The Lord Night

The Lord Night
Bab 23


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


ke esokkan hari nya………


di pagi yang cerah ini, di kediaman georgia, ada yang berbeda pada sarapan kali ini, bukan hanya karena ada anggota baru, tapi juga karena pagi ini kevin terlihat makan dengan wajah yang masih kesal, sama seperti kemarin.


setelah makan, kevin langsung berangkat tanpa menunggu adik adik nya.


"ada apa dengan kakak kalian itu??" tanya leskara pada ketiga anak kembar nya.


"itu pasti karena kemarin " jawab rion.


leskara yang mendengar itu, mengangkat sebelah alis nya, seakan bertanya apa yang di maksud rion.


rion, lion, dan dion pun menceritakan apa yang terjadi kemarin secara singkat.


"oh…… siapa nama murid baru itu??" tanya leskara sambil mengangkat gelas berisi air yang hendak ia minum.


"Zafir…" singkat lion.


uhuk…… uhuk………


"Zafir…??" tanya leskara membenarkan ucapan lion, yang hanya di jawab anggukkan oleh ke tiga anak kembar nya.


"kenapa……??" tanya dion.

__ADS_1


"oh…… tidak" jawab leskara.


setelah itu, lion, rion dan dion pun pamit untuk berangkat ke sekolah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


setibanya di sekolah, mereka langsung ke kelas mereka dan belajar dengan giat, hingga jam istirahat tiba, lion, rion dan dion serta teman teman yang lain pun pergi ke kantin.


saat sedang asik menikmati makanan mereka, zafir tiba tiba saja datang dan duduk di sebelah lion yang memang kursi nya kosong.


Cup……


bahkan tangan lion yang hendak menyuapkan makanan pada mulut nya pun ikut berhenti dengan mulut yang terbuka, dan itu sangat menggemaskan, terutama di mata zafir.


zafir yang gemas pun langsung mencubit pipi lion, ketika lion sadar, ia langsung meminta izin ke toilet.


"emmm……… teman teman, aku ke toilet dulu" ucap lion yang langsung pergi menuju toilet.


saat lion pergi, zafir dengan santai nya menyingkirkan kursi tempat lion tadi duduk dan memberikan kursi kosong itu pada orang yang sedang mencari kursi untuk makan.


rion yang ingin berkomentar, tidak jadi ketika ia di beri tatapan tajam dari zafir.


suasana di meja itu pun sangat tenang hingga lion kembali, ia kebingungan karena kursi tempat ia duduk tadi mendadak menghilang, belum sempat ia bertanya, ia di buat terkejut sebab zafir tiba tiba menarik nya, hingga ia duduk di pangkuan nya.


saat hendak bertanya apa maksud nya ini? zafir sudah lebih dulu membungkam mulut nya dengan nasi goreng yang ia pesan tadi, akhir nya ia hanya bisa menikmati nasi goreng yang di suapkan zafir.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sementara, di sisi lain, kevin yang melihat itu langsung emosi, dengan wajah marah nya, ia menghampiri meja di mana zafir tengah menyuapi lion, yang berada di pangkuan nya, ia langsung menarik lion dari pangkuan zafir.


"jangan pernah sentuh adik adik ku!" peringat kevin pada zafir.


kevin pun langsung membawa lion dan dion pergi, sementara rion mengikuti mereka dari belakang, ketika jarak mereka dari kantin sudah lumayan jauh, kevin menghentikan langkah nya dan di ikuti oleh lion, rion, dan dion.


"dengar…, kalian tidak boleh dekat dekat dengan nya" peringat kevin pada ke tiga adik nya.


"memang kenapa??" tanya lion dengan wajah polos nya.


"bu-bukan apa apa, hanya tidak suka, sudahlah…, kalau aku bilang jauhi ya jauhi, kenapa sih? susah banget dibilangin" setelah mengatakan itu dengan wajah yang mencoba menghindari tatapan lion.


kevin langsung pergi begitu saja, sementara, lion, dion dan rion yang masih berada disana, saling tatap dan mengedikkan bahu, seakan menjawab bahwa mereka tidak tau apa yang terjadi pada kakak mereka.


ketika bel masuk berbunyi, mereka pun langsung pergi ke kelas mereka.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


bersambung………

__ADS_1


__ADS_2