dengan tatapan sinis
"oh... Lo bertanya seperti itu..??"
"baiklah sekarang kau ini wanita macam apa hah sampai beraninya membunuh seseorang dan menghancurkan kehidupan seseorang" tanya Zikra dengan mencekal erat dagu wanita itu
"aku memang sudah membunuh si tua Bangka itu.... tapi... kalo si ******* itu bukankah itu....." sebelum perempuan itu melanjutkan kata-katanya...
"BERANINYA KAU...."
cetas.....
cetas....
zikra dia mencambuk perempuan itu
hingga empunya meringis kesakitan
"beraninya kau menyebut mereka dengan kata-kata itu...." kini Zikra mengambil tongkat kayu
bugh
bugh
"akh.....sia_sialan...."
rintihan berhasil lolos dari mulut perempuan itu dan membuat Zikra tersenyum sinis
" Hey... apa kau lupa siapa aku??" tanya perempuan itu dengan keadaan yang semakin melemah
"tentu saja ingat . kau adalah ******" jawab Zikra dengan menekankan kata ******
"AKU INI IBUMU A*J*R" bentak perempuan itu
"HANYALAH IBU TIRI JA**OK...!!!" maki Zikra
Bugh.....bugh.....
setelah mengucapkan kalimat yang terakhir Zikra memukul kepala perempuan itu dengan balok kayu
"akh...... ba**sat......" setelah mengucapkan itu perempuan itu pun pingsan
"urus dia jangan biarkan dia mati MENGERTI...!!!" titah Zikra pada salah satu anak buahnya setelah keluar dari ruangan terkutuk itu
__ADS_1
🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬
"bagaimana apa ada kabar...??" tanya seorang cowok disebuah rumah kosong
"ada , dia adalah ketua dari geng mafia dan juga salah satu pengusaha tersukses dari 2 tahun terakhir" jawab orang bertopeng itu
"ada lagi..??" tanya cowok itu lagi
"sepertinya dia juga seorang psichopath"
"menarik.." ucap cowok itu dengan menyunggingkan senyum yang sangat aneh
"tuan Zikra Prasetyo sebentar lagi riwayatmu akan berakhir"
🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬
"FIRA...." teriak seorang memanggil nama Fira sontak Fira yang lagi berjalan pun menoleh ke sumber suara
" eh.... Aris" ucap Fira ketika dia mengetahui bahwa Aris lah yang memanggilnya
"Hay... apa kabar" tanya Aris ketika sampai berjajar disamping Fira
"gue baik" jawab Fira singkat.
"oh iya entar malem ada acara gak??" tanya Aris lagi
"kayaknya gak ada sih... emang kenapa??" jawab Fira
"itu gue mau ngajak Lo jalan mau gak"
tawar Aris yang dibalas kerutan pada dahi Fira
"makan malam gitu..." sambung Aris
"oh.... em gimana ya.." pikir Fira
"please lah mau ya...." desak Aris
"em..***" saat itu tiba-tiba seseorang menyerobot kata kata fira
"gak bisa fira ada janji sama gue " ucap orang itu sambil menarik tangan Fira
tentu Fira meronta tapi dia belum melihat siapakah orang itu
"LEPASIN lepasin tangan gue...!!" teriak Fira tapi tak diindahkan oleh orang itu sampai mereka sampai di parkiran
"LEPASIN."
"ELO....."
🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬
TBC
__ADS_1
********