
Ayo kita lanjut.....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara di tempat lain.....
"apa kau sungguh tak bisa tersenyum?" tanya seseorang di sebuah rumah yang megah, sementara orang yang di tanya hanya mengangguk tanpa ekspresi sedikit pun.
" bagaimana ini tuan kevin? Apa yang terjadi?" tanya orang tua dari orang yang baru di tanya nya tadi.
Ya, benar itu adalah kevin, saudara tiri nya lion.
"aku akan memikirkan nya, tenang lah dulu" ucap kevin menenangkan. Lalu ia pun berpamitan hendak pulang ke rumah.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di rumah.....
"aku pulang...." ucap kevin saat sudah sampai di rumah nya.
" kak kevin, kau sudah pulang" sambut lion dengan tersenyum.
"ah..... Ya" jawab kevin tersadar dari lamunan nya.
"kevin, apa kau sedang banyak pikiran?" tanya lion khawatir.
__ADS_1
"ah... Tidak" ujar kevin "aku ke kamar dulu, kau juga tidur lah" kevin pun pergi ke kamar nya dan beristirahat.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ke esokkan hari nya.....
Di pagi hari yang cerah ini, semua murid belajar dengan tekun walau ada juga yang main main, saat bel berbunyi semua murid pun langsung pergi ke kantin.
"kevin... Kau lagi ada masalah? Dari tadi diem terus?" tanya Nam-ji teman sekelas nya kevin.
" tidak" jawab kevin singkat.
Di waktu yang sama pula, dia melihat lion, dika, rion dan kawan kawan nya yang lain, sedang berjalan menuju kantin dengan di penuhi tawa di setiap langkah mereka.
" lion kelihatan bahagia, walau pun hanya mengulas senyum tipis, tapi jika terus begitu mungkin dia akan bisa menghilangkan kepribadian ganda nya" ucap kevin dalam hati sambil tersenyum, benar kevin sudah tau tentang kepribadian ganda nya lion.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara itu, lion dan kawan kawan nya sedang berjalan menuju kantin sambil terus bercanda.
Setelah selesai makan di kantin, bel pertanda masuk pun berbunyi, dan mereka pun langsung pergi ke kelas nya masing masing.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Di kelas....
Guru sudah datang dan pelajaran pun di mulai, saat ini di kelas sedang ada pelajaran seni budaya.
"baiklah... Untuk tugas kalian buat kelompok yang berisi 5 atau 6 orang, tidak boleh lebih tugas nya adalah kalian harus membuat sebuah miniatur rumah, kapal, pesawat, atau apa pun. tapi ingat, tidak boleh beli yang sudah jadi" ucap guru itu memberi tugas "tugas nya di kumpulkan minggu depan" lanjut sang guru, setelah itu guru itu pun pergi karena pelajaran sudah selesai.
"hai.... Bagaimana kalau kita satu kelompok?" ucap dika saat sudah membereskan buku pada aziel dan kawan kawan nya yang lain.
" boleh juga" jawab kauri " kapan kita mengerjakan nya ?" tanya kauri sambil berjalan di ikuti yang lain nya.
" kalau aku sih terserah, kapan kalian ada waktu?" ucap dika sambil membalikkan badan nya hendak berjalan ke pintu keluar kelas nya.
" hari ini saja " ujar rion " soal nya besok aku sibuk, senin kan sudah harus di kumpulkan" jelas nya.
" oke, hari ini semua setuju?" semua pun hanya mengangguk sebagai jawaban.
" di mana kita akan mengerjakan nya?" lanjut kauri.
" bagaimana kalau di rumah lion" ujar dika memberi saran.
" kenapa di rumah ku?" tanya lion pada dika.
" ya, karena rumah mu sangat nyama" jawab dika berkata dengan enteng. Lion tak menjawab lagi sebab dika itu keras kepala.
" baik lah setuju" ucap kauri mewakili aziel dan rion, mereka pun melanjutkan perjalanan pulang ke rumah lion.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Bersambung.....