The Reincarnation Of The Mermaid Queen

The Reincarnation Of The Mermaid Queen
pria menyebalkan


__ADS_3

"wahhh bahan apa yh aku beli " ucap Binggung buna memandangi jualan jualan di pasar


setalah melihat lihat sekitar buna berjalan menuju pasar ayam setelah itu buna membelinya


"pesan ayam pak" ucap seseorang memesan ayam di samping buna


"pesan ayam nya berapa tuan"tanya penjual


" hemmm, pesan berapa yh"ucapnya lagi Binggung sambil memeriksa kantong celana dan jasnya


buna melihat seorang itu dari samping,bertapa terkejutnya buna dan menatap seorang itu dengan membulatkan matanya ,buna memperhatikan dari ujung rambut hingga ujung kaki tanpa berkedip "tampan sekali,wajahnya, bibirnya, matanya udah semua sungguh ciptaan yang sempurna


"batin buna mengagumi seorang lelaki itu dengan menggigit ujung jari telunjuknya


"eeh mikir apaan aku, jorok sekali"ucapnya pelan tanpa sadar dari tadi buna diperhatikan oleh dua orang lelaki


" heyy ,apa yang kau pikirkan di di dalam otak mu itu "ucap orang itu menonjok kepala buna dengan jari telunjuknya


" apa barusan, dia..... dia menyentuh kepala ku, ahhh senangnya "batin buna tersenyum kecil


" hey melamun lagi kan, sebenarnya apa yang kau pikirkan, hah"ucap nya lagi


"dasar wanita idiot"batin Vinzzo

__ADS_1


yah Vinzzo adalah seorang lelaki yang di perhatikan buna sejak tadi, Vinzzo sebenarnya menolak membeli ayam di pasar ini tapi bagaimana lagi perintah ibu tidak bisa di tolak ( yh seprti kode negara yang tidak bisa di tolak 😂😂) Vinzzo jarang pulang kerumah karena ibunya selalu memaksa dirinya untuk melakukan apa yang ibunya perintahkan


" tuan jadi pesanan berapa "ucap pak mag(penjual ayam) lagi memecahkan suasana kikuk tadi


Vinzzo mengalihkan pandangan nya ke Dangging ayam dan teringat sesuatu yang di carinya tadi,ternyata vin lupa membawa handphonenya membuatnya Binggung


" hemm saya pesan 10 ekor daging ayam "ucapnya ngasal karena tidak tau berapa yang harus di belinya


" mungkin sudah cukup yh 10 ekor lumayan kan "batin vin tertawa


" 5 ekor ayam, mau hajatan yh tuan"ucap buna membulat kan lagi matanya


"iya tuan, apa ngak terlalu banyakan yh " ucap pak mag lagi


" berat banget "batin vin setelah menerima pesanan ya.


" oke, di uangnya kembaliannya bapak ambil saja"ucap nya menyodorkan uang senilai 100 satu lembar dan melangkah pergi menuju mobilnya


pa mag mentap uang 100 rb dengan membulatkan matanya "ini mah masi kurang" batin pa mag


"tuan uangnya kurang " teriak pak mag karena uangnya kurang


" uang segitu masih kurang, dasar mata duitaan "batin vin tak habis fikir uang merah masih di bilang kurang.

__ADS_1


" kekurangannya bayar sama wanita yang menatap saya tadi " ucap vin teriak dan berlari menuju mobilnya dan melajukan mobilnya


"Wtffff, wahahaha,rasain kan kena juga kamu, siapa suruh menatap saya dengan lancang " ucap vin tertawa, dan melajukan mobilnya.


buna membulat kan matanya lagi dan lagi karena ulah vin yang tidak di kenalnya


"apa, aku... aku yang bayar sisanya "ucap pelan buna menatap pa mag sambil tersenyum melihatkan deretan giginya


"kenapa senyum senyum bayar dong neng " menatap buna yang masih senyam senyum


"huaaaaaa, bunuh saja aku"batin buna mene ratapi nasibnya


" pa saya tidak kenal sama orang itu"ucap buna lagi


"terus bagaii mana neng, saya bisa rugi neng,terus anak istri saya mau dikasi mkan apa neng" ucap pa mag sedih


karena tidak tega buna pun terpaksa membayar sisanya "ini pa saya bayar , bapak jangan menggis " ucap buna menyerahkan uangnya


"dasar lelaki idiot, awas aja kalau ketemu .aku kasi babak belur tuh wajah jelek,baru juga dipuji dan baru juga ketemu, dasar dunia manusia "


batin buna bergejolak kesal


setelah mendapat kembalian dan pesanannya buna pamit dan melangkah gontai menunjukkan pasar sayur"pak saya rasa hari ini bukan keberuntungan saya, saya pengen nangis, uang hangus banyak "ucap buna pada pak mag dan melangkah pergi

__ADS_1


__ADS_2