The Secret Of Magic

The Secret Of Magic
Episode 11


__ADS_3

Melati, karen dan zeno pulang dari istana matahari, sedangkan kenzo hanya bisa mengantar, dan kembali lagi keistana matahari.


"Karen, zeno, besok kita kembali lagi kebumi, kalian ikut betsamaku, dan kalian 3 pengawal , kalian harus menjaga istana awan sampai aku pulang.


Baik yang mulia.


"Eh.. Tapi gimana caranya aku kebumi, aku belum pernah melkaukan itu, tanya melati pada karen dan pengawalnya.


Yang mulia, anda hanya perlu menyatukan kalung dan cincin pelangi itu, maka mereka akan membentuk pelangi dan membawa yang mulia turun kebumi.


Atau bisa juga dengan cara teleportasi, itu lebih cepat.


Tapi bagaimana caranya teleportasi,? Aku belum mengetahuinya.?


Yang mulia cukup memutarkan tongkat itu dan fokus kearah yang akan dituju.!


Oh begitu.. Baiklah terimakasih, tapi sebelumnya aku mau mencoba mengubah penampilanku menjadi manusia biasa.


Mohon maaf yang mulia, jika masih dalam istana kayangan yang mulia tidak bisa berubah menjadi manusia biasa, tapi kalau sudah dibumi, baru bisa memgubah wujud. Jelas pengawal pada melati


Oh.. Baiklah kalau begitu.


Karen, zeno, malam ini aku mau kalian melatih kamampuanku yang belum aku kuasai, dan beritahu aku  semua yang belum aku ketahui.


Baik yang mulia.


***


"Keesokan harinya, tiba tiba kenzo muncul dalam kamar melati yang masih tertidur pulas karna kelelahan berlatih semalaman bersama karen dan zeno. Namun kenzo tidak tega untuk membangunkan kekasihnya itu. Kenzo mengecup lembut kening melati, namun dia tidak bergeming sedikit pun.


Kamu terlihat sangat lesu, memang tidak mudah bagimu mengetahui kebenaran ini tiba tiba, dan menjadi pemimpin itu bukan hanya butuh kekuatan namun juga ketegaran hati, aku bisa merasakan kegundahan, kemarahan, dan dendam yang besar dalam hatimu, aku janji akan membantumu melawan kejahatan, dan aku akan mempertaruhkan nyawaku demi kamu, dewi melatiku.


Kenzo mengucapkan kata kata itu sambil menatap lembut wajah melati yg masih terlelap.


Kenzo ingin sekali mencubit pipinya, rasanya sudah lama tidak memanjakanya, namun melati tiba tiba membuka matanya.


 


"Hah..??  Kenzo.. Kenpaa.? Kenapa kamu bisa ada disini,? kapan kamu masuk?  Sudah berapa lama kamu disini.?


Waduh.. Waduh.. Nanya apa nodong.?  Banyak banget.


Lagian kamu kanapa tiba tiba didalam kamarku sepagi ini, aku jadi kaget.


Wah.. Berubah jadi mode melati ya! . Inget loh kita masih dikayangan harus jaga sikap, harus berkarisma, harus anggun seperti ratu.


Ucap kenzo sembari menggoda melati.


Iya.. Aku tau, sudah, pergi sana, aku mau mandi.! Kita hari ini mau kebumi.


Oh..kamu belum tau kan bahwa dikayangan ini ada air terjun yang sangat indah.?


Iya kah.??  Dimana,,? Bisakah aku mandi disana?


Tentu dong, karna disanalah tempat mandi bidadari kayangan, dan untuk dewi seperti kamu ada tempat khusus yang tidak boleh disentuh orang, kecuali kamu menyuruhnya. Mari ku antar dewiku.!


Tunggu. Tapi nggak harus peluk aku kayak gini juga kan?


Melati mendorong kenzo yang tiba tiba memelukknya.


"aku mau ajak kamu teleportasi, tapi kalau gak mau dipeluk ya udah, palingan nanti kita terpisah, gak tau juga kamu akan muncul dimana nantinya.


Hah.? Em.. Gitu ya.! Ya udah deh!


Melati menjawab dengan pasrah, dia tidak ingin dipeluk kenzo karna dia merasa selalu deg degan saat kenzo memanjakanya.


Hehe.. Ahirnya mau juga kan.?


Ihh.. Kamu curang.!

__ADS_1


Ya udah sini pegangan dipundak ku ya, nanti kamu jatuh ditengah jalan loh.!


Iya ah... Bawel, ayok cepatan teleportasi nya aku mau mandi.


Oke.. Pejamkan mata kamu.


 


"Kenzo dan melati saling berpelukan untuk melakukan teleportasi menuju air terjun bidadari.


Sesampainya disana, melati terkagum kagum melihat pemandangan yang sangat indah yang dia belum pernah lihat didunia, dan dikolam yang sangat besar itu terlihat bidadari dan peri kayangan istana awan yang sedang mandi sambil bercanda gurau, melati sangat terharu melihat mereka sangat damai, tiada sedikit pun perasaan yang jahat dalam hati mereka, karna melati bisa merasakan itu semua,


Sebagi pemimpin istana awan yang baru, dia sangat dihormati dan disegani dimanapun dia berada. Ketika peri dan bidadari itu melihat melati dan kenzo, mereka pun tertunduk memberi hormat.


 


"Ken, aku tidak tau apa yang harus aku katakan, aku sangat bahagia melihat semua ini, aku senang melihat mereka yang hidup dengan damai, saling menjaga dan melindungi, hatiku terasa tenang sekali, mereka lah yang akan aku pimpin kedepanya, semoga aku bisa menjadi pemimpin yang bisa melindungi pengikutnya.


Ucap melati dengan meneteskan air mata haru nya. Dia terasa hidup didalam surga, sangat jauh berbeda dengan dunia yang semua orang acuh tak acuh jika tidak saling kenal, mempunyai sifat yang egois, serakah. Dan juga iri hati, walaupun rasa itu hanya sedikit, tapi disini sama sekali tidak ada perasaan seperti manusia itu, hati mereka sangat bersih, sangat murni.


 


"Ken, andai aku bisa mengulang waktu, aku tidak akan pernah mau tinggal dibumi, karna perbuatan merekalah hatiku jadi ikut tercemar.


Hatiku mempunyai sifat yang sama dengan manusia, padahal sedikitpun tidak ada darah manusia didalam tubuhku. Seandainya aku bisa menghilangkan semua sifat sifat buruk ini dalam diriku, betapa damainya hatiku.


Mel. Apa kau mau menghilangkan sifat manusia dalam dirimu, aku bisa membantumu,


Hah.?  Bagaimana caranya?  Aku ingin sekali seperti mereka, seperti bidadari dan peri peri kecil itu.


Kamu hanya melakukan mandi saja,


Apa.?  Semudah itukah.?


Tentu saja, kamu mandilah dikolam air suci itu, maka sifat manusia mu akan hilang sepenuhnya, kolam suci itu  khusus untuk raja, dewi dan anak anaknya, untuk menghilangkan sifat sifat buruk yang menghampiri mereka. Tapi kamu pasti akan merasakan sakit menusuk tulang jika kamu memiliki banyak sifat sifat buruk.


Baiklah aku akan mengawasi mu dari pinggir kolam, kamu masuklah, jika kamu tidak kuat, keluarlah dari kolam.


Hm.. Baiklah. Terimakasih ken.


 


"Melati mengubah pakayanya menjadi pakayan untuk mandi, kemudian dia menyimpan gaun dewi dan tongkatnya kedalam cincin pelanginya itu, lalu dia menuju kekolam air suci yang dialiri dari air terjun pelangi yang sangat indah, sejuk dan dilindungi oleh awan awan putih.melati melangkah perlahan memasuki kolam tersebut, awalnya dia tidak merasakan apa apa, namun setelah tubuhnya terendam sebatas lehernya, dia mulai merasakan sakit disekujur tubuhnya bagaikan disayat sayat dengan pisau tajam, lalu naik kekepalanya, seakan mau pecah..


"Apa ini..??  Perasaan ini sakit sekali,,! Apa sebanyak itukah sifat buruku.? Rasanya aku ingin terbang dari kolam ini, tidak.!!  Aku harus menahanya, aku harus menghilangkan semua sifat buruk ini,, sabar, ini pasti berahir..


 


"Kenzo yang menunggunya dari pinggir kolam yang ditutupi dengan tirai itu merasakan gelisah karna audah hampir satu jam melati mandi namun tidak juga keluar.


