
" kita mau kemana" tanya Fira sambil menatap Zikra yang sedang fokus mengemudi
"makan" jawab Zikra enteng dan terus mengemudi
sedangkan Fira hanya ber oh ria
.
sekarang Fira ada dan Zikra sudah ada di parkiran restoran
ketika mereka ingin masuk ke restoran tiba-tiba Mereka dikejutkan dengan kemunculan seorang kakek kakek yang berpenampilan sangat kucel
sesaat Fira mikir bahwa dia adalah pengemis
"tolong.... *** kakek sudah 2 hari tidak makan... kakek laper ***..." rintih sang kakek sambil menengadahkan tangan kepada kedua sejoli itu
ketika Zikra ingin mengusir kakek itu karena merasa kurang nyaman Fira mencegahnya yang dibalas dengan anggukan dari Zikra walau hanya terpaksa
kemudian Fira mengambil 5 lembar pecahan seratus ribu pada sang kakek yang membuat kakek tersebut kaget bukan kepalang tapi tidak dengan Zikra dia malah memasang senyum tipis
karena ternyata pasangannya adalah orang yang sangat peduli satu sama lain
"*** ini banyak sekali ***...." ucap Jake itu histeris
"tak apa kek... lagian santai saja pacar saya tuh orangnya tajir..." ucap Fira yang mendapatkan kekehan dari Zikra tapi tidak untuk sang kakek
" apa *** banjir... dimana banjirnya ***..." tanya kakek panik yang membuat kaget Fira dan Zikra
sesaat mereka berfikir kalo kakek ini mengalami gangguan pendengaran
"bukan banjir kek... tapi tajir.... kek tajir..." ucap Fira menenangkan sang kakek
"oh.... Kadir.... siapa tu si Kadir papanya ya.... yang ngasih ni uang" jawab kakek sambil manggut-manggut
kali ini fiks kalo kakek ini mengalami gangguan pendengaran
"bukan Kadir kek..... tapi T.A.J.I.R " ucap Fira sambil menekan kan kata tajir
sejauh ini Zikra hanya menjadi kacang antara perseteruan Fira dengan kakek itu
__ADS_1
"oh.... tajir..... " ucap kakek itu dengan tampang polosnya
yang mendapatkan senyuman manis dari Fira
🎬🎬🎬🎬
" persiapannya sampai mana?? " tanya orang itu dengan tampang yang sangat serius
"sudah sampai 98 persen tuan" ucap salah satu anak buahnya
"bagus..... dimana pertemuannya " tanya orang itu lagi
" di markas black king cobra tuan"
sedangkan orang itu hanya manggut-manggut
"eh... bas Lo beneran terima tawaran dari dia" tanya Aldo pada Abbas
dan benar dia adalah Abbas
sedangkan Aldo dia adalah tangan kanan ples sahabat Abbas
"Lo yakin" tanya Aldo memastikan
"Lo meragukan gue..." tanya Abbas mengintimidasi dengan tatapan tajam
" selow bro.... Lo kan mafia terhebat bagi gue.... "Sedangkan Abbas dia hanya memandang sinis ke arah Aldo
kini tempat yang ber aora gelap itu menyaksikan pertengkaran unfaidah mereka
🎬🎬🎬🎬
" ceritakan" ucap Zikra
mungkin pada Fira..
kini mereka telah duduk di bangku restoran itu
setelah tragedi bersama sang kakek
__ADS_1
Fira menaikan alisnya
" apa?? "
" yang tadi" kata Zikra lagi
" wah..... ini stik enak bangettttt" ucap Fira seperti mengalihkan pembicaraan
"jangan mengalihkan pembicaraan Fira...!!!" ucap Zikra dengan sedikit keras
Fira menghembuskan nafas kesal
"ok" kata Fira
"jadi tadi..." baru Fira ingin cerita tapi suara dari ponselnya menghentikan ucapannya
"hehehehe... ada panggilan bentar aku angkat dulu" ucap Fira dengan cengirannya yang dibalas hembusan nafas kesal
"halo... dengan Fira disini... ada yang bisa saya bantu...??" ucap Fira dengan gaya alay Nya
"sudahlah Fira.... sekarang gue sedang serius" ucap Nana dibalik telepon
"hehehe.... abis Lo ganggu kencan gue tau gak..." jangan ditanya sekarang Zikra sedang tersedak Saliva nya sendiri
"ada apa...?" tanya Fira
"Aris masuk rumah sakit" ucap Nana dengan dengan nada yang khawatir
"APA....??!!"
"ok gue sekarang kesana sekarang lo sharelok ok...." ucap Fira lalu menutup telponnya
"zik sekarang kita harus kerumah sakit ayo...." kata Fira panik sambil menarik lengan Zikra dan Zikra hanya pasrah
tapi jangan lupakan dia tersenyum sinis tanpa sepengetahuan Fira
_______
TBC***
__ADS_1
🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬🎬