The Lord Night

The Lord Night
bab 10


__ADS_3

Ayo kita lanjut....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Di sekolah....


Lion saat ini ada di kelas bersama teman teman nya.


" pagi anak anak" sapa guru yang masuk ke kelas mereka, dan semua murid pun langsung kembali ke tempat duduk nya masing masing.


" baik... Anak anak hari ini kita kedatangan murid baru lagi, silakan perkenalkan diri mu" ucap sang guru kepada murid baru itu.


"Dionandra" ucap nya singkat tanpa ekspresi.


" hah... Itu doang, serius...? Simpel banget"


"ihh... Dingin banget sih, dulu waktu aziel perkenalan dia sambil senyum, walau tipis" dan ocehan para siswa dan siswi di kelas itu pun di mulai.


sementara lion terus melihat pada murid baru yang bernama dion itu, dengan mengingat perkataan kevin tadi pagi.


" apa itu orang yang di maksud kak kevin?" ucap lion dalam hati.


" sudah cukup... Dion silahkan duduk di dekat kauri" perintah guru sambil menunjuk ke arah bangku yang di tempati oleh kauri, dion pun langsung duduk di dekat kauri dengan tanpa ekspresi, yang membuat kauri langsung agak menjauhi nya.


Pelajaran pun di mulai, semua belajar dengan fokus sampai guru pergi.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian....


Woy.... Jamkos guru sibuk rapat..." teriak ketua kelas heboh.


Semua murid pun lansung berteriak dan membubarkan diri, ada yang pergi ke meja lain, main hp, membaca, menyanyi, ngegosip, dan ada juga yang rajin ngisi tugas.


" begitu senang tidak belajar.... Apa lagi guru..."


"RAPAT...." sahut seluruh kelas sambil bernyanyi dan menari heboh, dengan menjadikan sapu sebagai mik atau gitar.


"ihhh.... Berisik..." teriak seorang cewek pada cowok yang sedang bernyanyi di depan, ia pun berdiri di belakang si cowok sambil memegang sebuah sapu, dan langsung menendang kaki nya si cowok yang tadi sedang bernyanyi.


Bukkk...


Cowok itu pun jatuh, dan kepala nya terbentur lantai.


" aduh... Dimana aku? Siapa aku?" ucap si cowok itu langsung seperti orang yang hilang ingatan.( padahal mah tidak).


"woy... Lo sialan... Lo mau bikin gue mati gara gara pusing" ucap cowok itu marah sambil memegangi kepala nya.


"oh... Lo gak jadi hilang ingatan? Syukurlah... jadi gue gak usah khawatir gak dapet jajan gratis" ucap teman nya si cowok sambil berjalan santai.


"sialan lo..." mereka pun berlarian saling kejar seperti di film india.


Hal itu membuat semua murid di kelas tertawa, bahkan lion dan aziel pun tersenyum, hanya satu orang yang tidak tersenyum dan tidak menampilkan ekspresi, yaitu dion.


" hahahah...lucu bet" ucap kauri sambil memegangi perut nya, namun saat melihat dion tawa nya langsung berhenti.


" lo gak ketawa? Lucu tau?" ujar kauri, semua murid pun menatap dion, namun dion tak menjawab bahkan tak berekspresi.

__ADS_1


Tok...tok...tok...


Tiba tiba ada yang mengetuk pintu kelas mereka, dan ternyata itu kevin, lion pun langsung berdiri dengan senang menghampiri nya.


Semua orang tak heran dengan sifat lion karena mereka semua sudah mengetahui nya.


" kak kevin... Kenapa kakak ke sini?" tanya lion dengan tersenyum lebar.


"oh... Hanya memberikan tugas" ucap kevin sambil tersenyum. Namun, tak di sambut senyum oleh para murid di kelas, malah ocehan serta makian yang keluar dari mulut murid murid di kelas itu dan gumaman hore dari si paling rajin.


Sementara, kevin menghampiri dion, ketika lion sedang melihat tugas nya.


" dion... Bagaimana? Apa kau nyaman di kelas ini?" tanya kevin sambil tersenyum pada dion, yang dianggukki tanpa ekspresi oleh dion.


"syukurlah" ucap kevin senang, sambil mengelus rambut dion yang tak terlihat menunjukkan ekspresi.


Di sisi lain, lion yang melihat nya cemburu, karena kakak tiri nya mengelus yang lain selain diri nya, ia pun menghampiri kakak nya dan langsung melepaskan usapan kevin dengan marah, yang membuat dion melirik nya.


Kevin yang mengerti bahwa saudara tiri nya ini marah, lantas mengelus kepala lion sambil tersenyum, setelah itu kevin pun pergi dari kelas dan meninggalkan lion yang tersenyum lebar.


"lion... Apa kak kevin kenal dengan dion?" tanya dika penasaran.


" entah lah..." seketika senyum lion pun langsung luntur, dan kemudian ia menatap dion sengit, sementara yang di tatap hanya menunjukkan wajah tanpa ekspresi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2