Apa yang terjadi pada melati.? Kenapa sampai sekarang dia belum keluar juga, apa aku susul dia saja.


Dengan rasa cemas kenzo langsung berjalan menuju kolam air suci itu. Setelah masuk, dia mendapati melati bersandar ditepi kolam dengan mata terpejam.


Mel.!!  Bangun.!!  Heii.!  Apa kamu pingsan? Apa kamu merasa kesakitan.? Hei.. Dewi melati, bangun!!


Em..! Eh.. Kenzo, lagi lagi kamu sembarangan masuk ya.!


Abis nya kamu udah lama banget disini, aku jadi khawatir, apa kamu merasakan sakit.?


Sakit apanya.?  Tadi saat aku menginjakan kakiku dikolam ini terasa sakit seperti digigit semut, lalu aku berendam sambil menatap air terjun, tidak terasa aku tertidur disini.  Tapi aku bermimpi bahwa air ini menyakitkan, tapi nyatanya aku tidak merasakan seperti yang ada dalam mimpiku itu. Huh.. Kamu membangunkan ku. Aku ingin lanjut tidur lagi, nyaman sekali disini.


Jawab melati pada kenzo yang membangunkanya dari tidurnya ditepi kolam itu.


"Eh.. Ternyata tidak sakit ya.? Sukurlah, itu berarti kamu hanya memiliki sedikit sifat buruk. Aku jadi lega kamu tidak merasakan sakit, kalau gak, aku gak akan tega.


Sudah mandinya.jangan tidur disini lagi. Kita masih banyak tugas, kita harus kebumi pagi ini.


Oh iya.. Aku hampir lupa saking nyaman nya disini, aku jadi tidak ingin mendarat.

__ADS_1


Sudah sudah.. Ayo kembali ke istana, cepat ubah pakayan kamu, kita akan pulang dengan cara terbang menaiki awan supaya bisa melihat pemandangan diistana yang besar ini.


Oh.. Baiklah.


 


Dengan sekejap melati mengubh pakayan nya menjadi gaun dewi yang sangat indah itu, butiran butiran kristal kecil pada baju nya bersinar berkilauan terkena cajaya matahari. Kemudian dia dan kenzo pergi menaiki awan menuju ke istana.


Ternyata terbang begini lebih seru daripada teleportasi ya. Ucap melati sambil menatap kearah kenzo.


Maksud mu.?


Nggak..!


 


"Setibanya diistana awan, karen dan zeno sudah menunggu mereka,


Hormat kami yang mulia putra mahkota,


Hormat kami yang mulia dewi melati.!


Ucap karen, zeno dan 3 pengawal berjubah


Baiklah. Terimakasih semuanya. Apa kalian sudah siap untuk berangkat hari ini.


Sudah yang mulia,


Oke, kita berangkat sekarang, oh iya, pengawal, kalian bertiga harus menjaga istana.!


Baik yang mulia, hati hati selagi dalam perjalanan, karna saat ini para iblis sedang mengintai yang mulia dewi.


Em.. Kalian jangan khawatir, ada kenzo, karen dan juga zeno yang menjagaku. Kami pergi dulu.


Baik lah yang mulia.


 


"Mereka berempat menghilang pergi kebumi menggunakan teleportasi. Dan muncul didalam rumah kenzo, karna disanalah tempat paling aman untuk berteleportasi.


Lalu mereka mengubah wujudnya masing masing menjadi manusia biasa.


"Semuanya kita langsung menuju kerumah zio, tapi jangan kegabah, siapa tau dia sudah menunggu kita dan memasang perangkap.


Baik yang mu..


Ingat! , jika dibumi jangan menyebutku seperti itu. Panggil seperti biasanya.


Tapi sebelum kita menemui zio, aku mau pulang kerumah ayah dan bunda terlebih dahulu, kalian tetap disampingku tapi sembunyikan tubuh kalian.


Baik melati..!


Ayo berangkat, oh iya. Aku butuh kertas, ken, apa kamu punya.?


Ya ada.. Tunggu sebentar.


Ini kertas nya mel. Buat apa.?


Hm.. Sini, kamu akan lihat nanti setelah sampai disana.!


***


 


Bersambung...


Jangan lupa tambahkan pavorite


Terimakasih :)

__ADS_1


__ADS_2