
Buck menerima bantuan Thomas. Tapi bagian pekerjaan apa yang harus di lakukan Thomas meskipun dia tidak bisa berdiri tegak/dengan dua kaki. Kemudian ide darinya muncul di saat dia melihat Thomas duduk dan mengangkat kedua cakar depannya untuk memegang sebuah kain pembersih karena ada cicak di balik kain itu. "bagaimana kalau kamu bagian membersihkan? nanti aku kasih beberapa roti untukmu"
"baiklah terimakasih"
Tidak seperti apa yang dia inginkan tapi dia terima saja.
Masih memikirkan soal apartemen di dalamnya. Seandainya ada cara lain selain menyuap mereka. Mungkin malam nanti Thomas bisa menyusup masuk kedalam sana "hmm..."
****************
__ADS_1
Pada malam harinya Tuan Bakery ingin pulang kerumahnya, bahkan menawarkan Thomas untuk menjaga tokonya dan tinggal di sana. Sebuah tanggung jawab pertama kali muncul untuknya. Biasanya dia begitu nyaman berkeliaran di hutan.
Diam diam dia keluar melalui jendela. mengendap-endap menuju ke apartemen. Sesampainya di sana Thomas memikirkan bagaimana caranya agar bisa melompat masuk kedalam sana. Ide prtama yang muncul adalah menyelinap melalui tas koper orang lain. Tapi itu terlalu menakutkan, dia claustrophobic. Melihat jendela ruangan apartemen miliknya tidak pernah di tutup mulai dia memiliki sebuah ide.
Tentunya dia harus menyelinap masuk kedalam rumah manusia lain agar dia bisa menaiki atap untuk melompat ke arah jendela ruangan apartemennya "*sigh* baiklah"
Mulai dari menyelinap melalui lubang pintu khusus seekor anjing dulu. Ruangannya cukup gelap, mungkin mereka sedang tidur. Lalu, seekor kucing di atas meja dekat pintu mengamatinya. Thomas masih tidak menyadari, dia mencoba untuk naik ke atas tangga. Kemudian kucing satu lagi mengandap endap dari belakang nya dan masih dia tidak menyadarinya. Sesampai di jendela atas, dia membuka kuncinya. Tapi cakarnya tidak begitu kuat "sial". Dan di situlah dia menyadari kalau dia telah di amati oleh dua seekor kucing, lalu tiga, lalu empat, lalu kucing yang ke lima bermunculan "uuhh... hehe. Salam kenal, aku hanya mau bertamu". kucing dengan kedua bola matanya yang terluka akibat cakar terlihat begitu dendam kepadanya. dia mengendus dan mengetahui kalau Thomas lah yang membuat dirinya terlika "Lihat siapa yang sudah bisa berbicara... Thomas"
Semua kucing terkejut kalau kacanya benar-benar tipis "oooohh... ternyata itu alasan tuan kita tidak membolehkan kita nyentuh kaca"
__ADS_1
"Jangan diam saja, Cepat tangkap dia dia mau kabur!!!"
Thomas melompat ke atap rumah lainnya selagi kucing di belakangnya mencoba untuk menangkapnya. Atap dari atap dia melompat, jika ada jendela terbuka dia akan masuk untuk membingungkan mereka.
"Dasar kau otak manusia, kemarilah kau!!" Mereka semua terus mengejar tiada henti meskipun beberapa dari mereka terjatuh dan terluka.
salah satu atap rumah yang pas dengan jendela apartemen miliknya mulai terlihat. Thomas dengan sekuat tenaga bergegas lalu melompat. Kucing di belakangnya juga ikut melompat. Tapi karena jarak yang begitu jauh beberapa dari mereka juga terjatuh hingga tidak ada yang tersisa. Satu lagi kucing itu ingin melompat dan berhasil menggapai jendelanya. Sayangnya Thomas menutup jendela hingga dia menabrak sebuah kaca dan terjatuh
"Ha, tidak percaya aku berha....sil" perjalanan sejauh ini Thomas di sambut dengan beberapa keluarganya gantung diri di dalam ruangannya dan sebuah piktogram di lantainya "apa yang telah sisi manusiaku lakukan?". Lalu di kamar mandinya di penuhi oleh sekumpulan mayat manusia kerdil yang di tumpuk. Bahkan ulat belatung sudah banyak muncul di tubuh tubuh mereka.
__ADS_1
"apa yang telah jiwa manusiaku lakukan"