The Lord Night

The Lord Night
Bab 22


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ke esokkan hari nya……


para murid heboh, sebab hari ini georgia school


kedatangan murid baru lagi, nama nya zafir, orang nya ganteng, kulit putih, mata yang agak sipit, alis tipis, hidung mancung, bibir tipis serta lesung pipi saat ia tersenyum, menambah kesan manis pada diri nya.


ia juga tipekal orang yang humoris dan ramah, bukti nya, sejak ia keluar dari kelas nya, senyum di bibir nya yang menciptakan lesung pipi itu tak pernah pudar, hingga ia tiba di kantin dan duduk di sebelah lion.


Apa yang zafir lakukan itu tentu mengundang tatapan heran dari orang orang, bahkan dika yang sedang memakan bakso pun menghentikan kunyahan nya.


oh ayo lah, bagaimana tidak heran, jika zafir yang notabene nya murid baru seenak nya duduk di dekat lion tanpa meminta izin.


"hey… hey… hey… apa yang kau lakukan?? kau seenak nya duduk di dekat lion tanpa meminta izin" ucap dika agak marah.


sebab, bahkan dika yang teman kecil lion saja tidak berani duduk di samping lion tanpa izin nya.


"memang kenapa ?? dia saja tidak marah" ucap zafir dengan santai, sambil mengambil keripik yang ada di depan nya yang entah milik siapa, dan langsung menyuapkan nya ke lion, yang duduk di sebelah nya, sementara lion hanya menerima suapan itu dengan ekspresi kaget.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Di parkiran……


"lion aku masih kesal dengan kejadian tadi di kantin" ucap dika saat tiba di parkiran.


"memang nya apa yang terjadi di kantin?" tanya kauri kepo.


ya, ia , aziel, dan airis tidak tau, sebab mereka tidak di kantin saat istirahat tadi, tapi mereka ada di lapangan basket, mereka terpilih sebagai perwakilan sekolah dalam sebuah pertandingan basket antar daerah.


sementara , raphael dan ziko pergi ke ruang guru, saat itu di kantin hanya ada lion, dika, rion dan dion. rion pun dengan semangat 45 menceritakan kejadian saat istirahat tadi.


beberapa menit kemudian ………


"oh…… begitu rupa nya " ucap kauri sambil mengangguk.


"tapi…, siapa itu zafir??" heran kauri.


"dia murid baru di kelas nya kak kevin" jawab raphael.


"aku tidak tau kenapa, hanya saja…, aku merasa tidak asing pada nya " bingung lion.


"bukan hanya lion, tapi aku dan dion pun merasa sangat dekat dengan nya, benarkan dion??" tanya rion pada dion yang hanya di angguki saja oleh dion.


tak berapa lama kemudian kevin datang.


"hai…… apa yang kalian bicarakan ??" tanya kevin.


"oh…… kami sedang membicarakan soal murid baru di kelas mu, kak kevin" jawab kauri.


saat mendengar itu senyuman di wajah kevin pun memudar.

__ADS_1


"sebaik nya kalian jauh jauh dari nya, terutama kalian!" tunjuk kevin pada ke tiga adik kembar tiri nya.


"kenapa…? dia terlihat baik " rion menatap kevin dengan tatapan bingung.


"tidak apa, hanya tidak suka, ayo pergi!"


kevin menarik tangan rion yang ada disamping nya, rion yang terkejut reflek memegang tangan dion, dan dion pun menarik tangan lion.


sekarang, mereka terlihat seperti anak anak yang sedang main kereta keretaan.


sesampainya mereka di depan mobil nya kevin, kevin langsung memaksa adik adik nya masuk tanpa menunggu mereka sempat berbicara, ia langsung melajukan mobil nya pulang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sesampainya di rumah, kevin keluar dari mobil dan menutup pintu nya dengan keras, lantas masuk ke rumah dan menuju ke kamar nya.


lion, rion, dan dion yang melihat itu hanya saling tatap dan mengedikkan bahu, tanda tidak mengerti apa yang terjadi pada kevin.


sekarang, lion dan dua kembaran nya telah tinggal bersama, walau ada sedikit drama perpisahan antara rion dan keluarga angkatnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Bersambung………


__ADS_2