The Lord Night

The Lord Night
Bab 21


__ADS_3

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah mendengar cerita itu, semua orang terkejut, terutama Lion, Dion, dan Rion, yang tak menyangka bahwa mereka bertiga bersaudara.


"Apa.… Ayah tak bercanda?" tanya kevin.


" tentu saja " jawab leskar.


"bagaimana, kalau untuk membuktikan apakah ini benar atau tidak nya, kita lakukan tes DNA??" saran leskar.


"Aku setuju " ujar Lion.


" kalau begitu, ayo pergi melakukan tes DNA nya sekarang!!" ucap leskar.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah itu, mereka pun pergi ke RS terbesar dan terpercaya, untuk melakukan tes DNA.


"Aku mau hasil nya keluar hari ini juga, jika bisa 2 jam!!"


Setelah menunggu selama 2 jam, akhirnya hasilnya keluar juga.


( wah… benar benar " the power of kekuasaan")


Semua orang yang ada di sana pun langsung terkejut, saat melihat bahwa hasil nya 99,99% cocok, yang berarti mereka adalah ayah dan anak.


mereka benar benar tidak menyangka, bahwa ternyata mereka adalah saudara kembar.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" lalu pistol itu, maksud nya apa??" tanya kevin saat melihat pistol revorvel di dalam kotak itu.


"benar juga… apa maksud nya ??" heran rion.


"apa orang ini sedang mengancam kita??" heran kevin sambil membolak balik pistol itu.


"kak kevin jangan sentuh ituu" ucap lion.


"oh…… maaf…" jawab kevin.


"kita harus melacaknya, tapi bagaimana cara nya??" kata rion.


"CCTV…"


"maksud nya ……??" bingung kevin.


"ada Cctv " ucap dion sambil menunjuk ke arah pistol yang ada di atas meja.


"ini dia……" dion menunjukkan CCtv kecil yang ada di tangan nya itu pada mereka.


"kita bisa melacak mereka dengan ini" lanjut dion yang membuat mereka terkejut.


"bagaimana cara nya ??" tanya kevin.


"Gampang kok, aku akan membawa nya ke-lab ku" ucap dion.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah itu, mereka pergi menuju ke laboratorium yang di miliki oleh dion, awal nya mereka bingung karena dion mengajak mereka pulang ke rumah nya.

__ADS_1


Namun, ternyata laboratorium nya ada di ruang bawah tanah rumah nya, untuk sampai ke sana mereka harus menuruni tangga yang penerangan nya sangat minim.


awal nya, mereka pikir lab itu akan memiliki ukuran kecil serta sedikit penerangan. Namun, ternyata mereka salah, lab itu memiliki luas yang lumayan besar, ruangan nya pun terang di dominasi warna putih dengan segala kecanggihan nya. ketika memasuki lab sebuah suara menyambut mereka.


"Selamat datang tuan dion" sambut nya.


"hah… apa? itu?" heran rion.


"itu suara dari ruangan ini" jawab dion.


yang membuat rion tambah bingung.


"selamat datang tuan rion dan tuan lion " ruang itu kembali bersuara.


"ruangan ini di lengkapi dengan Ai yang ku rancang, dalam artian ruangan ini di kendalikan oleh Ai di setiap sudut nya" terang dion yang membuat lion dan rion berdecak kagum.


"Arch…, lacak pemilik kamera ini!!" perintah dion sambil meletakkan kamera kecil tadi pada sebuah meja berbentuk lingkaran, yang tiba tiba muncul di tengah tengah ruangan.


"Laksanakan tuan"


Ai yang di panggil Arch itu pun mulai melacak pemilik kamera kecil itu, sementara lion, dion dan rion berdiri di depan meja bundar tadi, yang kini sedang menunjukkan hologram yang memperlihatkan kepada mereka proses pencarian.


"Lokasi di temukan"


"Menunjukkan hasil"


Hologram pun berubah menjadi sebuah maps yang menunjukkan lokasi si pemilik kamera.


"Tunjukkan identitas nya " perintah dion.


Hologram pun kembali berubah, yang tadi nya menunjukkan sebuah maps, langsung berubah menjadi data diri lengkap seseorang.


"sudah ku duga…"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Bersambung………


__ADS_2