The Red Fox: Separuh Jiwa

The Red Fox: Separuh Jiwa
Tanpa jiwa pertama.


__ADS_3

Thomas Lynn, Terlihat seperti seekor rubah biasa pada umumnya tapi dia memiliki kesadaran manusia. Sudah cukup jelas dirinya berasal dari jiwa yang terbelah atau bisa di bilang separuh jiwa dari tubuh manusianya, sehingga membuatnya masih meninggalkan sisa sisa kesadaran manusia di dalam otaknya. Hanya saja dia tidak dapat berbicara dengan jelas. Jika berbicara dia hanya mengeluarkan suara seekor rubah pada umumnya.


Berbeda halnya dengan Norman, dia adalah teman dekatnya Thomas. Norman adalah seekor serigala jinak yang pernah di pelihara seseorang. Karena kepergiannya membuat Norman harus mengahadapi masalah dengan dirinya sendiri. Dia juga tidak begitu dekat dengan seekor rubah yang lainnya karena mereka tahu bahwa dirinya adalah bekas dari seekor antropomorfik.


Thomas tidak bisa melihat Norman di manapun. Entah apa yang membuatnya pergi dan menghilang begitu saja padahal dirinya sudah berteman dekat bersamanya selama bertahun-tahun. Cukup aneh baginya untuk untuk mengira apa yang telah terjadi padanya. Menghilang di saat dia tidur di sampingnya. Yang menemani dirinya hanyalah sebuah mayat manusianya yang mati dikarenakan pendeknya usianya. Beberapa usianya telah di ambil oleh Thomas seekor rubah itu sendiri.


Dia selalu beristirahat di pinggir sungai sendirian menikmati suasana sekitar dan suara gemericik nya air. tentunya bersama mayat manusianya yang telah mati dan tetap membawanya ke sana agar dirinya tidak merasa sendirian. Meskipun dia adalah dirinya sendiri. Sangatlah mudah untuk membuat dirinya merasa bahagia. Dia yakin bahwa tubuhnya telah mati tapi jiwanya masih menemaninya.


Melihat dirinya yang telah meninggal, Thomas tidak bisa berbuat apa apa. Seandainya sisi manusinya mendengar apa yang dia rasakan maka hal ini tidak akan terjadi. Tapi karena pilihannya sendiri maka Thomas harus menerima takdirnya.

__ADS_1


Beberapa antropomorfik memiliki dua jiwa. Ada yang memiliki jiwa manusia dan juga ada yang tidak. Jika sebagian antropomorfik memiliki dua jiwa dan salah satu jiwa itu tidak mendukung jiwa yang satunya maka terjadilah konflik besar di dalam dirinya hingga berinisiatif untuk membelah dirinya menjadi dua. Kebanyakan jiwa manusia yang menerima kemenangan dari konflik itu. Thomas Lynn adalah salah satunya. Dia meminta bantuan Eva seekor burung gagak penyihir untuk memisahkan dirinya dari rubahnya.


Tubuh manusianya sudah banyak menjamur. Sebagian jamur itu dia bersihkan dengan cara memakannya. Lalu dia pergi meninggalkan tubuh manusianya selama beberapa waktu untuk mencari sebuah makanan. Harapannya ingin sekali bisa kembali ke masa lalu dan memberi tau dirinya untuk tidak membelah dirinya sendiri. Begitu besar konsekuensinya yang di dapatkan bahkan nyawa yang menjadi taruhannya. Ini semua sudah terlanjur, tidak ada yang bisa membuatnya kembali pada semula. Eva bahkan tidak dapat mengembalikannya.


Haruskan Thomas percaya pada Eva? yang dia ketahui hanyalah seekor burung gagak antropomorfik biasa yang selalu licik dan tidak dapat di percaya. Sama seperti William Static yang buta dan kanibal. Dan itu menjadi pertanyaan pada Thomas sendiri, apakah Eva itu sendiri aslinya bisa mengembalikannya seperti semula dan dia hanya mempermainkan dirinya? Sudah dari buku panduan yang di beri oleh George untuk tidak mempercayainya beberapa seekor burung gagak jika tidak memiliki sebuah kalung atau gelang berbentuk bintang. Tapi untuk melarang juga tidak ada gunanya karena jiwa manusia selalu memenangkan argumentasi.


...****************...


Ada sebuah rencana di dalam pikirannya, kemungkinan manusia itu akan ketahuan oleh serigala dan akan membuat mereka bertarung satu sama lain. itulah jalan Thomas untuk kabur dari mereka berdua

__ADS_1


Pemburu dan serigala itu terlihat secara bersamaan. Serigala itu mengendus aroma mangsanya di tanah dan masih tidak menyadari bahwa pemburu ada di sekitarnya.


Di saat sang pemburu menginjak sebuah ranting pohon kering langsung dia menerkam dengan melompat kearahnya. Sang pemburu menahan serangan dari serigala dengan senapan berburunya. Mencegah kedua cakar itu melukai dadanya. Tak sengaja dia menekan pelatuknya dan pelurunya hampir mengenai Thomas yang bersembunyi di semak semak.


Kabur atau tidak tapi ini adalah jalan keluarnya untuk kabur dari dua para predator. Saat siap untuk kabur Thomas terhenti karena melihat sang pemburu yang kalah melawan serigala itu. Dadanya tersobek lebar hingga organ tubuh di dalamnya terlihat. Darahnya bercucuran di mana-mana bahkan membekas di mulut serigala itu. Teriakan meminta tolongnya juga sudah terhenti. Thomas menggelengkan kepalanya agar fokus melarikan diri daripada melihat mereka menyakiti satu sama lain


Akhirnya dia bisa kabur dengan cepat. Serigala itu juga mendengar langkahnya tapi dia tidak peduli, karena dia sudah mendapatkan makanan lebih banyak daripada seekor rubah yang kabur sepertinya.


Thomas tidak punya apa apa untuk melawan serigala itu. Dia hanyalah seekor rubah biasa yang memiliki kesadaran manusia. Menyerangnya juga bisa membawa resiko kematian yang lebih tinggi jika tidak ada senjata yang mendukungnya untuk bertarung dan bertahan

__ADS_1


Dia berlari dan terus berlari hingga menghindari kematiannya lebih jauh lagi. Mungkin dia akan selamat tapi instingnya berkata sebaliknya. Panik dan takut bersatu. Yang penting dia terus berlari hingga selamat.


Sayangnya dia terkena jebakan jaring saat tersandung oleh sebuah kawat yang terikat di antara dua kayu kecil. Dia terangkat oleh jaring yang berada di bawahnya. Mencoba untuk melepaskan diri sangat susah karena tali itu sangat tebal. Apapun caranya dia coba agar bisa lepas dari perangkap tapi hasilnya percuma saja. Dia pasrah saja, entah kemana sang pemburu lainnya akan membawanya pergi jika telah di ketahui dia terjebak di sini.


__ADS_2